Destinasi

Fakta Menarik Kelabba Maja, Surga Wisata Tersembunyi di NTT

kelabba maja ntt

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi yang menyimpan potensi pariwisata melimpah. Sayangnya, sebagian besar wisatawan baru mengenal Labuan Bajo. NTT sendiri memiliki satu objek wisata yang jika dilihat dari balik kamera seperti bukan di Planet Bumi. Yups, kamu bisa menemukan wisata alam yang berbeda di Kelabba Maja.

Banyak yang menyebut objek wisata alam satu ini mirip seperti Zhangye Danxia Landform yang ada di Cina, loh. Kendati demikian, perbukitan khas Nusa Tenggara Timur ini tetap menyuguhkan daya tarik tersendiri. Ingin tahu apa saja keunikan yang bisa kamu temukan di sini? Simak ulasannya berikut, yuk!

Bukit Bebatuan Unik dan Warna-warni

kelabba maja ntt
Sumber: IG @seputarntt

Tebing berbatu sudah biasa, tapi nggak dengan tebing berbukit-bukit seperti yang satu ini. Panorama alam berupa tebing yang berderet tersebut memiliki beragam gradasi warna yang elok. Siapa pun pasti akan terkesima dengan geomorfologi petrografi yang terlihat seolah disapu dengan kuas raksasa.

Para wisatawan bisa melihat berbagai warna yang terjadi secara alami di salah satu bukit unik di Nusa Tenggara Timur ini. Gradasi warna seperti merah, cokelat, biru, dan putih terlukis sedemikian rupa di permukaan tebing-tebingnya. 

Keelokannya akan terlihat semakin memanjakan mata saat cuaca sedang cerah. Kondisi ini tentunya membuat para pengunjung berkesempatan untuk mengabadikan warna-warni tebing batu ini dengan kamera.

Dianggap sebagai Tempat Para Dewa

kelabba maja ntt
Sumber: IG @seputarntt

Selain dikenal dengan tebing berbukit, Kelabba Maja juga memiliki tiga batu yang dianggap oleh penduduk lokal sebagai batu keseimbangan. Ketiga batu berbentuk runcing yang berdiri kokoh tersebut melambangkan sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. 

Kelabba Maja juga termasuk sakral. Penduduk setempat, terutama warga Desa Gelanalalu, menganggapnya sebagai tanah dewa. Bukit-bukit ini dipercaya sebagai tempat suci berdiamnya Dewa Maja. Di bagian bukit tertentu juga terdapat sebuah batu yang pada umumnya digunakan oleh masyarakat sebagai altar pemujaan dewa.

Setiap tahun penduduk lokal mengadakan upacara penyembelihan hewan yang disimbolkan sebagai permohonan perlindungan dan kesuburan dari sang dewa. Mengingat sakralnya tempat ini, wisatawan yang berkunjung diharap untuk tetap menjaga sikap.

Pengunjung sangat disarankan untuk nggak berkata ‘kotor’ saat berada di area lokasi tersebut. Tak hanya itu saja, para wisatawan juga dilarang untuk menaiki puncak batu yang disakralkan oleh penduduk setempat, karena memiliki pantangannya sendiri.

Menjadi  Nomine Anugerah Pesona Indonesia

kelabba maja ntt
Sumber: IG @seputarntt

Keindahan Kelabba Maja menjadikan objek wisata alam ini sebagai salah satu nominasi dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) yang diselenggarakan pada 2018 silam. Masuk dalam kategori ‘Destinasi Surga Tersembunyi’ paling populer membuat perbukitan di Nusa Tenggara Timur ini kian terdengar.

Wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari mancanegara pun berbondong-bondong datang untuk menyaksikan secara langsung keindahannya. Meningkatnya jumlah pengunjung membuat pengelola objek wisata memberikan sejumlah fasilitas umum. 

Meski terbilang cukup terbatas, setidaknya lahan parkir dan toilet yang disediakan bisa menunjang kenyamanan. Untuk bisa mengunjungi objek wisata ini, kamu harus menyiapkan fisik yang fit. Pasalnya, perjalanan menuju ke tempat ini terbilang cukup sulit.

Wisata alam NTT ini terletak di Pulau Sabu, tepatnya di Wadumaddi, Hawu  Mehara, Sabu Raijua. Perjalanan bisa dimulai dari pelabuhan di Pulau Sabu. Kamu bisa menggunakan pesawat dari Bandar Udara El Tari di Kupang. Maskapai yang melayani penerbangan dari Kupang ke Pulau Sabu yaitu Susi Air.

Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan jalur laut dengan menaiki kapal ferry dari Dermaga Bolok Kupang. Perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 13 jam. Setibanya di Pulau Sabu, perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan kendaraan roda dua atau empat menuju ke Desa Gelanalalu.

Sayangnya, kamu nggak bisa menggunakan kendaraan untuk tiba tepat di lokasi wisata. Kamu harus berjalan kaki dari Desa Gelanalalu selama kurang lebih dua jam. Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk menyiapkan tubuh yang fit sebelum melakukan perjalanan jauh ini. 

Mengingat sulitnya medan yang harus dilalui, Kelabba Maja rasanya belum bisa direkomendasikan sebagai objek wisata keluarga. Saat berkunjung ke sini, pastikan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan bisa melindungimu dari teriknya matahari. Objek wisata ini dibuka setiap hari, mulai pukul tujuh pagi hingga lima sore.

Tarif masuk yang dikenakan sangat terjangkau, yakni Rp10.000* per orang. Namun, untuk bisa menjelajahi bukit dan tebingnya, kamu harus ditemani oleh pemandu wisata lokal atau penduduk lokal, ya.

Rasa lelah dan letih selama perjalanan akan langsung terbayarkan dengan eloknya pesona perbukitan karst. Jika datang pada musim kemarau dan matahari sedang bersinar terang, maka warna-warni alami perbukitan ini akan terlihat semakin mencolok. Sangat disayangkan jika kemegahan tersebut nggak diabadikan dan dibagikan melalui sosial media.

Nah, itu dia beberapa informasi menarik seputar Kelabba Maja. Bagi kamu yang tertarik traveling ke sana, jangan lupa pesan tiket pesawat dan hotel promo hanya di Pegipegi biar lebih hemat! 

PESAN TIKET PESAWAT PESAN HOTEL MURAH

*Harga berlaku saat artikel dibuat

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play
apps-store

Comments

To Top
%d bloggers like this: