Tips

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Ubud, Bali

Penat kerja dari Senin sampai Jumat. Pas akhir pekan, cuma di rumah. Membosankan, ya?

Gimana kalau refreshing ke Ubud, Bali!?

Pesona alamnya jangan ditanya. Sawah hutan terhampar, langit biru tenang, udara dingin segar. Bukan hanya turis lokal dan mancanegara. Aktris Julia Roberts bahkan sempat merasakan sejuknya Ubud saat syuting film “Eat, Love, and Pray.” Ubud juga cocok bagi kamu yang suka dengan kebudayaan. Di sini, ada beraneka spot produksi kerajinan tangan dan galeri-galeri seni.

Nah, berikut itinerary 3 hari 2 malam di Ubud. Berangkat Jumat malam, pulang Senin sore.

Hari Jumat (Malam)

19:00 – 20:40  Berangkat dan landing di bandara Ngurah Rai. Asumsi berangkat dari Soeta

21:00 – 21:30   Berangkat ke Ubud, sewa mobil atau naik taksi airport

21:30 – 22:00  Check in, beres-beres, istirahat

TIPS

  • Tarif taksi dari bandara ke Ubud, sekitar 150 ribu – 200 ribu. Kalau mau pesan taksi, bisa hubungi: Bluebird (0361) 70 1111, Ngurah Rai Taxi (0361) 724724, Taxi Kowinu (0361) 771661.
  • Selama di Ubud, kamu bisa naik bemo, rental motor, atau sewa mobil sebagai alat transportasi. Jika kamu memilih sewa mobil, lebih baik saat libur bareng keluarga atau teman. Soalnya, biaya lumayan, sekitar 350 ribuan (termasuk biaya sopir dan bensin). Apalagi mobil yang disewakan berkapasitas kurang lebih 8 orang.
  • Di Ubud, kamu bisa menginap di guest house, hostel, sampai hotel. Biayanya nggak selalu mahal, kok. Contohnya, Swan Inn Ubud, yang terletak di Jalan Monkey Forest. Dengan harga promosi 150 ribuan, kamu bisa mendapatkan fasilitas air panas, fan, Wi-Fi, dan gratis sarapan.

Hari Sabtu 

06:00 – 07:00 Jogging ke Campuhan Ridge Walk

07:00 – 08:00 Jalan-jalan di Tegalalang

09:00 – 10:00 Sarapan, bersih-bersih

10:00 – 12:00 Menelusuri Saraswati Temple

12:00 – 13:00 Istirahat, makan siang

13:00 – 15:00 Mengunjungi Ubud Monkey Forest

Tegalalang

TIPS

  • Campuhan Ridge Walk menyajikan pemandangan perbukitan hijau. Caranya ke sini cukup gampang. Dari Pasar Seni Ubud, cukup jalan kaki sekitar 5 menit ke Jalan Raya Ubud. Setelah itu, telusuri jalan menuju Penestanan/Jembatan/Supermarket Bintang, menuju Hotel Ibah. Ada jalan kecil di sebelahnya. Jalan lurus, turuni tangga di sebelah jembatan. Sampai, deh!
  • Tegalalang terletak di utara Ubud, menuju arah Kintamani. Jangan lupa makan siang di sini, tepatnya restoran pinggir sawah. Seru banget!

Ubud Monkey Forest (www.bali-indonesia.com)

  • Ubud Monkey Forest. Lokasinya luas, teduh, rindang, dan banyak spot foto keren. Kunjungi juga pura, jembatan naga, dan jalur trekking kayu. Biaya masuknya 20 ribu per orang. Kalau bawa kendaraan, biaya parkir sekitar Rp 5 ribu. Buka jam 8.30 pagi, tutup jam 6 sore.

Hari Minggu 

07:30 – 08:30 Sarapan, bersih-bersih

09:00 – 11:00 Jalan ke Museum Antonio Blanco

12:00 – 13:00 Istirahat, makan siang di Warung 9, Lod Tunduh

13:30 – 15:00 Goa Gajah

16:00 – 17:00 Ganesha Bookshop

Museum Antonio Blanco (www.terraceatkuta.com)

TIPS

  • Museum Antonio Blanco. Konon, tempat ini didirikan oleh seorang seniman Italia yang sedang jatuh cinta, Don Antonio Blanco. Lokasinya di Jalan Raya Penestanan, Desa Campuhan. Biaya tiket masuk 30 ribu (turis lokal). Buka jam 9 pagi, tutup jam 5 sore. Cuma 15 menit jalan kaki dari Jalan Raya Ubud.
  • Warung 9 di Lod Tunduh. Murah, enak, tempatnya juga nyentrik. Banyak turis yang merekomendasikan. Kalau pakai kendaraan, cuma 15 menit lewat Jalan Raya Ubud.
  • Goa Gajah. Begitu memasuki kawasan ini, kamu bakal dipinjami sarung untuk dipakai. Selama kunjungan, kamu bakal ketemu mulut goa yang diukir, patung-patung dengan air mancur menuju kolam, dan merasakan sejuknya udara di dalam goa. Buka jam 8 pagi, tutup jam 5 sore. Tiket masuknya 15 ribu per orang.

Goa Gajah

  • Ganesha Bookshop. Di sini, banyak buku second hand, kebanyakan berbahasa Inggris karena berasal dari turis asing. Harganya cukup murah, kondisi masih bagus. Cuma 11 menit jalan kaki dari Jalan Raya Ubud.

Ganesha Bookshop (www.littlebalilove.com)

Hari Senin 

07:30 – 08:00 Penjemputan di hotel

09:00 – 09:30 Sampai di titik start tur sepeda

09:45 – 10:00  Mulai touring! Melewati desa Paku Dui, Pejeng Aji, Gagah, Kelabang Moding

11:00 – 11:30 Istirahat di salah satu Rumah Bali di Kelabang Moding.

11:30 – 12:30 Lanjut touring melewati persawahan

12:30 – 13:00 Sampai di titik finish, tepatnya di Campuhan Ubud. Makan siang di Jalan Raya Kedewatan

13:30 – 14:00 Selesai, balik ke hotel. Bersih-bersih, istirahat

16:00 – 18:00 Beli oleh-oleh di Pasar Seni Ubud

Tur Sepeda

TIPS

  • Tur sepeda. Biayanya variatif, mulai 400 ribuan. Kamu bakal dapat tiket masuk seluruh destinasi wisata, fasilitas antar-jemput dari tempat menginap, jas hujan, helm, air mineral di setiap tempat berhenti, handuk dengan air dingin. Kegiatannya? Sarapan sambil menikmati pemandangan volcano, makan siang di tengah sawah, bersepeda di hutan bambu, melewati kawasan Penglipuran, dan desa-desa lain di Bali.

Pasar Seni Ubud

  • Pasar Seni Tradisional Ubud. Banyak penduduk setempat yang jual kerajinan tangan di sini. Kaos, sandal, payung, tas, gantungan, lukisan, dan lain-lain. Jangan fokus dengan pedagang yang berada di luar pasar saja, karena pasar ini cukup luas, lho. Sampai dua lantai! Makin ke dalam, kamu bisa dapat harga barang yang lebih murah. Jangan lupa untuk menawar. Pasar ini buka mulai jam 4 pagi, tutup jam 6 sore.

Nah, cukup 3 hari 2 malam aja untuk bikin mood-mu kembali fresh! []

(Visited 7,182 times, 1 visits today)

Comments

To Top