Kuliner

Kenalan dengan Warung Kopi Kong Djie, Starbucks-nya Belitung

Kalau menyusuri jalanan di Kota Belitung, kamu pasti akan mudah menemui warung kopi Kong Djie. Yup, warung kopi legendaris ini memang sudah seperti Starbucks yang ada di mana-mana. Untuk kamu yang akan liburan ke Belitung dan suka sekali minum kopi, kamu harus kenalan dulu dengan warung kopi Kong Djie!

Warung kopi tertua dan bersistem franchise

Warung Kopi Kong Djie didirikan oleh Ho Kong Djie, pria Tionghoa asal Bangka yang merantau di Belitung. Beliau mendirikan kedai kopi ini tahun 1943. Sebelum mendirikannya di jalan Siburik, ia membuka kedai Kong Djie di Buluh Tumbang, Tanjung Pandan.

Bisnis warung kopi ini berkembang pesat, terutama setelah beredarnya film Laskar Pelangi. Kong Djie piun sudah bekerjasama dengan beberapa pihak, hingga akhirnya Kong Djie menganut sistem franchise. Jadi kalau kamu mau buka kedai Kong Djie sendiri, kamu bisa langsung buka sendiri dan meminjam brand tersebut. Bahan bakunya tetap dari pusatnya dan di kedai tersebut akan ditempatkan satu orang yang meracik kopi, sehingga ciri khas kopinya tidak hilang.

Suasana vintage dan sederhana

Interior warung kopi Kong Djie jelas terlihat vintage dan sederhana. Jauh dari kata instagramable. Namun, orang-orang tetap betah berlama-lama untuk nongkrong atau ngopi di sana. Begitu juga dengan peralatan dan perlengkapan untuk meracik kopinya. Semua dilakukan di sebuah dapur yang sangat sederhana.

Di beberapa cabang lainnya, bangunan warung kopi Kong Djie terlihat lebih baru, namun tetap menampilkan sisi vintage dan sederhana.

Yang terfavorit, kopi susu!

Bubuk kopi yang digunakan Kong Djie adalah kopi Arabika dan Robusta lokal. Cita rasa kopinya begitu nikmat dan tidak terasa asam di lidah. Untuk penggemar kopi strong, Kopi Hitam (Rp 8 ribu*) di sana memang jadi pilihan utama, namun banyak juga yang memesan Kopi Susu (Rp 10 ribu*) di sana! Ciri khas Kopi Susu di kedai-kedai Belitung adalah nggak pakai gula, namun hanya menggunakan susu kental manis yang diendapkan di dasar gelas. Kalau ingin minum, tinggal diaduk aja.

Kopi Susu di Kong Djie cocok untuk dinikmati oleh semua kalangan, termasuk yang tidak terbiasa minum kopi. Soalnya ada rasa manis yang bercampur nikmat. Sayangnya, waktu Pegipegi datang ke cabang Siburik, tidak ada camilan yang tersedia, karena kedai kopi ini baru dibuka kembali setelah libur Lebaran. Biasanya sih, setiap cabang menyediakan camilan yang berbeda.

Bahan baku kopi bukan dari Belitung

Kalau liburan ke Belitung, kamu memang bisa borong kopi bubuk untuk dibawa pulang dan dijadikan oleh-oleh. Kopi-kopi tersebut juga diklaim berasal dari Belitung. Padahal, sebenarnya bibit kopi tersebut bukan berasal dari Belitung, lho. Karena, Belitung sendiri nggak punya perkebunan kopi. Biasanya, kopi diambil dari Pulau Sumatera atau Jawa.

Sudah buka di Jakarta

Kalau soal buka cabang di Jakarta, ternyata sudah menjadi cita-cita lama dari pemilik Kong Djie. Untuk kamu yang berada di Jakarta dan ingin menikmati kopi Kong Djie, kamu bisa mendatangi beberapa cabang, seperti di Mangga Besar, Citra 6, Tanjung Duren, Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, hingga Gading Serpong.

Untuk kamu yang ingin liburan ke Belitung, yuk, langsung aja pesan tiket pesawat dan cari hotel murah di Belitung lewat Pegipegi! Selamat liburan!

pesan tiket pesawat murah ke belitung  cari hotel murah di belitung

*Harga berlaku saat artikel dibuat

Agar transaksi lebih mudah dan murah, yuk, instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

 

Comments

To Top