Destinasi

Keindahan Danau Dendam Tak Sudah, tak seaneh namanya

Danau-Dendam-Tak-Sudah

Apa reaksi traveler saat pertama kali mendengar Danau Dendam Tak Sudah? Pasti aneh ya? Namun di balik keanehan nama tersebut, danau ini menyimpan keindahan yang patut mendapat acungan jempol.

Nama Danau Dendam Tak Sudah sebenarnya lebih mirip seperti judul film kolosal daripada sebuah destinasi wisata. Meski begitu, danau ini jauh dari kesan horor seperti kedengarannya, traveler. Sebaliknya, danau ini begitu mempesona dan menyimpan legenda yang memang menarik perhatian para wisatawan.

Mau tahu kisah yang melatarbelakangi nama Danau Dendam Tak Sudah? Yuk intip secuil ceritanya.

Danau-Dendam-Tak-Sudah

foto : www.1001wisata.com

Legenda Danau Dendam Tak Sudah

Penamaan Danau Dendam Tak Sudah ini memiliki beberapa versi traveler, namun kebanyakan dari cerita tersebut berkisah tentang percintaan sepasang kekasih yang akhirnya tak bisa hidup bersama. Mirip kisahnya Romeo dan Juliet, traveler.

Menurut versi pertama, zaman dulu ada sepasang kekasih yang sudah lama saling mencintai. Sayang, romantisme mereka ditentang orang tua si gadis yang kemudian menjodohkannya dengan pemuda lain. Demi mempertahankan cinta, mereka nekat menceburkan diri ke dalam danau yang kemudian bernama Danau Dendam Tak Sudah.

Masyarakat setempat percaya sejak saat itu di dalam Danau Dendam Tak Sudah hidup dua ekor lintah besar yang merupakan jelmaan sepasang kekasih tadi.

Sementara legenda kedua yang melatarbelakangi Danau Dendam Tak Sudah berkisah sebaliknya. Dalam kisah cinta yang kedua ini, justru si pemuda yang dijodohkan dengan gadis lain karena orang tuanya tak merestui hubungan dia bersama wanita pujaannya.

Saat hari pernikahan pemuda dengan wanita yang dijodohkan kepadanya, si mantan kekasih menangis terus menerus tiada henti. Lalu tiba-tiba keanehan terjadi karena air mata sang gadis mengalir deras hingga akhirnya membentuk Danau Dendam Tak Sudah.

Versi lain soal sejarah Danau Dendam Tak Sudah ini justru berhubungan dengan masa penjajahan Belanda yang membuat dam di danau ini, Namun pembangunan dam terhenti di tengah jalan atau tidak pernah selesai hingga sekarang.

Dam Tak Sudah, begitu seharusnya menyebut pembangunan dam yang mangkrak ini. Tapi entah mengapa kemudian berubah menjadi Dendam Tak Sudah.

Kekayaan Danau Dendam Tak Sudah

Di balik keanehan nama serta berbagai versi legenda Danau Dendam Tak Sudah, danau ini menawarkan keindahan yang tak terelakkan, traveler. Keanekaragaman flora dan fauna yang hidup di sekitar menjadi andalan Danau Dendam Tak Sudah ini, bahkan pemerintah Hindia Belanda menetapkan danau sebagai kawasan cagar alam sejak 1936, traveler.

Saat kamu berkunjung ke sini, kamu pasti akan kagum dengan aneka hewan dan tumbuhan yang mewarnai Danau Dendam Tak Sudah. Belum lagi suasana tenang dan asri karena danau ini dikelilingi perbukitan yang rimbun.

Di Danau Dendam Tak Sudah yang memiliki seluas 37,5 hektar ini kamu bisa menemuan sejumlah ikan langka yang dilindungi, traveler. Contohnya, ikan dari famili Anabantidae, Bagridae dan Cyprindae.

Namun yang paling khas dari Danau Dendam Tak Sudah ini adalah adanya tumbuhan langka, Anggrek Pensil. Saat musim berkembang, anggrek ini bisa kamu temukan di pinggir danau yang membuat suasana makin cantik.

Keberadaan hewan lain seperti kera ekor panjang, babi hutan, siamang, burung kutilang sampai ular phyton menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan Danau Dendam Tak Sudah.

Lokasi Danau Dendam Tak Sudah

Untu menuju Danau Dendam Tak Sudah, traveler nggak akan menemukan kesulitan, karena lokasinya sangat dekat, kurang lebih enam kilometer dari pusat Kota Bengkulu.

Dengan menggunakan kendaraan pribadi, kamu hanya butuh waktu tempuh 30 menit menuju ke Danau Dendam Tak Sudah yang cantik ini. Traveler juga bisa menggunakan kendaraan umum dari terminal Panorama di pusat kota dan jika menemukan Jalan Kapten Pierre Tendean, berarti kamu sudah sampai di Danau Dendam Tak Sudah.

(Visited 154 times, 1 visits today)

Comments

To Top