Berita

Jakarta Bisa Bebas Macet Asalkan…..

Sebagai pusat pemerintahan sekaligus kota metropolitan, Jakarta punya satu masalah yang belum dapat diselesaikan. Yap, kemacetan lalu lintas.

Jutaan kendaraan, baik roda dua maupun empat, saling berebut jalan tiap harinya. Kemacetan yang terjadi nggak cuma hadir di jalan protokol, tetapi juga gang-gang kecil hingga komplek perumahan.

Berbagai inovasi moda transportasi hingga aturan baru berlalu lintas pun sudah diterapkan. Namun, tetap saja, jumlah kendaraan di Ibukota belum bisa dikalahkan dengan jumlah pertumbuhan jalannya.

Alhasil,  nggak cuma hal secara materi yang dirugikan, tetapi juga psikis warganya. Perlu dicatat, 14 persen warga Jakarta mengalami stress, salah satunya akibat kemacetan setiap hari.

Transportasi Air

Namun, tenang. Seperti masalah-masalah lain, kemacetan Jakarta bisa dipecahkan. Salah satunya dengan menerapkan Kota berbasis transportasi (Transit Oriented Development)

Kota berbasis transportasi memiliki empat hal yang harus dipenuhi, yaitu kendaraan berbasis rel, bus, kendaraan rel ringan, dan transportasi air (water way). Kabar baiknya, tiga dari empat hal dalam proses pengembangan serta pengoperasian seperti Transjakarta, MRT hingga KRL sudah diwujudkan. Jika transportasi air bisa direalisasikan, Jakarta siap bebas dari kemacetan, deh!

Nah, mengingat jalan raya yang nggak bisa tumbuh dengan cepat, lahan parkir di tengah kota pun demikian. Jutaan kendaraan yang lalu lalang sulit ditampung oleh lahan parkir yang ruangnya terbatas.

Alhasil, kemacetan muncul karena banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan. Nah, konsep Park and Ride dinilai Pemprov DKI bisa meminimalisir hal tersebut.

Tiap warga bisa memarkirkan kendaraan dekat dengan pemukiman warga atau stasiun transportasi sebelum melanjutkan perjalanan dengan kereta, bus maupun perahu.

20 Ribu Transjakarta

Hingga saat ini, Jakarta memiliki sekitar 2.500 unit bus Transjakarta. Setengah di antaranya aktif beroperasi melayani 13 koridor yang ada di Jakarta.

Namun, jumlah tersebut ternyata masih kurang, lho! Menurut Ketua Umum MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia), Danang Parikesit, Jakarta butuh 20 ribu bus Transjakarta untuk terbebas dari kemacetan.

“Jumlah bus yang dibeli kurang seimbang dengan berapa jumlah bus yang dibutuhkan. Sekarang masih sortage sekitar 600 bus. Kita butuh 15 ribu-20 ribu bus baru untuk mengembalikan kondisi Jakarta,” ucapnya.

Namun pada akhirnya, semua kembali ke individu masing-masing. Kesadaraan masyarakat untuk memakai transportasi umum adalah hal utama yang harus tercipta sebelum berbicara soal program dan sistem anti kemacetan di Jakarta.

Mau liburan hemat ke Jakarta? Bisa banget! Agar bujet liburan kamu ke Jakarta terjangkau, jangan lupa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Jakarta lewat Pegipegi.

pesan tiket pesawat murah ke jakarta  pesan tiket kereta api murah ke jakarta  cari hotel murah di jakarta

Agar transaksi lebih mudah dan murah, yuk, instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

(Visited 77 times, 1 visits today)

Comments

To Top