Destinasi

Jelajah 7 Kota Kelahiran Pahlawan Kemerdekaan Indonesia

pegipegi

Dirgahayu Republik Indonesia! Terima kasih para pahlawan kemerdekaan, jasa-jasa kalian tak akan pernah kami lupakan. 

Nah, mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan ini bisa kita lakukan melalui berbagai cara. Salah satunya dengan mengenali pribadinya lewat kota kelahirannya. Selain kamu bisa ikut meneladani sosok dan sejarah prestasinya, siapa tahu kota kelahiran para pahlawan ini juga bisa menjadi inspirasi kamu untuk traveling berikutnya. Tertarik? Yuk, kita mulai penjelajahan!

Surabaya – Soekarno & Sutomo

Soekarno atau Bung Karno dan Sutomo atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Tomo, keduanya lahir di Surabaya. Soekarno sendiri memegang peran vital sebagai sosok proklamator kemerdekaan Indonesia sekaligus pencetus dasar negara, yaitu Pancasila. Presiden Indonesia pertama ini dikenal juga sebagai orator yang lihai membangkitkan semangat juang. Sedangkan Bung Tomo merupakan seorang jurnalis Surabaya yang populer dengan slogan “Merdeka atau Mati”. Selain itu, sosok Bung Tomo juga dikenal dengan semangatnya membangkitkan rakyat untuk berjuang melawan Belanda. 

Dari keduanya, kita bisa meneladani semangat juang yang mereka lakukan untuk selanjutnya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Surabaya sendiri dikenal dengan Kota Pahlawan yang memiliki berbagai tempat wisata hits untuk kamu kunjungi, loh! 

Sumber: Popz Astro

Bukittinggi – Mohammad Hatta

Mohammad Hatta atau Bung Hatta juga merupakan seorang proklamator. Mendampingi Soekarno sebagai wakil presiden pertama Republik Indonesia, Bung Hatta merupakan sosok yang sederhana namun cerdas dan kritis. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai seorang negarawan dan pelopor koperasi. Dari beliau kita bisa meneladani, bahwa kesederhanaan adalah kecerdasaan yang tersembunyi.

Menjadi kota kelahiran Bung Hatta, Bukittinggi dahulu merupakan ibu kota negara Republik Indonesia. Tepatnya ketika Yogyakarta (yang saat itu merupakan ibu kota negara) diduduki oleh Belanda. Bukittinggi memiliki berbagai objek wisata populer, di antaranya Jam Gadang, Ngarai Sianok, Taman Panorama yang di dalamnya terdapat Lobang Jepang, dan banyak lagi lainnya.

Sumber: Bukittinggitourism

Yogyakarta – Ki Hajar Dewantara

Dikenal sebagai pahlawan pendidikan, Ki Hajar Dewantara juga merupakan salah satu aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, politisi, dan pelopor pendidikan kaum pribumi Indonesia pada zaman penjajahan Belanda. Selain mendirikan Taman Siswa, kontribusinya yang sangat besar dalam ranah pendidikan Indonesia membuat tanggal kelahirannya, yaitu 2 Mei, terus diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Slogan Ki Hajar Dewantara yang terkenal hingga saat ini yaitu, “Ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”, yang artinya, “yang di depan memberikan teladan, yang di tengah memberi semangat/dukungan, yang di belakang memberi dorongan”. 

Ki Hajar Dewantara lahir di Pakualaman, Yogyakarta. Yogyakarta sendiri merupakan salah satu kota tujuan wisata favorit masyarakat Indonesia. Membahas kota satu ini nggak pernah ada habisnya, deh!

Sumber: Ryan Nifsya

Jepara – R. A. Kartini

Sosok Raden Ajeng Kartini atau disingkat R. A. Kartini identik dengan gerakan emansipasi wanita atau kebangkitan para wanita Indonesia. Berasal dari keluarga ningrat, tak menyurutkan misi mulia dan semangat pahlawan nasional satu ini untuk berjuang memerdekakan dan menyetarakan hak kaum wanita. Alhasil, partisipasi wanita di ruang publik saat ini pun nggak lepas dari perjuangan seorang R. A. Kartini. Beliau juga dikenal sebagai tokoh dibalik kalimat “habis gelap terbitlah terang”, yang kemudian diterjemahkan menjadi “dari kegelapan menuju cahaya”. 

