Tips

7 Buku Traveling Terbaik untuk Inspirasi Liburan

buku inspirasi travel

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengucapkan selamat Hari Buku Nasional 2020 yang jatuh pada hari Minggu, 17 Mei 2020. Ucapan selamat tersebut disampaikan Jokowi lewat akun media sosialnya dengan memajang foto ilustrasi dirinya sedang membaca buku disertai tulisan ‘Selamat Hari Buku Nasional 17 Mei 2020. Presiden Joko Widodo’.

Jokowi berpesan “Menjalani hari-hari di tengah pandemi Covid-19 ini kita semua hidup dalam keterbatasan. Kegiatan terbatas, pertemuan terbatas, bahkan ruang gerak terbatas,” dalam keterangan foto unggahannya.

Menurut Jokowi, masa pandemi memungkinkan masyarakat memiliki banyak waktu untuk membaca buku. Dengan membaca buku, kita bisa mendapati beragam inspirasi yang bermanfaat untuk hidup kita. 

“Saat-saat seperti inilah kita lebih punya waktu untuk membaca buku, baik buku fisik maupun buku digital,” ucap Jokowi. “Buku apa saja yang Anda baca selama masa pandemi ini?” imbuh Jokowi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Di masa pandemi ini, Pegipegi merangkum tujuh buku yang dapat menjadi inspirasi kamu selama di rumah aja. Siapa tahu inspirasi ini bisa bermanfaat untuk #NantiKitaPegipegiLagi. 

1. Seven Years in Tibet

Buku ini membahas pelarian Heinrich Harrer dan rekannya, Peter Aufschnaiter, dari kamp interniran Inggris di India. Harrer dan Aufschnaiter kemudian melakukan perjalanan melintasi Tibet ke Lhasa. Di sini mereka menghabiskan beberapa tahun dan Harrer menggambarkan budaya Tibet kontemporer secara terperinci. Harrer kemudian menjadi tutor dan teman Dalai Lama ke-14. Pada tahun 1997, buku ini diadaptasi menjadi film yang dibintangi oleh Brad Pitt. 

Harrer yang merupakan seorang pendaki tidak membahas banyak tentang pendakian yang dilakukan Aufschnaiter dan dirinya sendiri. Kisah lebih banyak mengenai perjalanan yang menakjubkan melalui Tibet dan persahabatan dengan Dalai Lama. Dalam kisah ini mereka berjalan kaki sekitar 1.600 kilometer dan melewati banyak lintasan dengan ketinggian 5 ribu meter tanpa peralatan apa pun. Perjalanan mereka dimulai di India Barat Laut dengan melewati Nepal untuk sampai ke Lhasa. Pada masa sebelum invasi Cina, budaya Tibet tetap terjaga selama lebih dari 2.000 tahun. Dalam catatan tambahan, Harrer bercerita tentang bagaimana semua budaya itu telah dihapuskan hanya dalam 50 tahun kemudian. 

2. Eat Pray Love

Dalam memoar Elizabeth Gilbert 2006 “Eat, Pray, Love”, sang novelis dan jurnalis menceritakan perjalanannya melintasi Italia, India, dan Indonesia. Empat tahun kemudian, cerita ini diadaptasi ke dalam film dengan judul yang sama dibintangi oleh aktris Julia Roberts. 

Di awal perjalanan spiritualnya, Elizabeth memberikan ringkasan jujur tentang keterampilan bepergian. Ia tidak pandai berbaur dengan baik di banyak tempat dan melakukan penelitian mengenai destinasi yang ingin dikunjungi serta tidak memiliki adaptasi yang baik terhadap makanan karena ia memiliki masalah pencernaan. Namun, ia memiliki satu bakat yang hebat yakni ia bisa berteman dengan siapa pun.

Secara keseluruhan, buku ini menggambarkan mengenai perasaan seorang wanita terhadap hak dan ketidakmampuannya untuk terus bergerak lebih jauh dari itu meskipun dia memang melakukan upaya yang berani untuk melakukannya.

3. The Alchemist

Sebuah buku tentang bagaimana kita dapat mengejar impian. Buku ini berkisah tentang seorang anak laki-laki gembala muda dari Spanyol ke Mesir dan bagaimana ketika ia mengikuti kata hatinya, mengikuti arus, dan belajar cinta dan makna hidup. Buku ini dipenuhi dengan kutipan indah dan inspiratif. Salah satu kutipan yang menarik adalah “Jika kamu dapat selalu berkonsentrasi pada masa sekarang, kamu akan menjadi orang yang bahagia … hidup akan menjadi pesta untuk kamu, sebuah festival besar, karena hidup adalah saat kita hidup sekarang.”

