Destinasi

Air Terjun Mata Jitu, Surga Sejuk di Balik Pulau Moyo, Sumbawa

Sebagai salah satu destinasi wisata alam potensial di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Pulau Moyo menyimpan banyak sekali spot menarik. Salah satunya adalah Air Terjun Mata Jitu.

Terletak di tengah hutan Pulau Moyo, air terjun ini pertama kali dikenal saat mendiang Putri Diana dari Inggris berkunjung untuk menikmati alamnya. Gemercik air sayup-sayup terdengar dalam kesunyian alam, memukau siapapun yang berkunjung ke sini.

Pepohonan hijau, udara segar dan panorama alam yang indah memang menjadi daya tarik Mata Jitu, yang air terjunnya diperkirakan telah terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu.

Air terjun Mata Jitu juga memiliki warna yang unik, lho. Yaitu, perpaduan antara hijau tua dan muda memanggilmu untuk berenang di air yang segar. Namun sayangnya, pengunjung nggak diperkenankan berenang di sini lantaran telah adanya kesepakatan antara pihak Amanwana Resort, selaku salah satu pengelola wisata alam di sini dengan penduduk asli di Pulau Moyo.

Tapi tenang, kamu tetap bisa menikmati kesejukan Air Terjun Mata Jitu dengan membasuh tangan. Selain itu, kamu dapat bersantai di pinggiran air terjun sambil menikmati cuitan burung yang terbang rendah di sini.

Soal penamaan, Air Terjun Mata Jitu punya cerita tersendiri. Lantaran emiliki empat undak dan tujuh kolam, penduduk setempat menamai air terjun ini dengan mata jitu yang berarti mata air yang jatuhnya tepat mengenai kolam di bawahnya.

Jika kamu ingin datang ke lokasi ini, bersiaplah dengan kondisi jalan yang berbatu, penuh tanjakan, dan berdebu. Memasuki hutan, kamu harus turun dari kendaraan dan berjalan kaki sekitar 10 menit menuju Mata Jitu. Tertarik?

Pengin main ke sini? Mampir dulu ke Lombok, Yuk. Kamu bisa pesan tiket pesawat dan cari hotel murah di Lombok lewat Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah ke lombok  cari hotel murah di lombok

Foto: Shutterstock

Agar transaksi lebih mudah dan murah, yuk, instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

Comments

To Top