Destinasi

8 Floating Market Keren di Indonesia

Buat pecinta traveling, pasti nggak asing dong dengan floating market (pasar terapung), yaitu sarana jual-beli yang berada di perairan, seperti sungai atau danau. Nggak perlu jauh-jauh ke Thailand untuk berbelanja di floating market, karena di Indonesia ada delapan floating market yang bisa kamu singgahi. Selain asyik untuk belanja, kamu juga bisa mendapatkan banyak foto yang instagenic, soalnya pemandangan di sekitarnya sangat indah.

1. Pasar Ah Poong, Bogor

Pasar Ah Poong berada di tepi Sungai Cikeas, Sentul. Floating market di sana terlihat lebih modern. Kamu akan menjumpai banyak resto terapung yag menjajahkan aneka kuliner khas Indonesia maupun mancanegara. Asyik banget kan makan makanan enak sambil duduk di tepi sungai atau naik perahu gratis. Resto-resto yang ada di Pasar Ah Poong antara lain Ikan Bakar Samara, Rumah Sumsum, Singapore Snow Ice, Tahu Gimbal, dan lain-lain.

ah-poong2

foto dari: http://info-indoku.blogspot.co.id/

2. Pasar Apung Lembang, Bandung

pasar-apung-lembang

foto oleh: tempo.co

Untuk masuk ke Pasar Apung Lembang, kamu diharuskan membayar Rp 10 ribu* dan bisa ditukerkan dengan minuman hangat. Sebelum membeli makanan di sana, kamu diwajibkan untuk menukarkan uang dengan uang plastik yang digunakan sebagai alat tukar. Untuk naik perahu di Pasar Apung Lembang, kamu cukup membayar Rp 1 ribu* aja. Kuliner yang menjadi favorit di sana adalah tutut (keong sawah) yang dimasak dengan kuah kari.

Konsep wisata yang digunakan di sana adalah bermain, belajar, dan kuliner. Makanya, di Pasar Apung Lembang juga terdapat rumah-rumah asli dan kuno dari Jawa Timur, rumah rileksasi dengan arsitektur Belanda, Thailand, dan Betawi. Semuanya dibuat terapung di atas danau.

3. Pasar Apung Nusantara, Batu, Malang

 

Pasar Apung Nusantara berada dalam satu lokasi dengan Museum Angkut. Di sana kamu nggak hanya bisa berburu kuliner khas Nusantara yang disajikan di tepi sungai, seperti Srabi Solo, Nasi Buk Madura, Sego Thiwul Bothok, Bakso Pikul, dan lain-lain, tapi kamu juga bisa berburu cinderamata. Untuk menyusuri pasar dengan perahu, kamu cukup membayar Rp 10 ribu*. Di Pasar Apung Nusantara juga ada berbagai rumah adat khas Indonesia, seperti Lombok, Nias, Kalimantan, Madura, dan lain-lain.

4. Pasar Terapung Langkat

Langkat adalah salah satu kabupaten di Sumatera Utara. Di sana terdapat floating market yang benar-benar berada di atas sungai. Pasar ini sengaja dibangun untuk menjaga kestabilan harga ikan kerapu yang merupakan komoditas andalan di Langkat. Pasar Terapung Langkat sudah ada sejak tahun 2009.

5. Pasar Siring Piere Tendean, Banjarmasin

Pasar Siring Piere Tendean terdapat di pinggir jalan Kapten Piere Tendean. Jika ada pembeli, pedangang akan merapatkan perahunya ke area pinggiran siring. Rata-rata pedagang di sana adalah ibu-ibu yang menjual bumbu dapur, buah, sayur, dan makanan khas Banjarmasin, seperti putu mayang, buras, jagung kukus, lapat, dan lain-lain.

Sebenarnya, Pasar Siring Piere Tendean sempat mengalami penurunan penjual karena berkembangnya pasar modern. Namun, pemerintah berusaha mempertahankan keberadaan floating market ini dengan berbagai renovasi, salah satunya dengan membuat dermaga yang disambung dengan lanting kayu, sehingga pembeli bisa mendekat kepada para pedagang melalui dermaga tersebut. Pemerintah juga kerap membuat pesta kesenian rakyat di sana supaya pasar ini tetap ramai.

6. Pasar Terapung Lok Baintan

Banyak yang menyebut Pasar Terapung Lok Baintan di Kalimantan Selatan ini menjadi Pasar Terapung Sungai Martapura. Keramaian Pasar Terapung Lok Baintan terjadi ketika musim panen sayur dan buah tiba, terutama ketika pukul 6 hingga 7 pagi. Di sana kamu akan melihat para pedagang sayur dan buah yang hilur mudik di sungai dengan menggunakan perahu. Kalau ke sana, kamu wajib mencicipi buah khas Kalimantan bernama kecapi yang berbentuk seperti jeruk, tapi ukurannya lebih kecil.

7. Pasar Terapung Muara Kuin

pasar-terapung-muara

foto dari: kidnesia.com

Di Kalimantan Selatan juga terdapat floating market lainnya bernama Pasar Terapung Muara Kuin atau sering disebut Pasar Terapung Sungai Barito. Tanpa kamu sadari, sebenarnya pasar terapung ini sudah sering muncul di iklan TV tahun 90-an. Ingat kan dengan adegan nenek yang mengacungkan jempol? Nah, lokasi syutingnya diambil di Pasar Terapung Muara Kuin. Sama seperti Pasar Terapung Lok Baintan, Pasar Terapung Muara Kuin juga dijadikan sebagai transaksi jual-beli di atas sungai. Barang yang dijual di sana adalah sayur, buah, ikan, tanaman, aneka makanan, hingga peralatan rumah tangga. Di sana kau juga bisa makan dalam kapal.

8. Pasar Terapung Sungai Musi, Palembang

Di Pasar Terapung Sungai Musi tersedia berbagai macam kedai makanan. Kamu pun bisa makan di atas kapal. Sensasi tersebut selalu dicari oleh wisatawan setiap kali traveling ke Palembang. Harga makanan yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Misal, Pindang Tulang Pegagan harganya Rp 23 ribu*, Pindang Ikan Gabus Rp 15 ribu*, dan Ikan Bakar Rp 15 ribu*.

sungai-musi

foto oleh: http://sumsel.tribunnews.com/

86633390c87633299b6b6705793bb48020f34ed78483f4b017pimgpsh_fullsize_distr

Ternyata, Indonesia indah dan kaya kan, travelers? Tentunya kamu harus mengunjungi minimal satu dari floating market di atas agar dapat melestarikan tempat pariwisata Indonesia. Nggak perlu ragu, yuk, langsung aja pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi, ya!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

*Harga berlaku saat artikel dibuat

Foto utama: http://globalcitiesdialogue.com/

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

(Visited 650 times, 1 visits today)

Comments

To Top