Destinasi

Gemasnya tingkah laku orangutan di Tanjung Puting

Buat travelers yang gemar melihat primata, mungkin hanya bisa menemuinya di kebun binatang. Tapi jika kamu ingin melihat orangutan dalam jumlah banyak, PegiPegi punya rekomendasi tempat wisata yang tepat, nih. Kunjungi Taman Nasional Tanjung Puting atau yang biasa disingkat TNTP, terletak di Kalimantan Tengah. Sambil merasakan serunya petualangan di alam terbuka, kamu pun bisa mengeksplor taman nasional yang dikenal sebagai tempat penangkaran orangutan terbesar di dunia ini.

Pengalaman naik klotok
Berhubung lokasi TNTP agak ke pedalaman, maka travelers perlu menyusuri sungai dengan perahu motor—biasa disebut klotok. Luasnya TNTP nggak memungkinkan kamu mengeksplornya dalam waktu sehari. Selain karena perjalanan yang ditempuh ke sana butuh berjam-jam, begitu pula untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain. Makanya travelers disarankan memakai perahu klotok sebagai alat transportasi plus ‘hotel’ sederhana untuk menginap.
Nggak perlu khawatir, klotok dengan biaya sewa sekitar Rp 500 ribu – Rp 1.5 juta per hari ini dilengkapi fasilitas lengkap seperti tempat makan, toilet, listrik, dan tempat tidur. Sepanjang perjalanan juga kamu akan melihat hutan dan hewan-hewan tropis seperti aneka burung, orangutan, dan kera ekor panjang yang asyik bergantungan.
Jangan lewatkan juga untuk mengabadikan tingkah laku mereka saat bergelantungan dan berpindah dari satu pohon ke pohon lain dengan kamera. Malamnya kamu bisa merasakan tidur ditemani ribuan bintang dan suara hewan tropis dari hutan. Pastinya akan jadi momen tak terlupakan.

travelingprecils.blogspot.com

travelingprecils.blogspot.com

Selamat datang di Tanjung Puting
Dengan luas mencapai 415.040 hektar berisi ratusan flora dan fauna endemik, bisa dibayangkan betapa luasnya taman nasional yang dihuni oleh primata yang dilindungi ini. Benar-benar menakjubkan. Nggak heran kalau Tanjung Puting jadi rujukan utama peneliti dunia yang ingin tahu lebih detail tentang orangutan. Nggak hanya peneliti saja, tempat ini juga ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara, lho. Berminat?
Biaya masuknya dibedakan untuk wisatawan mancanegara dan lokal—cukup jauh, lho, bedanya. HTM Rp 2.500 (lokal) atau Rp 20 ribu (mancanegara), dan dikenakan biaya parkir klotok Rp 50 ribu/trip. Sementara untuk setiap kamera yang masuk pun dikenakan biaya, Rp 5.000 (lokal), atau Rp 50 ribu (mancanegara). Nah, supaya kamu dan rombongan bisa mengeksplor taman nasional ini dengan efektif dan informatif, disediakan juga pemandu wisata dengan tarif kisaran Rp 150 ribu – Rp 250 ribu per harinya.

http://tntanjungputing.blogspot.co.id/

http://tntanjungputing.blogspot.co.id/

Mengunjungi ‘rumah’ orangutan
Di Tanjung Puting ini, orangutan tersebar di beberapa lokasi, yaitu Pondok Tanggui, Tanjung Harapan, dan Camp Leakey. Nah, tempat terakhir inilah yang paling populer di antara yang lain karena menjadi tempat penelitian orangutan yang representatif. Banyak orangutan ilegal yang diperdagangkan dan sebatangkara yang akhirnya dipelihara dengan baik di tempat konservasi ini. Dan sejak pertama kali didirikan tahun 1971, Camp Leakey telah berhasil ‘meluluskan’ orangutan untuk dilepaskan kembali ke habitat asal.

www.ms-starship.com

www.ms-starship.com

Tingkah laku bayi imut dan menggemaskan
Kalau selama ini kamu hanya bisa melihat gerak-gerik orangutan di televisi atau internet, nah, di tempat ini kamu akan sangat beruntung bisa melihatnya secara langsung dan berinteraksi dengan mereka. Orangutan yang masih bayi memakai popok, kadang rewel minta digendong dan rebutan makanan, sungguh lucu dan menggemaskan.
Di jam makan, orangutan dewasa bahkan sudah mengerti dan sigap menerima buah-buahan dari pengasuhnya. Lucunya, begitu makanan sudah di tangan, mereka buru-buru pergi supaya nggak direbut temannya. Nanti begitu habis, kembali lagi berharap masih ada sisa. Rakus juga, ya, hehehe….

www.pesonaindo.com

www.pesonaindo.com

Melihat rehabilitasi orangutan
Setelah puas mengeksplorasi Camp Leakey, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Tanjung Harapan dan Pondok Tanggui untuk melihat langsung rehabilitasi orangutan. Di situ mereka diajarkan cara bertahan hidup secara mandiri di hutan. Bagi orangutan yang sejak bayi dipelihara manusia, tentunya hal ini agak merepotkan bagi mereka untuk beradaptasi.
Oh, ya, Tanjung Puting nggak hanya melulu tentang orangutan karena di tempat ini kamu juga bisa menemukan spesies binatang langka lain, seperti monyet daun merah (pesbytis rubicunda) dan bekantan (nasalis larvatus). Jadi, lanjutkan saja petualanganmu di alam terbuka Taman Nasional Tanjung Puting dan jadilah saksi keberagaman primata yang dimiliki Indonesia.

klotoktourtanjungputing.com

klotoktourtanjungputing.com

Gimana, travelers makin antusias, kan, ingin mengunjungi Tanjung Puting untuk melihat berbagai jenis primata? Pastinya akan jadi pengalaman tak terlupakan, nih. Buruan atur perjalanan kamu sekarang juga di pegipegi.com ya!

(Visited 458 times, 1 visits today)

Comments

To Top