Destinasi

Bali Butterfly Park, alternatif wisata edukasi di Bali

bali-butterfly-park

Bosan dengan suasana pantai saat berlibur ke Bali? Datanglah ke Bali Butterfly Park, di mana kamu bisa menyaksikan aneka kupu-kupu cantik yang menyegarkan pandangan mata.

Taman Kupu-kupu Bali atau yang lebih dikenal dengan Bali Butterfly Park adalah fasilitas konservasi kupu-kupu dan serangga yang memerkan berbagai jenis kupu-kupu di atas lahan seluas kurang lebih satu hektar. Bali Butterfly Park juga diklaim sebagai taman kupu-kupu terbesar se-Asia!

bali-butterfly-park

foto : http://littlebalilove.com/

Serunya menyaksikan metamorfosa di Bali Butterfly Park

Di tengah kejenuhan dengan wisata pantai yang memang menjadi primadona di Pulau Dewata, Bali Butterfly Park bisa dibilang tempat wisata yang nyaman di kawasan Tabanan. Di sini, pengunjung akan diajak melihat ratusan kupu-kupu dari 15 spesies yang berkembang di daerah tropis di Indonesia.

Bali Butterfly Park mulai dibangun pada 1993, setelah Konferensi Kupu-kupu Internasional yang dikenal di tahun yang saa di Makassar, Sulawesi Selatan. Dari hasil konferensi tersebut, diketahui Indonesua kaya akan serangga dan ini wajib dipromosikan demi meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Tanah Air.

Sayang, meski termasuk wisata edukatif, kondisi Bali Butterfly Park kurang terawat. Bagian depan taman yang ditandai dengan sebuah patung berbentuk kupu-kup besar tampak kurang terawat.

“Sambutan” yang kurang menyenangkan di gerbang depan agak terobati ketika memasuki bagian dalam Bali Butterfly Park. Suasana rindang dan sejuk terasa di taman yang sekelilingnya dipagari oleh jaring. Maksud pemagaran ini agar koleksi kupu-kupu tidak terbang keluar taman kemudian menghilang.

Wisatawan di Bali Buttefly Park tidak hanya melihat kupu-kupu beterbangan dari satu bunga ke bunga lain untuk dihisap madunya, tapi juga secara langsung menyaksikan spesies langka yang dilindungi termasuk yang paling populer adalah kupu-kupu sayap burung sorga (Omithoptera Paradisea).

Salah satu bagian yang paling menarik dan sangat mendidik dari kunjungan ke Bali Butterfly Park adalah pelancong bisa dengan jelas melihat tahapan-tahapan metamorfosa berbagai kupu-kupu mulai dari telur, larva dan pupae, kepompong sampai akhirnya menjadi kupu-kupu ukuran besar.

Meski bernama taman kupu-kupu, pelancong bisa melihat berbagai serangga lainnya seperti kumbang dan kalajengking yang ditempatkan di dalam sebuah gua. Dengan keanekaragaman kupu-kupu di dalamnya, tak heran jika Bali Butterfly Park cocok untuk dijadikan wisata bersama keluarga, terutama anak-anak.

Puas mengelilingi Bali Butterfly Park, pengunjung diajak ke ruangan yang berisi berbagai serangga unik dan langka, serangga daun, kalajengking, laba-laba serta lebah yang sudah dikeringkan dan dipamerkan dalam display kaca.

Selain aneka kupu-kupu yang hidup di taman, ada juga koleksi kupu-kupu yang telah dikeringkan yang dijual untuk dijadikan souvenir.

 

Lokasi Bali Butterfly Park

Meski sudah diresmikan sejak 17 Desember 1996, Bali Butterfly Park tampaknya tidak terlalu banyak menarik minat pengunjung dari dalam negeri. Terbukti, lebih banyak wisatawan asing yang melancong ke taman ini.

Lokasi Bali Butterfly Park sendiri terletak di Dusun Sandan Lebah, Desa Wanasari, Tabanan. Dari Tabanan pengunjung bisa melanjutkan perjalanan ke arah utama kurang lebih 7km, menuju objek wisata alam Jatiluwih, Air Panas dan Batukaru. Tapi jika wisatawan memulai perjalanan dari Bandara Ngurah Rai, butuh waktu kurang lebih 1,5 jam dengan jarak 60 km untuk sampai di Bali Butterfly Park.

Bali Butterfly Park mematok harga tiket masuk sebesar Rp 75.000 untuk orang dewasa, sementara anak-anak hanya dikenakan tarif Rp 37.500.

Setiap harinya, Bali Butterfly Park buka mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00. Namun, disarankan wisatawan datang sebelum pukul10.00 karena sebelum jam tersebut, banyak kupu-kupu bermain serta menghisap madu.

(Visited 1,742 times, 2 visits today)

Comments

To Top