User Review

Ekspedisi Kerinci, gunung dengan sejuta misteri

Gunung Kerinci

Kerinci menjadi gunung di Pulau Sumatra yang ingin ditaklukan oleh pendaki sejati. Biarpun sudah berpengalaman menaklukan gunung-gunung di di tanah Jawa, namun mereka yang benar-benar suka tantangan pasti akan membidik Gunung Kerinci karena trek dan energi yang dikeluarkan harus dipertimbangkan secara matang. Biar tahu lebih banyak tentang Kerinci di Propinsi Jambi, simak bareng-bareng yuk ulasan dari Pegipegi.

 

Gunung Kerinci

foto: Indonesia.travel

Sejarah Kerinci di Tanah Sumatra

Keberadaan Taman Nasional Sumatra di sekitar Kerinci selalu dikait-kaitkan dengan manusia pendek dengan ciri-ciri tinggi kurang dari 140 cm, tubuh berbulu, berjalan tegak, wajah kelihatan sudah tua dan selalu membawa tombak. Legenda ini sudah muncul sejak ratusan tahun yang lalu dan masih menjadi misteri hingga kini.

Berbagai penelitian pun dilakukan oleh saintis dunia. Bahkan National Geographic menerjunkan langsung ilmuwan mereka ke tengah-tengah Taman Nasional Kerinci Seblat untuk mencari tahu lebih banyak lagi tentang makhluk misterius tersebut. Namun hingga sekarang hasilnya masih nihil karena jejak manusia pendek tidak pernah terdeteksi.

 

Ekplorasi Kerinci Untuk Petualang Sejati

Sebagai salah satu gunung tertinggi di Sumatra, tentu membuat pendaki lokal dan mancanegara tertarik untuk menaklukannya. Dengan tinggi sekitar 3.805 meter di atas permukaan laut, ini membuat perencanaan harus dilakukan dengan matang, seperti memperkirakan faktor cuaca, perbekalan, peta, dan pemandu berpengalaman. Travelers, biar acara memanjat Kerinci sukses dengan tubuh fresh, kalian bisa beristirahat di penginapan yang ada di kaki gunung.

Untuk bisa sampai ke puncak, tiap pendaki harus melewati beberapa pos dan shelter dengan ketinggian yang berbeda-beda. Mulai dari Pintu Rimba (1800 mdpl) – Pos 1 (1900 mdpl) – Pos 2 (2000 mdpl) – Pos 3 (2250 mdpl) – Shelter 1 (2500 mdpl) – Shelter 2 (2950 mdpl) – Shelter 3 (3200 mdpl) – dan Puncak Kerinci (3805 mdpl). Rentang waktu yang diperlukan untuk tiba di masing-masing pos dan shelter pun cukup bervariasi, mulai dari 30 menit hingga 4 jam tergantung dari kecepatan para pendaki.

Rasa lelah dan keringat yang mengucur untuk bisa sampai ke puncak Kerinci akan terbayar dengan view eksotis dari kota Jambi, Bengkulu dan Padang. Bahkan kalau cuaca lagi cerah, Samudera Hindia bisa dilihat dari ketinggian. Nikmati juga kawah Gunung Kerinci berukuran raksasa, yaitu 120 x 400 meter dengan air berwarna kehijauan. Alihkan pandangan lagi ke sebelah timur karena disana terdapat Danau Bento, yaitu rawa tertinggi di Sumatra yang memiliki air jernih.

Jika kamu memegang kamera, putar lagi kebelakang karena disana terdapat Gunung Tujuh yang mempunyai kawah perawan yang sangat indah. Hampir semua pendaki yang akhirnya berhasil sampai di puncak Kerinci speachless dan hanya bisa terpukau dengan lukisan alam yang terhampar di hadapan mereka. Ya, memang sangat menyenangkan bisa berdiri di puncak gunung tertinggi di Sumatra. Rasanya puas sekali.

Udara yang segar, panorama menakjubkan, awan yang tergantung di langit, serta view khas pegunungan yang berwarna hijau membuat mereka yang berhasil mencapai puncak hanya sanggup memuji kebesaran Tuhan. Tapi kalian tidak bisa berlama-lama ada di puncak karena kamu disarankan segera turun sebelum jam 10.00. Kenapa? Karena biasanya awan akan terbang rendah sehingga kalau terlambat, kalian bisa tersesat karena trek untuk turun menjadi sulit ditemukan.

Travelers, kalau pengin mengeksplorasi Kerinci lebih banyak, sediakan waktu juga untuk datang ke Gunung Tujuh. Tempatnya bersebelahan kok jadi kalian akan punya koleksi foto lebih banyak. Oh ya, Taman Nasional Kerinci Seblat juga menjadi spot untuk penelitian lho. Di tempat ini banyak hidup flora dan fauna yang menjadi binatang khas Sumatra, seperti badak sumatra, harimau sumatra, tapir, kuskus, macan tutul, siamang, dan gibbon. Karena keragaman hayati yang dimiliki, tak jarang banyak spesies yang ditemukan disana.

Dapat mencapai puncak dan sekaligus mengagumi lukisan alam yang sempurna ini pasti meninggalkan memori indah buat para pendaki. Selamat berpetualang!

(Visited 4,382 times, 1 visits today)

Comments

To Top