Kuliner

7 Mitos dan Fakta Makanan Pedas yang Wajib Kamu Tahu!

Siapa yang suka banget makan makanan pedas? Selain terasa nikmat, makanan pedas memang memberikan sensasi tersendiri di lidah, sehingga banyak orang Indonesia yang suka banget dengan makanan pedas. Kalau liburan ke luar negeri, pasti yang dikangenin adalah makanan pedas khas Indonesia, kan?

Ada berbagai macam mitos dan fakta seputar makanan pedas yang ingin Pegipegi bagikan kepada kamu. Simak baik-baik, yuk!

1. Makanan pedas bisa mempercepat metabolisme tubuh

FAKTA!

Di dalam cabai dan lada ada senyawa bernama capsaicin yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus mempertahankan berat badan ideal. Namun, efeknya tidak terlalu besar, sekali makan makanan pedas bisa membakar 10 kalori lebih banyak.

2. Banyak makan makanan pedas bisa menyakiti lambung

FAKTA! 

Jadi, meskipun bisa meningkatkan metabolisme tubuh, jangan sampai dikonsumsi terlalu banyak, ya! Karena, sangat berbahaya untuk kamu yang memiliki masalah lambung. Makanan pedas berpotensi untuk menaikkan asam lambung.

3. Makanan pedas menyebabkan jerawat

MITOS! 

Karena, bukan cabai atau lada yang menyebabkan jerawat, tapi lemak! Kebanyakan makanan pedas di Indonesia juga mengandung lemak tinggi. Namun, pengaruh makanan berlemak ke setiap orang berbeda-beda. Ada yang langsung berjerawat, ada juga yang tidak. Jika sudah berjerawat, makanan pedas sebaiknya dihindari, karena bisa membuat jerawat meradang lebih parah.

4. Makanan pedas bisa menggerogoti lapisan perut

MITOS! 

Karena, yang menggerogoti lapisan perut adalah parasit atau bakteri.

5. Makanan pedas bisa menyebabkan bayi lahir prematur

MITOS! 

Makanan pedas nggak akan mengganggu tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Malahan bisa membantu mengembangkan toleransi indra pengecap yang lebih kaya saat ia besar nanti. Juga tidak ada bukti medis bahwa makanan pedas bisa membuat bayi lahir prematur atau keguguran.

Makanan pedas bisa memicu masalah pencernaan dan asam lambung naik, dua masalah umum selama bulan-bulan akhir kehamilan. Jadi, sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak, ya! Makanan pedas juga bisa memperburuk morning sickness pada beberapa ibu yang sensitif terhadap rempah-rempah tertentu.

6. Makanan pedas menimbulkan rasa panas pada ASI

MITOS! 

Banyak yang mengatakan bahwa makanan pedas bisa memengaruhi kualitas ASI dan berpengaruh pada kesehatan si kecil, sehingga menyebabkan mulas dan diare. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, si ibu tidak akan mengalami diare. Makanan pedas pun juga tidak berpengaruh pada si kecil, jadi bayi pun tidak akan mengalami sensasi panas saat minum ASI.

Karena, selama produksi ASI berlangsung, nutrisi yang diambil berasal dari darah ibu, bukan dari pencernaan. Jika bayi mengalami diare atau masalah pencernaan karena ibu mengonsumsi makanan pedas, bisa jadi si kecil mengalami alergi atau sensitif terhadap capsaicin yang terdapat dalam cabai dan memengaruhi pencernaan si kecil.

7. Makanan pedas menyebabkan kecanduan

MITOS! 

Karena, tidak ada penelitian yang membuktikan hal tersebut. Toh, saat kita berhenti makan makanan pedas pun, tubuh kita tidak mengalami masalah apa pun.

Nah, sudah tahu kan kalau makan makanan pedas tidak berbahaya asal dikonsumsi dalam jumlah yang wajar! Sekarang, jadi semangat kan cobain kuliner enak di Indonesia? Yuk, pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top