Destinasi

Kasih Tak Sampai di Gunung Tangkuban Perahu

www.bandungdaily.com

Letusan maha dahsyat Gunung Sunda telah membentuk kaldera (fitur vulkanik yang terbentuk dari jatuhnya tanah setelah letusan vulkanik). Kaldera itulah yang kini dikenal dengan sebutan Danau Bandung Purba yang dikelilingi oleh Gunung Tangkuban Perahu yang menyimpan kisah cinta Sangkuriang dan Dayang Sumbi.

danau purba bandung

Danau Purban Bandung (sebandung.com)

Gunung Tangkuban Perahu dipercaya memiliki kekuatan mistis

Setiap kali Gunung Tangkuban Perahu memperlihatkan aktivitas vulkaniknya, peristiwa itu selalu dihubungkan dengan Dayang Sumbi yang bernasib malang dalam legenda Sangkuriang. pegipegi pengin mengingatkan kamu soal legenda tersebut. Pada zaman dahulu kala, ada putri di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi yang memiliki anak bernama Sangkuriang. Suatu hari, Sangkuriang pergi berburu ditemani seekor anjing bernama Tumang yang merupakan titisan dewa, sekaligus ayahnya. Saat itu, Sangkuriang belum tahu soal identitas Tumang.

Pada saat berburu, Sangkuriang bertemu dengan seekor rusa. Ia pun langsung ingat bahwa ibunya suka makan hati rusa. Akhirnya, Sangkuriang menyuruh Tumang mengejar rusa tersebut. Tapi, Tumang kehilangan jejak rusa tersebut dan Sangkuriang pun marah. Hingga ia membunuh Tumang supaya bisa mengambil hatinya.

Sesampainya di rumah, Sangkuriang memberikan hati tersebut kepada ibunya untuk dimasak. Saat memakannya, Dayang Sumbi langsung teringat pada Tumang dan menanyakannya pada Sangkuriang. Sangkuriang pun mengaku dengan ketakutan bahwa Tumang sudah mati. Dayang Sumbi pun marah besar dan langsung memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi dan mengusirnya dari rumah.

Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesal. Ia selalu berdoa dan tekun bertapa, hingga sang dewata memberikan anugrah kepadanya berupa kecantikan abadi dan tidak pernah tua. Sedangkan, Sangkuriang setelah diusir ibunya berkelana ke berbagai tempat. Akhirnya, Sangkuriang kembali ke tempat Dayang Sumbi dan mereka berdua pun bertemu.

indonesiaexplorer.net

indonesiaexplorer.net

Sangkuriang jatuh hati kepada Dayang Sumbi lalu melamarnya dan Dayang Sumbi menerimanya. Ketika sedang berduaan, Dayang Sumbi melihat bekas luka di kepala Sangkuriang dan Dayang Sumbi menanyakan hal itu. Sangkuriang pun mengakui bahwa bekas luka itu karena dipukul sendok nasi oleh ibunya. Dayang Sumbi pun kaget, lalu memberi tahu Sangkuriang bahwa ia adalah ibunya, tapi Sangkuriang nggak percaya dan tetap ingin menikahinya.

Kemudian, Dayang Sumbi mengajukan permintaan kepada Sangkuriang agar ia membuatkan perahu layar dalam sehari dan tidak boleh lebih. Sangkuriang menyanggupinya. Ia pun membendung Sungai Citarum untuk tempat perahunya. Dalam proses pembuatannya, Sangkuriang mendapatkan bantuan dari jin, sehingga pembuatan perahu itu hampir selesai.

Dayang Sumbi memohon bantuan dewa untuk membuat ayam jago berkokok lebih awal. Sehingga membuat jin yang membantu Sangkurian lari ketakutan dan meninggalkan Sangkuriang sendirian. Karena kesal, perahu yang hampir jadi itu ditendang oleh Sangkuriang dan terjatuh di atas gunung dan menyatu dengan gunung, hingga gunung tersebut diberi nama Tangkuban Perahu. Sangkuriang akhirnya meninggal karena terjatuh ke dalam Sungai Citarum.

Kegiatan yang bisa dilakukan di Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu pernah meletus beberapa kali. Hal ini menyebabkan terbentuknya kawah – kawah yang cukup banyak. Namun di antara kawah – kawah tersebut, ada tiga kawah yang paling terkenal. Kawah-kawah tersebut adalah Kawah Upas, Kawah domas, dan Kawah Ratu. Diantara ketiga kawah yang terkenal di Gunung Tangkuban Perahu, yang terluas adalah Kawah Ratu. Sesuai namanya, kawah ini seakan menjadi ratu di area Gunung Tangkuban Perahu. Keindahannya dapat menarik para wisatawan yang berkunjung. Pemandangan yang cantik dapat kamu lihat dari kepulan asap belerang kawah, serta dipadu uniknya warna bebatuan kuning yang menghiasi area sekitar kawah.

