Kuliner

8 Sambal Khas Indonesia Populer! Yang Mana Favoritmu?

Bicara soal kuliner di Indonesia, tentu gak bisa dipisahkan dari aneka sambal yang menggugah selera. Setiap kota di negeri kita tercinta ini punya kreasi sambalnya masing-masing, yang ternyata gak cuma bikin hidangan jadi lebih lezat, tapi juga bikin kita makin pengen nambah dan nambah lagi. Wah.. Bahaya, nih! 

Terus, kira-kira sambal khas Indonesia apa saja sih yang paling banyak penggemarnya? Simak ulasannya berikut ini, yuk. Siapa tahu ada sambal favorit kamu, travelers!

Sambal Bawang

Yang pertama adalah sambal bawang. Bagi pencinta pedas, jenis sambal yang satu ini bisa dibilang yang paling sering ditemukan di berbagai tempat makan maupun toko oleh-oleh. Bahkan, hampir di setiap rumah pasti pernah membuat sambal bawang sebagai pelengkap hidangan. Sambal bawang merupakan perpaduan cabai rawit, bawang merah, bawang putih, garam, dan gula, yang kemudian diulek dan ditumis dengan minyak. Sambal ini paling nikmat disantap bersama nasi putih hangat dan lauk seperti ayam goreng, daging, ikan, atau telur.

Sambal Terasi

Siapa sih yang gak kenal sama sambal khas Sunda ini? Meski gak semua orang gemar menyantap hidangan dengan terasi, tapi kalau terasinya diulek bareng cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, garam, gula merah, dan tomat, sepertinya sulit ditolak, deh. Ya kan, travelers? Apalagi saat rasa pedas, manis, dan gurih dari sambal terasi bertemu dengan aneka masakan Sunda, seperti sayur asem, pepes, ayam atau ikan goreng, plus nasi putih, dijamin bakal bikin kamu ketagihan. Sstt.. Hati-hati nambah terus, ya!

Sambal Bajak

Selanjutnya adalah sambal bajak. Nama sambal yang berasal dari Jawa Tengah ini memang cukup unik karena diambil dari sejarah pembuatannya, di mana para istri petani yang selalu membuat sambal ini untuk pelengkap bekal makanan suami mereka yang sedang membajak sawah. Sambal bajak memiliki cita rasa yang tidak terlalu pedas karena hanya menggunakan cabai merah besar dan cabai keriting, serta tambahan gula yang membuat sambal ini juga memiliki rasa manis. Jadi, cocok banget nih buat kamu yang gak terlalu suka pedas. 

Sambal Matah

Jenis sambal yang satu ini juga tentu sudah sangat familiar di kalangan penikmat kuliner. Berasal dari Bali, sambal matah yang berarti ‘sambal mentah’ memang tidak melalui proses ulek maupun tumis. Sambal matah terdiri dari irisan bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan serai, kemudian ditambahkan sedikit terasi, garam, dan jeruk limau, lalu dicampur di dalam wadah. Setelah itu, campuran bawang, cabai, dan bumbu-bumbu tersebut disiram dengan minyak kelapa yang telah dipanaskan. Rasa gurih, segar, dan sedikit pedas dari sambal matah ini cocok banget kalau dinikmati bersama nasi putih, ayam goreng, bebek goreng, sate lilit, dan lainnya.

Sambal Ijo

Untuk pencinta masakan Padang, sambal ijo memang seolah gak pernah absen dari rangkaian hidangan di seluruh rumah makan Padang. Memiliki rasa pedas yang mild, sambal ijo memang cukup diminati oleh banyak orang. Sambal ini merupakan perpaduan cabai hijau dan tomat hijau yang direbus terlebih dahulu, kemudian diulek kasar, dan ditumis dengan minyak. Sambal hijau memang paling pas dinikmati dengan makanan bersantan atau yang berbumbu kuat, seperti rendang, ayam bakar, dendeng, dan gulai.

Sambal Dabu-dabu

Hampir mirip dengan sambal matah, sambal khas Manado ini juga tidak melalui proses ulek maupun tumis. Sambal dabu-dabu terdiri dari irisan cabai rawit merah, bawang merah, kemangi, cabai hijau, dan tomat, serta tambahan sejumput garam dan air perasan jeruk nipis. Memiliki rasa asam, pedas, dan segar, sambal ini sangat lezat disantap dengan aneka seafood, seperti cumi atau ikan bakar, serta hidangan lainnya, seperti ayam goreng, daging, dan tahu-tempe. Biasanya, sambal ini disajikan dengan cara disiram ke atas hidangan tersebut, kemudian dinikmati bersama nasi putih.

Sambal Roa

Masih dari Manado, sambal roa merupakan salah satu sambal yang populer dan turut menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia. Memiliki keunikan tersendiri, sambal ini menggunakan ikan roa yang hanya bisa ditemukan di perairan Sulawesi dan sekitarnya. Untuk membuat sambal roa, ikan roa biasanya sudah melalui proses pengasapan terlebih dahulu, kemudian dihaluskan dengan cabai, tomat, dan bumbu rempah. Rasa khas sambal roa sangat cocok dinikmati bersama bubur manado, pisang dan singkong goreng, atau hanya dengan nasi putih dan telur dadar saja juga sudah enak, kok!

Sambal Andaliman

Buat kamu yang merasa belum familiar dengan jenis sambal ini, sambal andaliman merupakan sambal yang berasal dari tanah Batak. Andaliman memang merupakan salah satu rempah yang hanya bisa kamu temukan di hidangan khas Batak. Rasa dan aromanya pun cukup unik dan mampu menambah kelezatan masakan. Sambal andaliman terbuat dari perpaduan andaliman, cabai rawit hijau, bawang merah, bawang putih, kemiri, serai, jeruk nipis, dan sejumput garam yang kemudian diulek hingga halus. Sambal ini paling enak disantap bersama ikan asin, ikan mujair goreng, atau ikan mas bakar.

Nah, itu dia beberapa jenis sambal khas Indonesia yang dijamin bikin momen bersantap terasa makin mantap! Jadi gak sabar untuk eksplor kuliner Nusantara usai pademi berakhir, deh. Tapi, untuk saat ini, sabar dulu ya, travelers. Semoga keadaan bisa segera kembali normal dan kita semua selalu diberi kesehatan agar #NantiKitaPegipegiLagi! Oh ya, jangan lupa kalau pesan tiket bus, tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah hanya di Pegipegi, ya.

PESAN TIKET BUS MURAH PESAN TIKET PESAWAT MURAH PESAN TIKET KERETA API MURAH CARI HOTEL MURAH

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top