Kuliner

Kenalan dengan Nasi Padang, yuk!

Siapa sih yang nggak suka sama Nasi Padang? Banyak yang nggak sungkan untuk mengakui bahwa Nasi Padang adalah makanan terenak di Indonesia! Jangan mengaku bangga sebagai orang Indonesia karena suka makan Nasi Padang sebelum kamu mengenalnya lebih dalam.

Dipengaruhi masakan Timur Tengah

Nasi Padang adalah makanan yang paling populer di Maritim Asia Tenggara. Bukan cuma disajikan di kota Padang oleh orang-orang Minangkabau, tapi rumah makan Padang sudah populer banget di seluruh Indonesia dan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura.

Lama-lama, orang lebih suka menyebutnya makanan Padang, bukan Nasi Padang. Karena masakan tersebut bukan hanya berbicara soal nasi, tapi juga seluruh lauk pauknya. Makanan Padang terkenal akan rasanya yang kaya karena terbuat dari santan dan cabai pedas. Karena, di antara tradisi memasak berbagai masakan Indonesia, masakan Minangkabau dan sebagian besar masakan Sumatera menunjukkan pengaruh Timur Tengah dan India yang merupakan hidangan saus kari dengan santan. Dan nggak lupa menggunakan rempah-rempah.

nasi padang

www.dickycandratober.blogspot.com

Dimasak secara halal

Karena sebagian besar warga Minangkabau beragama Islam, masakan Padang tentunya dimasak secara halal. Asupan proteinnya diambil dari daging sapi, kerbau, kambing, domba, unggas, dan ikan. Hampir seluruh bagian sapi, seperti daging, tulang rusuk, lidah, ekor, hati, babat, otak, sumsum tulang, limpa, usus, tulang rawan, tendon, dan kulit digunakan untuk membuat masakan Padang yang lezat.

Biasanya sih dipanggang atau digoreng dengan saus cabai pedas atau saus kari. Berbagai ikan, udang, dan cumi-cumi juga dimasak dengan cara yang sama. Sayurannya sebagian besar direbus, contohnya daun singkong, nangka muda, dan kubis.

foody-sari-bundo-jl-ir-h-juanda-370-635852656099941523

www.foody.id

Kenapa lebih banyak porsinya ketika dibungkus?

Di Sumatera Barat dan sekitarnya (termasuk Pekanbaru), rumah makan di sana bukan disebut Rumah Makan Padang, melainkan RM Ampera. Misal, RM Ampera Beringin, RM Ampera Siti Nurbaya, dan lain-lain. Ampera sendiri adalah kepanjangan dari AManat PEnderitaan RAkyat.

Di masa penjajahan dulu, RM Padang termasuk RM yang ekslusif, hanya kaum penjajah dan para saudagar kaya yang bisa menikmati lezatnya rendang, gulai tunjang, kepala ikan kakap, dendeng, dan lain-lain. Saudagar kaya yang dimaksud di sini adalah saudagar etnis Tionghoa (bukan pribumi). Karena, di masa penjajahan, daging dan beras termasuk komoditi mahal. Makanya, harga makanan padang menjadi mahal dan hanya kalangan tertentu yang bisa menikmatinya.

Itulah sebabnya, jika beli Nasi Padang, isinya lebih bayak dibungkus daripada makan di tempat. Para pengusaha RM Padang (pastinya orang Minang asli) sadar bahwa saudara-saudaranya juga layak untuk menikmati makanan enak, terlebih lagi makanan khas daerah mereka sendiri. Mereka juga sadar, banyak dari saudara mereka bekerja sebagai buruh kasar untuk para penjajah dan saudagar kaya yang makan di RM mereka. Dan saudara mereka ini membutuhkan tenaga dan gizi yang cukup untuk tetap selalu sehat.