Selain menyuguhkan pemandangan yang cantik, kawah ini juga sangat mudah untuk dilewati, jadi nggak heran jika pengunjung selalu menyempatkan diri untuk mendatanginya. Dengan menggunakan mobil pribadi atau dengan mobil sewaan. Sesampainya di sana, kamu dapat berkeliling dengan menunggangi kuda. Kawah ini berpagar kayu soalnya kedalaman kawahnya ekstrim. Di sekitar area Kawah Ratu berjajar kios – kios yang menjual aneka souvenir ala pegunungan. Seperti masker, topi, sarung tangan, syal, dan kerajinan tangan yang terbuat dari kayu. Ada juga warung yang menyediakan makanan kecil untuk ngemil.

Selanjutnya, ada Kawah Upas yang terletak berdampingan dengan Kawah Ratu. Kawah Upas terlihat lebih dangkal dan kecil. Jalan yang dilewati untuk menuju kawah ini juga nggak mudah. Kamu harus melewati lautan pasir yang terjal. Makanya, pengunjung di Kawah Upas nggak banyak.

Dan yang terakhir ada Kawah Domas. Kawah ini berbeda dengan kawah – kawah lain yang ada di area Tangkuban Perahu. Di sini kamu dapat melihat kawah dari titik yang sangat dekat. Berbeda dengan Kawah Ratu yang hanya bisa melihat dari kejauhan dan dibatasi pagar kayu. Di Kawah Domas kamu bisa melakukan pengujian panasnya kawah tersebut dengan merebus telur.

Di sekitar area Gunung Tangkuban Perahu ditumbuhi pohon Manarasa. Pohon ini berwarna merah dan daunnya berkhasiat untuk mengobati diare akut. Uniknya lagi, daun Manarasa dipercaya dapat membuat seseorang awet muda. Sesuai legenda dari Dayang Sumbi yang selalu mengkosumsi daun ini.

tangkuban perahu

travel.detik.com

Tips berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu

Berwisata ke gunung bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum berkunjung ke sana, yaitu:

  • Sewalah pemandu untuk memudahkan perjalanan kamu.
  • Siapkan pakaian hangat agar kamu nggak kedinginan.
  • Pakailah sepatu boots atau sneakers supaya kaki kamu tetap nyaman.
  • Gunakan masker untuk melindungi pernapasan kamu dari kepulan asap belerang yang mengganggu.
  • Pakailah kacamata untuk menghalangi debu masuk ke mata.
H

Mariday on http://depositphotos.com/

Rute perjalanan ke Gunung Tangkuban Perahu

Untuk bisa sampai pada objek wisata Gunung Tangkuban Perahu sangatlah mudah. Bagi kamu yang berasal dari luar daerah, kamu bisa transit dulu di Bandung. Dari Bandung, kamu perlu melakukan perjalanan ke arah Subang, tepatnya menuju ke arah utara dari Bandung. Jarak tempuhnya sekitar 20 km. Sesampainya di sana, banyak angkutan umum yang siap mengantar kamu ke Gunung Tangkuban Perahu apabila kamu nggak bawa kendaraan pribadi.

Nah, jika kamu berada di luar Bandung, kamu bisa menuju Bandung dengan menggunakan kereta api atau pesawat terbang. Pesannya lewat pegipegi.com aja. Dijamin harganya lebih murah ketimbang tempat lain.

cari tiket pesawat ke bandung cari tiket kereta api murah ke bandung

Harga tiket masuk Gunung Tangkuban Perahu

harga tiket masuk tangkuban perahu

http://hargatiketmasuk.com/

(Harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu)

Menginaplah di Lembang

Dari Lembang menuju Gunung Tangkuban Perahu, kamu hanya perlu berkendara selama 35 menit, jadi menginap aja di Lembang. pegipegi punya banyak rekomendasi hotel murah di Lembang, mulai dari Rp 200 ribuan aja, lho. Langsung aja booking di pegipegi.com, ya!

imah seniman

Dok. pegipegi

 

cari hotel murah di lembang bandung

 

 

(Visited 615 times, 1 visits today)

Comments

To Top