4. Unlikely Destinations

Ditulis oleh para pendiri Lonely Planet, sebuah penerbit buku panduan perjalanan yang telah menjual 120 juta buku sejak berdiri di tahun 2011. Buku tebal ini menceritakan awal dan kebangkitan perusahaan buku panduannya yang sangat populer di kalangan traveler, mungkin saat ini kamu memilikinya di rumah. Kisah ini bercerita tentang perjalanan mereka dari Inggris pada 1970-an hingga awal abad ke-21. Kamu akan menemukan semua kisah perjalanan mereka dan belajar tentang perjuangan bisnis awal mereka. Buku ini menjadi bacaan yang menarik tentang perjalanan bisnis dan dari sebuah perusahaan yang telah mengubah cara kita bepergian.

5. Serial Naked Traveler

Serial Naked Traveler merupakan kisah perjalanan dari seorang travel blog masyhur, Trinity. Serial pertama dari Naked Traveler diterbitkan pada tahun 2007 dan yang terakhir serial ke-8 terbit pada tahun 2019. Semua cerita merupakan kisah perjalanan hidupnya dan seluruhnya memiliki cerita yang menarik untuk ditelisik. Pada tahun 2017, serial buku ini diadaptasi menjadi film dengan judul Trinity, The Nekad Traveler yang dibintangi oleh Maudy Ayunda. 

Membaca buku ini kita akan diajak jalan-jalan ke berbagai tempat menarik dan eksotis. Apalagi didukung dengan ilustrasi dan foto-foto cantik, jadi semakin betah untuk membacanya. Kamu akan diajak untuk menjelajahi berbagai benua dan negara seperti mengeksplorasi keindahan Afrika, mulai dari Seychelles, mengintip kehidupan ekspatriat di Dar es Salaam, soal dugem di Afrika, bulan madu sendirian di Zanzibar, terjebak di antara jutaan satwa di Tanzania, mengikuti kapal ekspedisi penelitian bawah laut di Pulau Koon, mencoba aktivitas pemompa adrenalin di New Zealand, terbakar matahari setelah siklon di Fiji, hingga bertemu dinosaurus terbesar di dunia di Kanada.

6. 5 cm

Buku 5 cm ini menceritakan tentang persahabatan lima orang bernama Arial, Riani, Zafran, Ian, dan Genta di mana mereka telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Secara ringkas, kisah buku ini dimulai ketika mereka jenuh akan aktivitas yang selalu mereka lakukan bersama. Muncullah ide untuk tidak saling berkomunikasi dan bertemu satu sama lain selama tiga bulan. Puncak dari permasalahan dalam novel ini adalah lima sahabat itu berhasil untuk mencapai puncak tertinggi Jawa, Mahameru yakni di Gunung Semeru. 

Pada tahun 2012, buku ini diadaptasi ke dalam film dengan dibintangi Herjunot Ali, Fedi Nuril, Pevita Pearce, Saykoji, Denny Sumargo, dan Raline Shah. 

Kutipan yang menarik dan menjadi inti dari judul buku ini adalah “…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan…sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa, percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu.” Sebuah tekad yang menjadi inspirasi bagi pembaca untuk terus maju menggapai impian. 

7. The Caliph’s House: A Year in Casablanca

Tahir Shah berbagi kisah yang sangat menghibur tentang membuat mimpi eksotis menjadi kenyataan. Ini adalah kisah tentang keluarganya yang pindah dari dinginnya London, Inggris ke teriknya Casablanca, Maroko. 

Di lingkungan barunya, ia membeli Dar Khalifa, reruntuhan rumah besar di tepi laut di Casablanca yang dulunya milik khalifah kota, atau pemimpin spiritual. Di rumah barunya tersebut yang telah kosong bertahun-tahun dipercaya dihuni oleh jin dan jika ingin dibersihkan, maka ia harus melakukan ritual pengusiran setan yang rumit yang melibatkan kambing kurban. Tidak sampai di situ, ia juga menghadapi petualangan lainnya seperti berurusan dengan tetangga gangster yang bermaksud mencuri properti mereka, Shah harus mengatasi budaya baru dan semua yang menyertainya.

Membaca buku tentu akan menambah ilmu. Di masa pandemi seperti sekarang, membaca buku dapat menjadi aktivitas yang dapat mengurangi stress kamu. Kalau sudah waktunya #NantiKitaPegipegiLagi, jangan lupa, selalu pesan tiket pesawat, tiket kereta, tiket bus, dan hotel murah di Pegipegi, ya!

PESAN TIKET BUS MURAH PESAN TIKET PESAWAT MURAH PESAN TIKET KERETA API MURAH CARI HOTEL MURAH

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top