Tips

Hindari Kesalahan Ini Saat Liburan

passport-compass-travel-map-1000

Tidak ada sesuatu yang sempurna, begitu juga dengan agenda traveling. Mungkin kamu pernah merasa tidak puas setelah pulang dari liburan karena merasa liburan kamu kurang berkesan, atau lebih buruk, menyesali waktu liburan kamu karena sama sekali tidak bisa menikmati pengalaman di sana.

Nah, sebelum kamu menyesali acara liburan kamu, ada baiknya kamu menyimak beberapa kesalahan yang kerap dilakukan traveler supaya kamu bisa menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari. Catat ya travelers!

1. Mengepak barang terlalu banyak

Glenarousk3

Sangat mudah ‘terperosok’ dalam kesalahan ini karena kamu merasa harus membawa beberapa baju cadangan. Berdasarkan survei Travelodge, dua pertiga traveler pulang membawa setidaknya enam pakaian yang belum terpakai. Selain membuang space dalam koper, kamu juga menghabiskan tenaga ekstra untuk membawa koper yang berat itu. Saran: jangan membayangkan kamu harus memakai pakaian baru di setiap kesempatan. Kaus tidur kamu bisa digunakan setidaknya tiga kali; kamu juga bisa menambah aksesoris ringan untuk melengkapi pakaian demi mendapatkan penampilan yang berbeda.

2. Tidak membeli suatu barang saat itu juga

collage-souvenir-travel-Favim.com-244081

Kamu menemukan suvenir yang bagus di suatu toko, tapi memutuskan untuk melihat-lihat toko lainnya. Kamu berpikir akan kembali ke toko itu kalau ternyata kamu memang sangat menginginkannya. Atau, kamu berpikir akan melihat barang serupa dengan harga lebih murah di toko lain. Sayang sekali, biasanya dugaan kamu tidak akan terjadi dan kamu akan pulang sambil membawa penyesalan. Suvenir lucu yang kamu inginkan itu akan menghantui kamu seumur hidup. Saran: ketika kamu melihat sesuatu yang kamu sukai, langsung saja beli supaya kamu terhindar dari rasa menyesal.

3. Terlalu banyak aktivitas dalam satu hari

couple-planning-trip-1000x665

Baiklah, kamu tidak bisa mengambil cuti terlalu lama dari kantor. Jadi kamu merencanakan liburan tiga hari kamu dengan berbagai kegiatan turis yang padat. Pagi hari kamu berusaha mengunjungi tiga obyek wisata terkenal, siang hari menikmati wisata kuliner di tiga tempat populer (makan siang, kopi, es krim), malam hari kamu ingin menjelajah kehidupan malam di kota tersebut. Di akhir liburan, kamu akan merasa kelelahan dan kurang menikmati waktu liburan karena kamu sekadar berusaha memenuhi checklist.

4. Berdebat terlalu lama ketika tawar-menawar barang

savvy-haggle_1109432c

Ketika berada di daerah turis, tidak jarang penjual suvenir memasang harga yang tidak wajar. Tapi, rasanya tidak perlu juga kamu berdebat selama 15 menit hanya supaya harga barang incaran kamu lebih murah Rp2.000. Lebih baik simpan tenaga kamu untuk mengeksplorasi obyek-obyek wisata ‘tersembunyi’ di destinasi kamu.

5. Takut mencoba makanan lokal di jalanan

p00x3cgb

Tidak ada yang ingin sakit saat liburan, tapi untuk apa kamu bepergian jauh hanya untuk makan di restoran fast food yang bisa dengan mudah kamu temukan di rumah? Kalau tempat jajanan itu digemari banyak warga lokal, asumsikan saja tempat itu aman dan kamu akan baik-baik saja. Warga lokal juga tidak suka keracunan makanan bukan?

6. Terobsesi foto

xl_2874_food-photography-tp

Obsesi masyarakat modern untuk selalu mendokumentasikan kegiatan mereka di social media bisa menjadi bumerang. Makanan di restoran lokal terlihat lezat? Klik! Menemukan obyek wisata tersembunyi? Klik! Sebelum kamu menyadarinya, kamu punya sekitar 500 foto berkualitas rendah di handset kamu tanpa benar-benar menikmati suasana liburan karena kamu terlalu sibuk mengambil foto.

7. Tidak mencek kadaluarsa paspor

passport-compass-travel-map-1000

Tidak ada penyesalan terbesar selain ditolak masuk pesawat karena paspor kamu hanya menyisakan tiga bulan masa berlaku, sementara negara destinasi liburan kamu mengharuskan turis memiliki paspor yang masih berlaku hingga enam bulan ke depan.

(Visited 155 times, 1 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top