Tips

Kenali Alergi Gluten dan Cara Mengatasinya

Gluten adalah protein yang terkandung dalam hampir semua jenis biji-bijian. Gluten mengandung protein sebanyak 90%, lemak 8%, dan karbohidrat 2%. Gluten kerap digunakan dalam memproduksi roti, cookies, dan cake. Soalnya, gluten bisa membuat adonan menjadi elastis. Jadi, ketika selesai dipanggang, roti tetap terasa kenyal.

Gluten memang banyak kegunaannya, namun tidak semua orang memiliki tubuh yang bisa bertoleransi terhadap gulten. Banyak juga yang mengalami alergi terhadap gluten. Sehingga, gluten sering dihindari oleh mereka yang ingin hidup sehat, apalagi gluten sering disebut sebagai bahan makanan yang menyebabkan berat badan mudah naik. Di pasaran pun, sudah banyak produk makanan yang dilabeli gluten free. 

Kenali apakah kamu alergi gluten? 

1. Pencernaan bermasalah

Ketika kamu mengalami alergi gluten, pencernaan akan mengalami masalah, seperti terbentuknya banyak gas, konstipasi, perut kembung, dan disentri.

2. Migrain

Jika kamu sering menghadapi migrain (sakit kepala sebelah), bisa jadi itu adalah efek jangka panjang akibat mengonsumsi gluten.

3. Kelelahan

Setelah mengonsumsi makanan mengandung gluten, kamu tiba-tiba mengalami kelelahan atau kebingungan sesaat? Jangan anggap remeh karena bisa jadi tubuh kamu intoleran terhadap gluten.

4. Mood sering berubah

Alergi gluten juga menyebabkan mood sering berubah. Bisa jadi kamu jadi sering mengalami rasa cemas, sedih, dan depresi.

5. Peradangan

Gluten juga bisa menyebabkan peradangan, bengkak, atau nyeri pada jari, pinggul, atau lutut.

6. Gatal di belakang lengan

Gejala yang biasanya paling signifikan adalah gatal-gatal di bagian belakang lengan.

7. Anemia

Gejala lainnya adalah anemia atau sel darah merah yang berkurang pada tubuh.

8. Ketombe terus-menerus

Sudah berbagai cara kamu lakukan namun ketombe tidak kunjung hilang? Bisa jadi karena mengonsumsi gluten.

Antara celiac disease atau alergi gluten

Ada juga penyakit yang membuat si penderita tidak bisa mengonsumsi gluten, yaitu celiac disease (celiac spure). Penderita celiac disease mengalami gangguan saluran pencernaan, sehingga tubuh tidak bisa menyerap nutrisi dengan sempurna. Mereka tidak bisa mengonsumsi segala macam protein yang berasal dari gluten. Karena nutrisi tidak bisa menyerap dengan sempurna, celiac disease banyak juga yang memiliki penyakit osteoporosis, anemia, dan lain-lain.

Jika kamu memiliki alergi gluten, bukan berarti kamu juga mengidap penyakit celiac disease. Gejala celiac disease antara lain diare, sembelit, buang gas berlebihan, dan berat badan turun terus-menerus. Sedangkan, untuk mereka yang aleri gluten, kondisi tubuh akan merasa lebih baik saat tidak mengonsumsi gluten.

Cara mengatasinya alergi gluten

Untuk mengatasi masalah kesehatan ini, tentu aja kamu harus melakukan diet gluten. Hindari makanan yang mengandung gandum, barley, rye, dan oat. Daging olahan, bir, sosis, makanan ringan, dan kecap sebaiknya juga dihindari karena kemungkinan besar mengandung gandum. Selain alergi gluten, ada juga sebagian orang yang mengalami intoleransi laktosa (gula susu). Hal ini seringkali terjadi pada intoleransi gluten sekunder. Jadi, alangkah baiknya jika kamu juga menghindari susu dan dairy product (produk olahan susu).


Apakah kamu mengalami alergi gluten, travelers? Jika iya, tetap berhati-hati dalam memilih makanan saat traveling, ya! Untuk kamu yang sedang merencanakan liburan, agar bujet tetap terjangkau, yuk, pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

 

Comments

To Top