Destinasi

Calvin Jeremy: Liburan Sekaligus Syuting di Eropa

Di tahun 2014 kemarin, Calvin Jeremy punya pengalaman seru, yaitu syuting video klip untuk singelnya  “Ada Untukmu” di Eropa. Kelahiran 6 Mei 1991 ini didukung oleh Kementerian Luar Negeri dan sebuah perusahaan situs browser untuk syuting video klip di Belanda.

Ingin membahagiakan fans

Selain didukung oleh pihak-pihak penting, Calvin punya alasan khusus soal Belanda yang ia pilih sebagai tempat syuting. “Aku terinspirasi sama Calvriends (sebutan untuk fans Calvin). Untuk mereka yang belum pernah ke Belanda bisa merasakan keindahan Belanda lewat video klip “Ada Untukmu”,” ucapnya sambil tersenyum.

Di Belanda, cowok yang baru aja merilis singel baru berjudul “Tak Berdua” ini nggak cuma kerja, tapi juga liburan. “Waktu itu, aku dua minggu di Belanda. Waktunya aku bagi antara bekerja dan jalan-jalan. Aku juga mengajak keluargaku liburan ke sana karena bisa mengunjungi Eropa bersama keluarga adalah impianku dari dulu. Dan tahun lalu kesampaian!” kenang Calvin yang sebelumnya belum pernah ke Eropa.

Happy di Belanda

Di negeri kincir angin tersebut, Calvin syuting video klip di lima kota, seperti Amsterdam, Rotterdam, Volendam, Deh Haag, dan Arnhemn. Di kota-kota tersebut tentu aja Calvin menikmati berbagai keindahan yang ada di dalamnya. “Di masing-masing kota, kami jalan-jalan gitu, deh! Banyak tempat serunya kayak Museum Van Gogh, Rijks Museum, Maduroda, dan Red Light District,” bebernya.

Calvin juga cerita ke PegiPegi soal kota-kota favoritnya di Belanda. “Aku suka Amsterdam secara keseluruhan. Semuanya tertata dengan baik dan well organized. Makanya di sana banyak yang naik sepeda. Memang di sana king of the road-nya adalah pengendara sepeda. Kalau Arnhem aku juga suka karena di situ ada restoran Batavia. Restoran makanan Indonesia yang enak banget, tapi kalau harganya di-kurs ke rupiah, harganya mahal maksimal. Dan di sana banyak orang Indonesia. Rotterdam aku suka karena di sana sepi, lebih tenang, dan kota pelajar banget,” curhat alumni Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang jurusan Bisnis ini.

10419561_476350845845138_5888954144628287687_n

Dok, Instagram Calvin Jeremy

10425039_475833069230249_5188504013056288024_n

Dok. Instagram Calvin Jeremy

10483248_488887151258174_8632202540154202328_n

Dok. Instagram Calvin Jeremy

Nge-fans sama Eifeel Tower

Calvin dan keluarga juga sempat melanjutkan perjalanan ke Paris. Sayangnya, menurut Calvin, Paris nggak seindah cerita di film-film. “Beberapa spot di subway-nya kotor. Orang-orangnya juga less friendly,” ungkapnya singkat. Tapi, begitu ia melihat Eiffel Tower, Paris langsung terlihat indah di matanya.

“Semua kekurangan di kota Paris seakan sirna. Bangunan itu adalah spot favorit aku di Paris. Apalagi tempat itu kan romantis banget! Hihihi… Bukan cuma bagus pas malam, tapi pas siang juga bagus. Bangunannya megah dan bersih. Dan yang paling aku suka selama trip ke Perancis dan Belanda adalah udaranya dingin, sekalipun ketika itu masih summer. Kayak pakai AC, tapi di ruangan terbuka.

10347159_476010915879131_4716026538786135497_n

Dok. Instagram Calvin Jeremy

Mahalnya makanan di Paris

Selama di Paris, Calvin nggak melakukan wisata kuliner. Soalnya, semua harga makanan di sana serba mahal. “Kasihan, ya, aku cuma makan makanan siap saji di sana. Bukan cuma makanan yang mahal, tapi semua barang juga mahal di sana. Jadi, aku cuma menikmati pemandangan indahnya. Bayangin deh, beli ayam goreng siap saji se-bucket di Indonesia kan harganya Rp 150 – 180 ribu. Di Paris kalau harganya di-kurs ke rupiah, harganya bisa Rp 700 ribu!” tukasnya.

Sebenarnya harga-harga makanan di Belanda juga mahal, tapi setidaknya Calvin sempat menikmati makanan-makanan enak di sana. “Snack-snack kayak poffertjes, frikandel, bitterballen, stroopwafel, dan lain-lain enak semua! Semuanya dijual di mini market nasional mereka. Namanya Albert Heijn. Rasanya Belanda banget. Authentic gitu dan personally aku memang suka sama makanan manis. Hehehe,” bilang cowok manis ini.

franchisenemers-ah-eisen-miljoenen-van-ahold

www.nu.nl.com

Snack di Belanda memang enak, tapi nggak ada yang bisa menggantikan sedapnya makanan Indonesia. “Selama di sana, aku kangen banget sama makanan Indonesia! Makanan Indonesia still the best dan yang jadi favoritku adalah martabak manis keju,” tutup Calvin.

(Visited 385 times, 1 visits today)

Comments

To Top