R. A. Kartini lahir di Jepara yang terkenal dengan kerajinan seninya. Selain seni ukir kayu berkelas dunia, kota ini juga populer dengan beragam pilihan tempat wisata alam yang memesona. 

Sumber: Angger Tsu

Aceh – Cut Nyak Dhien

Cut Nyak Dhien merupakan pahlawan wanita Indonesia asal Aceh. Meski berasal dari keluarga bangsawan, sosoknya yang tangguh, membuatnya sangat ditakuti oleh Belanda. Dengan tak gentar, beliau memimpin pasukan, yang sebagian besar laki-laki saat Perang Aceh. Keberanian ini muncul berawal karena kematian suaminya, Teuku Cek Ibrahim Lamnga saat bertempur. Cut Nyak Dhien kemudian menikah dengan Teuku Umar dan berjuang bersama melawan Belanda. Setelah Teuku Umar gugur, beliau tetap berjuang untuk menghentikan penjajahan. Dari Cut Nyak Dhien kita bisa meneladani, bahwa sikap pantang menyerah dan rendah hati ditambah tekad yang kuat, dapat membawa kita menjadi seorang pemenang. 

Aceh sendiri dikenal dengan Serambi Mekah. Selain wisata sejarah, di sini kamu juga bisa menemukan tempat wisata menarik lainnya, loh. Siap-siap terpukau, ya! 

Sumber: Muhammad Hatta Bil Robby

Purbalingga – Soedirman

Jenderal Soedirman lahir di Desa Bodas Karangjati, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Sosoknya ini tak pernah lepas dari sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Jenderal Soedirman juga dikenal tak mau tunduk kepada siapa pun dan menghindari adanya perundingan dengan pihak Belanda. Beliau menganggap hal tersebut hanya akan melemahkan posisi Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Kegigihannya untuk mempertahankan kemerdekaan terus bergejolak meski sedang sakit. Dengan ditandu, Jenderal Soedirman memimpin pasukannya untuk tetap berjuang.

“Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil”. Kalimat tersebut sangat sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Jenderal Soedirman. Berkat kegigihannya bersama seluruh pasukannya, akhirnya Indonesia kini bisa menikmati kemerdekaan!

Sumber: Nekad Traveller

Maluku – Martha Christina Tiahahu

Martha Christina Tiahahu kerap disebut sebagai srikandi dari Tanah Maluku. Meski (saat itu) masih sangat belia, Martha Christina Tiahahu merupakan wanita pemberani yang ikut mengangkat senjata mendampingi ayahnya, Kapitan Paulus Tiahahu, salah satu pemimpin tentara rakyat Maluku, untuk melawan Belanda. Dalam perjuangannya, pahlawan nasional ini turut berperan di pertempuran Pulau Saparua. 

Berkat pengorbanannya tersebut, pemerintah Maluku membuat monumen untuk mengenang jasa-jasanya. Monumen Martha Christina Tiahahu menjadi bukti sejarah keberanian wanita Maluku dalam membela tanah air tercinta. Selain monumen bersejarah, Maluku juga menyimpan banyak spot wisata, terutama alam yang keren banget, loh!

Sumber: Pesona Maluku

Semoga ulasan di atas bisa menginspirasi perjalanan kamu berikutnya ya, travelers! Yang penting saat ini, kamu selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, di mana pun kamu berada. Terus sebelum berangkat, jangan lupa pesan tiket pesawat, tiket kereta api, tiket bus, dan hotel promo di Pegipegi biar #PegipeginyaLebihAman!

PESAN TIKET PESAWAT PESAN TIKET KERETA PESAN TIKET BUS PESAN HOTEL MURAH

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top