Kuliner

Asal Usul Kebab, Snack Lezat Khas Timur Tengah

Kebab adalah kuliner impor yang sangat digemari masyarakat Indonesia. Snack gulung yang kaya akan sayuran dan daging di dalamnya cocok disantap untuk makan siang maupun camilan di malam hari.

Diyakini berasal dari Turki, berbagai versi kebab dijual secara luas mulai dari pelosok gang hingga restoran mewah di kota besar. Bahkan, kuliner ini sudah memiliki beberapa franchise yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tapi, tahukah kamu kalau kebab memiliki arti yang cukup luas. Bahkan, di beberapa negara kebab itu memiliki bentuk yang sangat berbeda dengan yang kita kenal di Indonesia.

Kebab itu Sate

Seperti yang dilansir oleh situs Wikipedia, kebab sendiri memiliki arti ragam makanan dengan bahan dasar daging. Di beberapa negara Islam, seperti Turki dan Arab memberikan penekanan “daging yang dipanggang”.

Di Timur Tengah sendiri, termasuk Turki, para penjual kebab menggunakan tusukan untuk memanggang daging sapi maupun domba. Ditambah dengan tomat dan cabai hijau, kebab mirip sekali dengan kuliner sate di Indonesia.

Foto: asianfoodchannel

Kebab sate ini pun menjamur ke beberapa negara di Eropa pada awal abad 20. Salah satu yang paling terkenal adalah Kebab Shish yang menjamuri negara-negara Kaukasia.

Hal yang sedikit berbeda bisa ditemukan di Afrika. Di sana, kebab merupakan definisi untuk masakan dengan bahan daging rebus. Biasanya disajikan dengan kuah sayur maupun saus kental yang menggugah selera.

Roti Gulung

Nah, bagaimana dengan kebab yang beken di Indonesia? Pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan merunut sejarah kuliner di Jerman pada era 1970-an.

Para imigran yang masuk ke Jerman membawa masuk kebab gulung dari negara asalnya, Turki. Dinamakan Doner Kebab, sajian ini pertama kali diracik dan dijual langsung oleh seorang pria bernama Kadir Nurman di Jerman Timur.

Kebab yang disajikan berbeda dengan kebanyakan kebab di Eropa kala itu. Doner kebab menggunakan roti tortilla sebagai alas untuk menggulung berbagai macam isi mulai dari daging, sayuran hingga mayonaise.

Proses masak dagingnya pun terbilang berbeda. Jika yang lain menggunakan tusuk sate, Doner Kebab memastikan dagingnya terasa lezat dengan proses rotating, diputar dengan suhu hangat.

Kontan, kebab khas Nurman nggak cuma disukai warga Jerman, tetapi juga sampai ke Britania Raya. Sampai akhirnya, snack mengenyangkan perut tersebut melanglang buana ke benua Amerika hingga negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Mau berburu kebab? Sekalian liburan! Yuk, rencanakan liburan kamu dari sekarang. Supaya kamu bisa mendapatkan bujet liburan terjangkau, kamu bisa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi! Selamat liburan!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto utama: Doner Kebab

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top