Berita

7 Fakta Menarik Soal Bersin, Cara Tubuh Me-Reset Saluran Pernafasan

Wabah virus Corona jelas bikin panik dan takut masyarakat di seluruh belahan dunia. Karena, virus Covid-19 ini menyebar dengan mudah melalui beberapa cara, salah satunya bersin.

Yap, bersin adalah cara tubuh untuk mengeluarkan benda asing yang menyumbat atau terganjal di saluran pernafasan. Entah itu debu atau udara dingin yang berlebih, bersin merupakan bentuk refleks dari tubuh.

Proses bersin pun terbilang sangat sistematis. Ketika debu, serbuk sari, atau bulu binatang masuk ke dalam hidung, otak akan menerima sinyal untuk mengeluarkannya. Sinyal tersebut diteruskan ke tubuh yang akan bereaksi dengan menarik napas panjang dan menahannya sehingga menyebabkan otot-otot di dada mengencang.

Setelah itu, tekanan ini membuat lidah kamu menempel ke bagian atas mulut, mempersilahkan udara untuk keluar dari hidung saat kamu melepas nafas. Saat itulah, kamu melakukan hal yang bernama bersin tanpa sadar.

Ada banyak sekali fakta menarik soal bersin, lho. Penasaran? Yuk, simak di bawah ini!

Saat Bersin, Jantung Melambat

Kamu nggak akan pernah menyadari karena bersin terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Yap, saat bersin, ritme dan denyut jantung akan melambat secara signifikan. Karena, saat kamu menarik nafas, semua tekanan saraf dan otot dada tiba-tiba berubah. Ini yang membuat ritme dan denyut jantung berubah. Jadi rasanya jantung seperti berhenti mendadak.

Reset Rongga Hidung

Bersin ternyata punya manfaat lain, lho. Berbagai penelitian menyebut kalau bersin dilakukan saat rongga hidung disetel ulang oleh tubuh alias reset. Karena, ketika bersin, semua kotoran, baik debu atau udara jahat yang terperangkap dan keluar melalui bersin. Jadi, bersin adalah usaha reset tubuh untuk membersihkan rongga hidung.

Nggak Terjadi Saat Tidur

Bersin membutuhkan semua saraf dalam tubuh untuk bekerja. Hal ini nggak terjadi saat tidur. Karena, seluruh saraf juga akan beristirahat. Itu mengapa, ketika kamu sedang flu dan sering bersin, kualitas tidur kamu akan menurun karena saraf seakan dipaksa untuk terus aktif.

Mata Selalu Tertutup

Banyak mitos yang mengatakan ketika kamu bersin dengan mata terbuka, maka bola mata bisa saja keluar. Well, informasi tersebut jelas salah besar! Karena ketika bersin, mata akan menutup secara otomatis. Ketika otak menerima sinyal untuk bersin, mata secara refleks akan segera menutup dan nggak akan terbuka sebelum bersin terjadi. Jadi, mustahil buat kamu bersin dengan mata terbuka.

Semakin Tinggi Tubuh, Semakin Kencang Kecepatannya!

Pernahkah kamu berusaha mengukur kecepatan bersin? Mungkin sulit jika dilakukan diri sendiri. Tapi, berbagi penelitian menyebutkan kalau umumnya kecepatan bersin manusia berada di angka 160 kilometer perjam. Bahkan beberapa orang mampu melepaskan bersin berkecepatan 250 kilometer perjam. Semakin tinggi tubuh kamu, semakin kencang kecepatan yang dihasilkan.

Jangkauan Sejauh 6 Kaki

Dengan kecepatan seperti itu, jangkauan bersin sudah pasti jauh. Apalagi kalau nggak kamu halangi dengan tangan, partikel bersin mampu terlempar hingga radius enam kaki atau 7-9 meter dengan total 40 ribu percikan. Itu mengapa, ketika kamu flu, wajib menggunakan masker untuk mencegah penularan ke orang lain.

Berbahaya jika Ditahan

Karena ini adalah sebuah refleks yang harus dilakukan tubuh, menahan bersin akan sangat berbahaya bagi kesehatan. Jangan karena kamu ingin tampak sempurna di depan orang, kamu menahan bersin dengan resiko pecah pembuluh darah mata, rusak pembuluh darah otak dan pecah gendang telinga. Jadi, jangan pernah menahan bersin, ya!

 

Yuk, jaga kesehatan kamu supaya bisa traveling dengan nyaman. Jangan lupa rencanakan traveling kamu dengan Pegipe. Kamu bisa pesan tiket bustiket kereta, atau tiket pesawat, plus hotel murah lewat Pegipegi. Selamat liburan!

PESAN TIKET BUS MURAH PESAN TIKET PESAWAT MURAH PESAN TIKET KERETA API MURAH CARI HOTEL MURAH

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top