Destinasi

Danau Matano, terdalam di Asia Tenggara

Danau Matano

Namanya belum setenar Danau Toba di Medan, Sumatera Utara, tapi pesona Danau Matano gak bisa dipandang sebelah mata. Danau Matano terletak di Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Pelesiran ke sini, mustahil kamu tidak jatuh cinta dengan danau yang diklaim sebagai yang terdalam di Asia Tenggara. Mata kamu bakal dimanjakan dengan jernihnya biru air danau, yang membuatmu bisa melihat danau hingga kedalaman 20 meter!

Danau Matano

foto: www.ritapuspita.freeiz.com

Danau Matano terbentuk dari ribuan mata air akibat gerakan tektonik di litosfer. Kini, danau ini menjadi rumah buat aneka ikan serta burung danau terbang dan dikelilingi Pegunungan Verbeek nan hijau. Tak hanya itu,  sejumlah fauna eksotis, seperti kepiting bungka, udang, siput, keong air tawar dan yang paling kesohor dari Danau Matano, ikan purba buttini yang memiliki nama latin Glossogobius matanensis juga menempati danau ini. Meski bentuk ikan purba ini cukup aneh karena bola matanya menonjol keluar dengan kulit berwarna kecokelatan, dagingnya terasa gurih saat dimakan sehingga menjadi ikan yang paling digemari masyarakat setempat.

Karakteristik Matano juga unik karena posisinya yang lebih rendah dari permukaan laut. Hal ini merupakan fenomena alam langka yang hanya bisa ditandingi oleh Laut Mati. Menyelami Danau Matano dipercaya bakal memuaskan para diver, tapi berenang di pinggir Matano juga menawarkan pengalaman tak kalah menyenangkan.

Suhu air di Danau Matado tidak dingin, karena danau ini termasuk danau cryptodepression, yang bagian dasarnya lebih dalam dari permukaan laut. Kamu juga bisa berenang ataupun bermain kayak di Pantai Ide, pokoknya, kalo kamu pecinta air dan aktivitas berhubungan dengan air lainnya, dijamin betah di sini!

Enaknya lagi, meski lokasi pantai ini terletak di kawasan perusahaan tambang PT Vale Indonesia Tbk, Pantai Ide teruka untuk umum bahkan tanpa biaya masuk untuk menikmati keindahan pantainya. Pantai Ide juga memiliki dermaga sepanjang 50 m yang menjorok ke pinggir danau. Kalau lagi beruntung, kamu bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan, yakni senja di danau dengan latar pelangi yang mengalungi Pegunungan Verbeek.

Buat kamu yang mencintai wisata sejarah, menyambangi Danau Matano gak ada salahnya. Di bibir danau ini yang sebagian adalah tebing batu papan, juga terdapat beberapa lubang yang di dalamnya sisa peninggalan sejarah. Barang-barang seperti tombak, parang, dan peralatan rumah yang terbuat dari besi kuningan, yang diprediksi sudah ada sejak ratusan tahun silam.

Ada juga gua yang lokasinya berada tidak begitu jauh dari pemukiman penduduk. Di gua ini, banyak terdapat tulang belulang dan tengkorak manusia serta dihuni banyak kelelawa. Warga setempat menyebut gua tersebut Gua Tengkorak. Konon, tengkorak tersebut sudah ada sejak ratusan tahun silam sebelum masyarakat setempat mengenal ajaran agama. Mereka yang telah meninggal dunia dimasukkan ke dalam liang batu.

Buat kamu yang bosan dengan wisata air yang begitu-begitu saja, memasukkan Danau Matano sebagai salah satu tujuan wisata dijamin nggak akan bikin kamu nyesel!

(Visited 444 times, 1 visits today)

Comments

To Top