Tips

7 Pertolongan Pertama Saat Keracunan Makanan!

keracunan-makanan

Travelers sudah baca artikel soal gejala dan cara mencegah keracunan makanan saat traveling belum? Mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Namun, ada kalanya kita lalai menjaga kesehatan diri sendiri dan mengalami keracunan saat traveling. Kalau hal itu sudah terjadi, jangan panik! Atasi dengan tujuh pertolongan pertama berikut ini!

1. Minum Susu Beruang

Susu Beruang mudah sekali ditemukan, terutama di mini market. Susu Beruang dipercaya mampu membersihkan racun dan penyakit dalam tubuh. Jika tidak ada Susu Beruang, kamu bisa mencoba susu murni lainnya. Belilah Susu Beruang dengan kondisi hangat, jangan yang dingin.

2. Jika kamu di pantai, belilah air kelapa

Air kelapa murni yang tidak dicampur apa-apa juga mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Makin banyak air kelapa yang diminum, tentu aja racun yang dikeluarkan makin banyak.

3. Minum Norit

foto oleh: mariskatracy.com

Jika kamu berada dekat apotek, kamu bisa membeli Norit yang juga bisa mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Makin banyak butiran Norit yang kamu minum, racun yang dikeluarkan juga makin banyak. Jangan takut kelebihan dosis, karena Norit bukanlah obat.

4. Minum air putih yang cukup

minum-air-putih

foto dari: okezone.com

Jika kamu minum Susu Beruang, air kelapa, atau Norit, racun akan dikeluarkan lewat buang air besar atau muntah. Di saat itu, cairan dalam tubuh kamu akan terkuras. Bahkan, kamu nggak bisa buang air kecil. Jangan cemas, itu adalah hal yang normal, kok. Atasi dengan minum air putih yang cukup, ya!

5. Makan bubur polos

Ketika kamu mengalami keracunan makanan, perut nggak bisa menerima makanan macam-macam. Lambung juga sedang bekerja membuang racun di pencernaan. Makanan yang tepat untuk dikonsumsi adalah bubur polos karena akan memudahkan proses penggilingan makanan di lambung dan mempercepat proses penyembuhan.

Memang sih, ketika keracunan makanan, perut akan terasa kembung dan nafsu makan berkurang, tapi kamu tetap harus makan supaya perut nggak kosong sama sekali.

6. Istirahat yang cukup

istirahat-yang-cukup

Tak jarang, penderita keracunan makanan akan merasakan sakit perut, kram pada perut, dan demam. Tentu aja kamu harus istirahat dulu di kamar hotel. Jangan memaksakan diri untuk jalan-jalan, karena bakal memperburuk kondisi kesehatanmu!

7. Jika kondisi tidak membaik, kunjungi rumah sakit terdekat

Umumnya, keracunan makanan bisa sembuh dalam waktu satu atau dua hari. Di saat itu, kamu akan merasakan tubuh kamu lebih segar, sudah tidak muntah dan buang air, bahkan kamu sudah bisa buang air kecil lagi. Berarti cairan dalam tubuh kamu sudah kembali normal.

Namun, jika kondisinya malah nggak membaik, sebaiknya kamu kunjungi rumah sakit terdekat. Mungkin aja tubuhmu butuh bantuan infus dan obat-obatan agar bisa sembuh.

86633390c87633299b6b6705793bb48020f34ed78483f4b017pimgpsh_fullsize_distr

Gimana travelers? Nggak sulit kan mengatasi keracunan makanan saat traveling? Agar traveling kamu berjalan lancar, yuk, jaga kesehatan dari sekarang! Sebelumnya, jangan lupa pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah lewat pegipegi, ya!

pesan tiket pesawat murah pesan tiket kereta api murah cari hotel murah

Agar transaksi kamu makin murah dan mudah, yuk, instal aplikasi pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

Foto utama: okezone.com

 

(Visited 299 times, 1 visits today)

Comments

Mariska Tracy

Mariska Tracy

Mariska adalah penulis yang cinta lingkungan. Destinasi traveling favorit Mariska adalah Islandia, karena Islandia adalah negara terhijau di dunia.
Mariska Tracy
To Top