Event & Festival

7 Fakta Tentang Perayaan Nyepi di Bali

Kebanyakan dari kita tahu bahwa Nyepi tahun ini bakal dirayakan pada 28 Maret 2017. Tapi, apakah kamu sudah tahu tentang fakta-fakta lengkap soal Nyepi? Terutama perayaan Nyepi yang dilakukan di Bali. Yuk, simak bareng Pegipegi!

1. Tidak dirayakan dengan meriah

foto oleh: KulKulBali.co

Saat hari-H, semua umat Hindu yang merayakan harus mematuhi empat brata penyepian, yaitu amati geni (tidak menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Jadi suasananya memang benar-benar sepi. Pelayanan umum, seperti bandara pun ditutup. Yang tetap dibuka hanya rumah sakit.

2. Hari penyucian dewa-dewa

Hari Nyepi dipercaya sebagai hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Tiga atau dua hari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan penyucian dengan melakukan upacara Melasti/Melis/Mekiyis. Di hari itu, segala sarana persembahyangan di pura diarak ke pantai atau danau. Soalnya, laut atau danau adalah sumber air suci (tirta amerta) yang dipercaya bisa menyucikan segala hal yang kotor pada diri manusia.

3. Menginspirasi World Silent Day

foto oleh: http://corse.nyc

World Silent Day atau Hari Hening Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 21 Maret merupakan gerakan untuk mengurangi aktivitas yang mengeluarkan daya, seperti menyalakan listrik atau mengendarai kendaraan bermotor. Ternyata, perayaan tersebut terinspirasi dari perayaan Nyepi di Bali.

4. Meriah dengan Ogoh-ogoh

Parade Ogoh-ogoh berlangsung ketika malam Nyepi di Bali. Ogoh-ogoh adalah boneka raksasa yang biasanya dibuat dalam bentuk Bhuta Kala atau roh-roh jahat dan makhluk yang suka mengganggu manusia. Dana yang dikeluarkan untuk membuat Ogoh-ogoh pun sangat besar, yaitu mencapai miliaran rupiah!

5. Nyepi mengurangi emisi CO2 (Karbondioksida)

Nyepi mampu membantu mengurangi emisi CO2 dan membantu mencegah kerusakan lingkungan. Wah, ternyata bukan hanya berguna sebagai perayaan agama, tapi juga bermanfaat untuk lingkungan di Bali. Nyepi juga telah mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 33 persen.

6. Nyepi mengurangi konsumsi daya listrik hingga 60%

Penurunan konsumsi daya listrik di Bali saat Nyepi minimal 40 persen, bahkan bisa mencapai 60%! Selama 24 jam saat Nyepi, negara bisa berhemat setidaknya 20 megawatt listrik (setara dengan Rp 4,2 miliar).

7. Nyepi memberikan ketenangan

Umat Hindu bisa merasakan istirahat penuh saat Nyepi sekalian berkumpul dengan keluarga. Tak heran jika banyak umat Hindu yang pulang kampung ke Bali saat Nyepi.

Selain berbagi soal fakta tentang perayaan Nyepi, Pegipegi juga ingin berbagai tiket pesawat dan hotel murah di Bali! Yuk, rencanakan liburanmu di Bali!

pesan tiket pesawat murah ke bali cari hotel murah di bali

Foto oleh: http://www.ferdin.is/

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top