Destinasi

Kampung Budaya Sindangbarang, terus menjaga keaslian budaya Sunda

Sindangbarang

Jika kita mendengar kata ‘Bogor’, hal pertama yang kita ingat adalah wisata Kebun Raya nya yang asri. Namun ternyata, Bogor memiliki destinasi wisata kebudayaan Sunda yang khas juga, lho. Jika travelers berniat mengulik lebih jauh tentang kebudayaan Sunda Kota Hujan ini, kamu bisa mengunjungi Kampung Budaya Sindangbarang yang ada di kecamatan Tamansari kota Bogor, Jawa Barat. Beragam atraksi kesenian khas Sunda pun bisa kamu temukan di sini.

Kalau Bali memiliki Desa Budaya Kertalangu, hal serupa juga dimiliki Kota Bogor yang mengandalkan Kampung Budaya Sindangbarang sebagai pusat informasi kebudayaan Sunda, travelers.

Mau tahu lebih banyak soal Kampung Budaya Sindangbarang? Berikut ini ulasan singkatnya. Simak, yuk!

Sindangbarang

www.youtube.com

Sejarah Kampung Budaya Sindangbarang

Seperti yang tertuang dalam sumber Pantun Bogor dan Babat Pajajaran, Sindangbarang diyakini sudah ada sejak zaman Kerajaan Sunda, kurang lebih di abad ke-12. Di Sindangbarang ini dulunya berdiri kerajaan bawahan Prabu Siliwangi dengan Kutabarang sebagai ibu kotanya.

Selain itu, Sindangbarang juga merupakan keraton tempat tinggal salah satu istri Prabu Siliwangi, Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Dan menurut cerita rakyat, di sinilah tempat dimana para satria kerajaan dilatih.

Oleh karena latar belakang sejarah tersebut, kepala adat dan masyarakat Sunda serta pemerintah Bogor berinisiatif melestarikan budaya mereka yang ditampung dalam wadah Kampung Budaya Sindangbarang.

Apa saja yang ada di Kampung Budaya Sindangbarang?

Mungkin banyak diantara travelers yang masih bertanya-tanya, apa saja, sih, yang ada di Kampung Budaya Sindangbarang?Mengunjungi Kampung Budaya Sindangbarang yang berada sekitar 5 kilometer dari Kota Bogor atau tepatnya di Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, akan menambah pengetahuan travelers soal budaya Sunda di tengah moderninasi yang kian mengikis kesenian tradisional saat ini. Mulai dari bangunan rumah adat sampai kesenian-kesenian Sunda bisa kamu dapatkan di sini, Travelers.

Memasuki Kampung Budaya Sindangbarang kamu bisa melihat rumah tradisional Sunda Bogor serta saung yang difungsikan sebagai lumbung padi. Di Kampung Budaya Sindangbarang juga terdapat rumah besar atau Imah Gede yang digunakan sebagai tempat berkumpul masyarakat dengan tetua adat dan kokolot (sebutan untuk mereka yang dianggap sesepuh).

Sementara itu, rumah yang dijadikan lumbung padi di Kampung Budaya Sindangbarang ukurannya lebih kecil, tanpa pintu namun memiliki jendela pada bagian atasnya. Kemudian, tak jauh dari lumbung padi, ada juga Bale Pesanggerahan yang biasanya digunakan sebagai tempat menginap tamu kehormatan di Kampung Budaya Sindangbarang.

Rumah-rumah di Kampung Budaya Sindangbarang ini dibuat dari bahan-bahan alami, travelers. Meski begitu, rumah ini tetap berdiri kokoh dan tetap memancarkan keindahan bagi siapa saja yang memandangnya.

Selain bangunan khas Sunda, di Kampung Budaya Sindangbarang ini terdapat pula pusat pelestarian kesenian. Di sini travelers akan dipertontonkan pementasan kesenian tradisional Sunda seperti tari jaipong, permainan alat musik calung, hingga angklung pun bisa kamu saksikan saat berkunjung ke Kampung Budaya Sindangbarang ini, travelers. Bagi kamu yang tertarik memainkan gamelan, di sini juga tersedia satu set gamelan di atas panggung yang dapat dimainkan oleh pengunjung.

Karena ini merupakan wisata kampung budaya, pengunjung yang menginap akan tinggal bersama kokolot dan seniman di Kambung Budaya Sindangbarang. Nantinya, travelers akan diajak merasakan suasana ibu-ibu yang sedang menumbuk padi, memasak dengan menggunakan kayu bakar dan kompor tradisional Sunda atau yang disebut dengan hawu, juga melihat para petani yang sedang bercocok tanam.

pertunjukan di Sindangbarang

gpswisataindonesia.blogspot.com

Dan, satu hal yang menjadi andalan Kampung Budaya Sindangbarang adalah digelarnya upacara adat Seren Taun sebagai ungkapan syukur atas hasil panen yang diperoleh. Saat upacara Seren Taun, seluruh masyarakat desa Pasir Eurih dan tamu dari seluruh masyarakat Jawa Barat datang untuk menyaksikan upacara yang sudah berlangsung sejak zaman kerajaan Padjajaran ini, travelers.

Tak lengkap rasanya berkunjung ke sebuah kampung budaya tanpa merasakan makanan khas di tempat tersebut ‘kan? Nah, di Kampung Budaya Sindangbarang ini traveler akan disuguhkan camilan sedap seperti pisang rebus dan bandrek hangat. Menikmati makanan sederhana di tengah suasana sejuk khas pegunungan dengan pemandangan indah menjadi pengalaman tak terlupakan.

Bagaimana travelers? Menarik ‘kan melihat bagaimana kesenian tradisional Sunda dilestarikan dengan begitu apik di Kampung Budaya Sindangbarang?

 

(Visited 2,324 times, 4 visits today)

Comments

To Top