Destinasi

Bersantai di ‘private beach’ Nusa Dua Bali

Nusa Dua

Kalo liat sekilas foto-foto Nusa Dua di majalah atau website travel, kamu mungkin akan menyangka kalo obyek wisata favorit turis mancanegara ini sama aja dengan pantai-pantai di Bali pada umumnya. Pasir putih bersih, air laut biru jernih, nyiur melambai tertiup angin .. bukankah pemandangan semacam ini biasa kita lihat di pantai-pantai manapun di Nusantara?

Bedanya Nusa Dua dengan pantai lain di Bali

Nusa Dua

Club Med, salah satu pantai di Nusa Dua
foto: www.theperfectwave.com.au

Nusa Dua nggak terlalu sulit dijangkau karena jaraknya nggak terlalu jauh dari ibukota Denpasar, 35 km saja, travelers. Tapi lokasi wisata yang masih masuk dalam wilayah Kabupaten Badung ini lebih mudah didatangi kalo kamu berangkat dari Bandara Ngurah Rai, atau segera setelah kamu turun dari pesawat. Naik aja taksi bandara ke Nusa Dua, karena jarak Bandara-Nusa Dua cuma 15 km. Nusa Dua juga dekat dengan obyek wisata populer lain di Bali seperti Kuta (30 menit) dan Jimbaran (15 menit).

Begitu menginjakkan kaki di pasir putih Pantai Nusa Dua, kamu akan tau kenapa pesisir pantai yang cantik itu dinamakan Nusa Dua. Nggak jauh dari pantai kamu bisa melihat dua pulau tandus yang nggak berpenghuni dan keduanya dihubungkan semacam jalur pasir putih yang bakal jelas terlihat kalo laut sedang pasang surut.

Ada juga Waterblow, atraksi menarik di Nusa Dua, tepat di sepan hotel mewah Grand Hyatt Hotel. Datanglah ke sini ketika air sedang pasang supaya kamu bisa nikmatin asyiknya main hujan-hujanan dengan air asin waktu gelombang laut datang dan menerpa deretan batu karang di ujung tanjung paling tenggara di Pulau Bali ini.

Waterblow Nusa Dua

foto: www.baliopentrip.com

Nusa Dua nggak jauh dari Tanjung Benoa yang udah mashyur berkat aktivitas watersportnya. Jadi kamu bisa kok mencoba aneka olahraga ekstrim seperti parasailing buat ngerasain gimana mendebarkannya ‘terbang’ di atas birunya samudra dan gedung-gedung hotel Nusa Dua.

Kamu juga nggak akan menemukan suasana hiruk pikuk seperti yang kamu lihat di Kuta atau Sanur, travelers. Sejauh mata memandang, panorama Nusa Dua adalah birunya air laut di satu sisi dan deretan hotel megah di sisi lain. Hotel-hotel di Nusa Dua memang bukan sembarang hotel, karena selain Grand Hyatt Hotel masih ada hotel-hotel berkelas lain seperti Novotel, Westin, Melia dan beberapa nama top lainnya yang berdiri agak jauh dari pemukiman penduduk setempat.

Berwisata sambil mencintai lingkungan di Nusa Dua Bali

Kamu mungkin akan mengira kalo Nusa Dua bukan tempat buat para backpacker sepertimu, karena jarang banget ‘kan ada backpacker yang memilih hotel-hotel semacam ini buat nginap selagi berpetualang. Jadi buat apa didatangi karena hanya akan bikin kita ditertawakan orang. Benarkah demikian?

Sebenernya, travelers, kamu masih bisa kok datang dan main-main ke Pantai Nusa Dua meski kamu nggak nginap di salah satu hotel berbintang itu. Bahkan inilah pantai yang harus kamu sambangi kalo pengen bersantai dengan suasana private di Pantai Nusa Dua yang bersih dan bebas sampah.

Nusa Dua sengaja dibangun jauh dari pemukiman penduduk bukan karena mereka mau mengekslusifkan diri dari warga lokal, travelers. Melainkan karena berupaya menghindari terjadinya gegar budaya pada penduduk lokal akibat terkontaminasi budaya para pendatang.

Konsep ini udah direncanakan sejak Nusa Dua pertama kali dikembangkan oleh perusahaan swasta dari luar negeri sejak 1970. Diikuti dengan ide pemanfaatan limbah hotel menjadi sumber irigasi dan penggunaan lampu taman bertenaga surya. Hotel-hotel di Nusa Dua dibangun dengan tanpa melebihi tinggi pohon kelapa, paling tinggi berlantai 6-7 dengan tujuan menghindari Nusa Dua terlihat seperti sebuah kota metropolitan yang membosankan.

Pengunjung yang bukan tamu hotel tetap boleh main ke Pantai Nusa Dua tanpa bayar tiket masuk dan ongkos parkir, tentu setelah diperiksa secara mendetil oleh para petugas keamanan yang berjaga-jaga di sekitar pantai. Selain itu masih ada atraksi menarik lain seperti konservasi penyu di Pulau Serangan, pertunjukan tari tradisional di Bali Theatre dan pameran lukisan dari seniman ternama dunia di Museum Pasifika yang semuanya bisa kamu nikmati sekaligus dalam satu area di Nusa Dua Bali.

Nah, tunggu apalagi travelers, ayo segera kirim email atau menelepon Pegipegi hari ini juga buat dapetin informasi tentang cara paling hemat tapi nyaman ke Nusa Dua.

(Visited 608 times, 1 visits today)

Comments

To Top