Berita

Berkeliling dunia dengan Solar Impulse 2; Pesawat bertenaga surya

Solar Impulse 2. Foto: AFP

Mungkin ini yang disebut masa depan dunia penerbangan: pesawat dengan tenaga yang ramah lingkungan. Senin lalu (9 Maret 2015) pesawat bertenaga surya buatan Swiss ini lepas landas dari Bandara Al Bateen Executive, Dubai.

Pesawat yang bernama Solar Impulse 2 (Si2) ini akan mengelilingi dunia, menempuh perjalanan 35.000 kilometer, melintasi Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik, menyinggahi 12 kota yang sudah dijadwalkan. Perjalanan ini memakan total waktu 5 bulan, dengan waktu penerbangan total 25 hari.

Solar Impulse 2. Foto: AFP

Solar Impulse 2. Foto: AFP

Perjalanan ini bisa dibilang perjalanan keliling dunia pertama yang dilakukan pesawat terbang tenaga alternatif. Meski begitu, travelers. Kamu belum bisa ‘menumpang’ di pesawat ramah lingkungan ini, karena saat ini hanya boleh ditumpangi oleh dua orang pilot, yaitu Bertrand Piccard dan Andre Borschberg.

Piccard dan Borschberg adalah dua orang yang beruntung dapat menjadi manusia pertama dalam sejarah yang melakukan perjalanan dengan pesawat bertenaga surya. Namun, hal itu ternyata harus dibayar dengan sangat mahal karena mereka harus bergantian mengoperasikan pesawat dengan duduk di kabin yang sangat sempit, tak lebih luas daripada boks telepon umum. Selain itu, kedua pilot tersebut juga akan menempuh perjalanan 5 hari non stop saat menempuh rute Beijing – Hawaii, melintasi Samudera Pasifik sepanjang 8.500 kilometer. Di penerbangan tersebut, baik Piccard maupun Borschberg hanya dapat memejamkan mata selama 20 menit dan mereka akan mencuri tidur 12 kali dalam 24 jam.

Selain hanya bisa menampung sedikit penumpang, pesawat ini juga belum bisa secepat pesawat komersil pada umumnya. Contohnya aja nih, perhentian pertama Si2 adalah Kota Muskat di Oman, yang harus ditempuh dalam waktu 10 jam. Padahal, pesawat umumnya hanya perlu 1 jam saja untuk menempuh kota tersebut dari Dubai. Yap, saat ini memang baru bisa terbang dengan kecepatan maksimal 45 kilometer per jam. Namun tidak menutup kemungkinan, dengan semakin canggihnya teknologi, keterbatasan seperti ini akan teratasi.

Karena pesawat ini digerakkan oleh tenaga surya, pastinya memiliki desain yang ‘antimainstream’, travelers. Sayapnya yang sangat panjang (sekitar 72 meter) memiliki 17.248 panel surya. Panel – panel ini berfungsi untuk menyimpan dan mengolah sinar matahari menjadi energi untuk menggerakkan empat motor listrik di baling – baling pesawat, dan juga mengisi ulang energi 4 baterai litium polimer Si2.

Semoga perjalanan pertama ini sukses, dan untuk selanjutnya dikembangkan sehingga tercipta penerbangan yang lebih ramah lingkungan di masa depan!

(Visited 82 times, 1 visits today)

Comments

Siwi Rahayu
follow chiw

Siwi Rahayu

Social Marketing Planner at pegipegi.com
Twenty something and happy living ailurophile who will kill for mangoes.
Siwi Rahayu
follow chiw
To Top