Destinasi

Dusun Bambu, Idola Baru di Bandung

 

Lutung Kasarung

Lutung Kasarung

Buat travelers yang hobi banget liburan ke Bandung, pastinya udah tau dong ada tempat wisata baru di ibukota Jawa Barat itu. Terletak di kawasan Lembang yang dingin, sekitar 30 menit dari pusat kota Bandung, Dusun Bambu menawarkan one-stop entertainment bertema alam dan nuansa Sunda tradisional untuk kamu yang sudah bosan menjelajah factory outlet maupun mall di Bandung.

Dusun Bambu ini termasuk area wisata baru di kawasan Bandung dan Lembang. Terletak di Jl. Kolonel Masturi KM 11, Cisarua, Bandung Barat, Dusun Bambu terbagi menjadi beberapa area untuk aktivitas berbeda. Kamu bisa menemukan area-area seperti Kampung Layung yang merupakan tempat penginapan berupa cottage bernuansa kayu, Lutung Kasarung yang berupa kafe berdesain unik seolah bergelantungan di antara pepohonan, Burangrang yang merupakan restoran keluarga dengan suguhan hidangan Indonesia, Purbasari yang menyuguhkan hidangan tradisional Sunda dengan konsep lesehan di gazebo-gazebo bambu di tepi danau, serta Pasar Khatulistiwa di mana kamu bisa membeli berbagai sayur dan buah segar maupun snack dan suvenir khas Sunda.

Sebelum bisa menikmati seluruh area di Dusun Bambu, tentunya kamu harus membayar tiket masuk dulu. Selain mengeluarkan Rp10.000 per orang, untuk kamu yang membawa kendaraan juga harus membayar Rp10.000 sebagai retribusi ya. Dan, seperti halnya tempat wisata baru, kamu juga harus siap dengan keramaian yang ada di sana.

Dibandingkan area lain, Café Burangrang mungkin memiliki bangunan paling modern yang ada di Dusun Bambu. Kafe ini memang tidak jauh berbeda dengan kafe-kafe yang biasa kamu temui di kawasan Dago Pakar. Apalagi, letaknya yang cukup tinggi membuat para pengunjung bisa menikmati pemandangan spektakuler sambil menyantap makanan mereka. Café Burangrang ini juga terbilang luas kok, travelers, karena bisa menampung hingga 600 pengunjung. Kalau mau mencoba menu istimewa mereka, kamu bisa memesan Ayam Bakar Bambu Betutu, Bebek Bakar Bambu Betutu, Nasi Bakar Kelapa Muda atau Cumi Ala Dusun Bambu.

Sementara itu, Lutung Kasarung tampaknya menjadi idola para kaum muda. Maklum saja, bentuk kafenya sangat unik seperti kandang burung raksasa yang bergantung di atas pohon. Antara satu ruangan dengan ruangan lain dihubungkan dengan jembatan kayu sehingga memberikan pengalaman unik untuk kamu dan rombongan.

Kalau kamu ingin menikmati suasana Dusun Bambu lebih lama, menginap di Kampung Layung bisa menjadi opsi. Penginapan ini baru beroperasi pada Maret 2014, jadi terbilang masih baru kan? Tipe kamar yang bisa kamu pilih adalah Villa 1 Kamar dan Villa 2 kamar. Tarif kamar pada saat weekdays berkisar antara 2,25 juta per malam hingga 3,25 juta per malam. Sementara, untuk akhir pekan rate nya berkisar antara 2,85 juta per malam hingga 3,85 juta per malam. Tapi, kalau kamu memilih long weekend, rate nya bisa melonjak hingga 3,25 juta per malam hingga 4,25 juta per malam.

Meskipun terdengar mahal, tapi perlu kamu catat bahwa setiap villa dilengkapi dengan layanan kamar 24 jam, akses WiFi gratis, TV satelit, bathroom amenities gratis, teh dan kopi gratis, peralatan BBQ serta dapur dan peralatan lengkapnya.

Tuh, lengkap kan fasilitas dan hiburan yang ada di Dusun Bambu? Gak ada salahnya kamu mengunjungi tempat ini saat liburan berikutnya, travelers.

 

Kalau kamu merasa keberatan dengan tarif penginapan di Dusun Bambu, kamu bisa mencari hotel di sekitar Bandung dan Lembang yang murah meriah melalui Pegipegi. Langsung aja yuk booking di Pegipegi!

 

(Visited 3,432 times, 1 visits today)

Comments

Click to comment

Comments

To Top