Destinasi

Floating Market Lembang; Alternatif wisata Bandung yang wajib kunjung!

Floating Market di Lembang

Travelers, kalian lagi mencari tempat yang pas banget untuk mengisi liburan di sekitar Bandung? Kenapa tidak mencoba Floating Market Lembang? Tempat ini memang jadi salah satu destinasi wisata di Bandung, khususnya Bandung bagian utara, yang cocok untuk bersantai bersama keluarga. Suasana alam pedesaan menjadikan kawasan ini cukup bisa membuat kepala yang penat menjadi terhibur karena suasana di sana benar-benar asri dan teduh. Nah kali ini, Pegipegi mau ajak kalian menyisihkan waktu sejenak di sana.

Floating Market di Lembang

foto: bisbandung.com

Floating Market Lembang atau disebut juga dengan Pasar Apung Lembang dibuka pertama kali pada tanggal 12 Desember 2012, jadi dapat dibilang salah satu tempat wisata Bandung ini masih tergolong baru ya. Lokasinya berada di Jalan Grand Hotel no 33 E dengan luas sekitar 7 hektar. Hal unik yang bikin pengunjung terkesan tentu saja keberadaan sebuah Situ Umar yang cukup menyejukan mata. Pepohonan cukup memberi naungan, sedangkan pedestarian yang terseida tertata rapi sehingga semua alur ke semua wahana mudah diakses.

Tiket masuk menuju ke Floating Market Lembang adalah Rp10.000* per orang dan untuk parkir mobil adalah Rp5.000*. Tiket masuk tersebut dapat ditukarkan dengan berbagai minuman hangat di dalam, seperti choco latte, coffee latte, milo, atau lemon tea. Minuman ini pun cocok banget dinikmati di Lembang dengan cuaca yang cenderung dingin. Sedangkan untuk bisa menikmati wahana permainan, harga tiketnya cukup bervariasi, mulai dari Rp10.000* – Rp70.000* per orang.

Floating market Lembang

foto: Qefy Alghifari on flickr

 

Untuk melakukan transaksi, kalian bisa menukarkan uang dengan koin yang telah disediakan dengan warna berbeda-beda, seperti warna kuning untuk Rp5.000, biru untuk Rp10.000, pink untuk Rp50.000, dan warna oranye untuk Rp100.000. Tips-nya, agar transaksi di dalam makin lancar, travelers disarankan menukarkan koin Rp5.000 dan Rp10.000 dalam jumlah banyak daripada koin bernilai besar. Dan harap diingat ya travelers, koin yang sudah ditukarkan tidak dapat diuangkan lagi, meski tentu saja masih bisa membawanya pulang dan dapat digunakan kembali di lain waktu.

Saat memasuki area dalam, pemandangan menghijau dan danau akan menyambut dengan hangat. Kalian pun harus bersiap-siap mengeksplorasi tiap jengkal area Floating Market Lembang. Dan di sini, travelers pun bisa menikmati berbagai macam kuliner. Lalu, kuliner apa sih yang bisa dipilih di Floating Market Lembang? Kebanyakan sih menu tradisional dan khas nusantara, seperti siomay, tahu lembang, surabi, colenak, baso batu, tempe mendoan, sosis bakar, menu ikan, rujak, mie bakso, lotek, karedok, jagung bakar, otak-otak, ketan bakar, dim sum, jamur, dan masih banyak lagi. Harganya juga sangat bervariasi, mulai dari Rp5.000* – Rp35.000*.

Yang bikin beda adalah perahu yang dipakai untuk menjajakan makanan tertata dengan teratur sehingga kesannya begitu rapi. Dengan total sekitar 46 perahu, travelers yang datang pun bisa membeli menu apapun yang ingin dinikmati di Floating Market Lembang. Tinggal tukarkan koin yang tadi diperoleh di bagian pendopo dengan menu-menu yang dijual disana. Sambil mencicipi kuliner lokal, kalian pun bisa mengalihkan mata ke sekitar danau.

Selain itu, travelers yang datang juga dapat menyewa gazebo di sekitar situ atau danau dengan tarif Rp65.000* per jam. Kalau pengin dapat pengalaman lebih, kalian bisa ikut permainan seperti memberi makan ikan (biaya pakan Rp5.000*), kelinci (biaya koin Rp15.000*), angsa (biaya pakan Rp5.000*), bermain kano, ATV dengan biaya Rp50.000* untuk 3 putaran, flying fox, perahu kayuh, sepeda air, bermain sampan, memetik buah stroberi, serta melihat-lihat kebun sayur organik. Ibaratnya, berbagai aktivitas yang mungkin bisa dilakukan di beberapa tempat wisata Bandung, semua bisa dilakukan bersama-sama saat datang ke Floating Market Lembang!

Floating Market Lembang buka tiap dimana hari Senin – Kamis buka pukul 09.00 – 17.00, hari Jum’at – Sabtu buka pukul 09.00 – 20.00, sedangkan hari Minggu dibuka dari 08.00 – 20.00. Biar tidak berjubelan, mendingan kalian datang di pagi hari dan bukan saat momen weekend karena tempat ini akan dipadati oleh pengunjung dari berbagai kota.

 

Keterangan * : Harga berlaku pada saat artikel ini diterbitkan

(Visited 811 times, 1 visits today)

Comments

To Top