Entah siapa yang memulai, di suatu waktu, para pengusaha RM ini memberlakukan peraturan baru. Jumlah nasi yang dibeli dengan dibungkus isinya akan jauh lebih banyak daripada makan di tempat. Biaya makan di tempat dibebankan kepada para penjajah dan para saudagar kaya. Sedangkan, biaya makan dibungkus dibebankan kepada para buruh dan para pribumi lain.

Cara mengenali resto Padang yang asli

Membuka resto Padang merupakan prospek yang cerah karena penggemarnya banyak. Tapi, jangan sampai kamu terkecoh dengan munculnya resto Padang yang abal-abal. Kali ini, pegipegi juga mau kasih tips gimana caranya membedakan resto Padang yang asli dengan yang nggak original supaya kamu nggak rugi.

rm-padang

www.bangakrie.wordpress.com

  • Cara penyajian rendang. Keaslian sebuah resto Padang bisa ditentukan dari cara menyajikan rendang. Daging rendang adalah primadona masakan Padang. Orang Padang nggak akan menyajikan rendang yang manis atau berkuah. Rendang yang asli rasanya pedas dan nggak ada rasa manis. Karena, di ranah Minang sana, yang manis-manis itu hanyalah minuman.
  • Adanya sambal hijau dan sambal merah. Masakan Padang terkenal dengan sambal hijaunya. Sambal ini dibuat dari cabai hijau dan campuran bawang yang diulek lalu dimasak bersama, sehingga berwarna kehijauan. Dan di resto Padang bukan cuma ada sambal hijau, tapi juga ada sambal merah yang nggak kalah menggoda. Karakter pedasnya lebih dominan dan nyelekit. Di beberapa menu seperti tumis teri, tumis kentang, dan lain-lainnya, sambal merah ini menjadi campuran bumbu dan ditumis bersama bahan hingga kering. 
  • Kuah gulai yang kental. Bumbu Padang yang asli nggak pernah gagal menggoyang lidah. Kuah gulainya pun kental karena kaya bumbu dan santan. Soal rasa, resto Padang yang asli nggak pernah kompromi. Takaran bumbu dan santannya nggak boleh kurang dari yang seharusnya. Karena itu, wajar aja jika harganya lebih mahal dari rumah makan tradisional lainnya. Meski begitu, belum tentu resto Padang yang harga makanannya mahal adalah warung Padang asli.
  • Jeroan yang gurih dan empuk. Resto Padang yang asli menghormati teknik memasak khusus dari leluhur. Dari jeroan hingga udang, semua harus terasa lezat. Mengolah jeroan hingga empuk, tidak bau, dan nikmat memang butuh teknik tersendiri. Teknik tersebut membuat berbagai kuliner, dari jeroan, ayam, sapi, hingga berbagai makanan menjadi kaya akan bumbu. 
  • Tidak ada ikan lele. Kamu nggak akan menemukan lele di resto Padang yang asli. Mereka lebih suka menyajikan ikan mas, patin, gurame, atau kakap. Bukan tanpa alasan, ikan-ikan tesebut punya daging yang besar dan lebih berlemak daripada lele, sehingga lebih sedap apabila disajikan dengan kuah gulai. Resto Padang yang sudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya akan banyak menghidangkan lele sebagai salah satu menu utamanya.
  • Perhatikan tehnya. Teh asli resto Padang tehnya berwarna agak hitam dan rasanya pahit. Kalau kamu disajikan teh yang berwarna coklat terang dan rasanya sama aja dengan teh-teh celup biasa, kemungkinan resto tersebut nggak menyajikan menu Padang otentik.
  • Menggunakan bahasa Minang. Di resto Padang yang asli, juru masak dan pelayannya fasih berbahasa Minang. Biasanya rumah makan Padang akan menjadi tempat berkumpul orang Padang, mulai dari yang merantau hingga yang sudah besar di daerah tersebut. 
 
 
(Visited 2,623 times, 2 visits today)

Comments

To Top