Tips

7 dosa pendaki gunung yang harus dihindari

Mendaki gunung memang mengasyikkan. Nggak hanya menambah pengalaman, tapi juga membuat tubuh lebih bugar. Walau sebelum berangkat kamu sudah mempersiapkan fisik dan semua alat pendukung untuk mendaki gunung, tapi jangan sampai urusan mental ketinggalan.
Yap, traveler punya kewajiban untuk menaati peraturan dan menjaga alam sekitar yang dikunjunginya, termasuk saat naik gunung. Jangan sampai gara-gara kita bersikap cuek, turun gunung justru membawa ‘dosa’. Khusus untuk kamu yang berencana naik gunung—apalagi newbie—Pegipegi sudah bikin daftar hal-hal yang pantang kamu lakukan saat naik gunung, nih!

1. Masuk lokasi pendakian tanpa melapor
Begitu sampai di lokasi pendakian, jangan anggap remeh untuk melapor di pos pertama. Petugas yang siaga di sana dimaksudkan untuk mendata kapan setiap pendaki datang dan akan turun dari gunung. Jika melewati waktu yang diperkirakan, petugas yang akan mencari langsung ke tujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

inisayadanhidupsaya.wordpress.com

inisayadanhidupsaya.wordpress.com

2. Nggak sopan
Meski berada di atas gunung yang sepi, bukan berarti tata bicaramu jadi asal-asalan. Mulai dari sesampainya di lokasi pendakian, biasakanlah berbicara dengan sopan—apalagi ketika bertemu penduduk setempat. Hindari kata-kata kasar, mulai dari memaki sampai mengucapkan kata-kata nggak senonoh. Ucapkan kata “permisi” atau mengikuti peraturan setempat ketika kamu hendak BAK atau BAB, untuk menghindari hal-hal mistis yang konon kerap terjadi.

3. ‘Kreatif’ mencari jalur
Sudah nggak terhitung kasus pendaki yang tersesat karena mencoba jalur yang berbeda dengan yang sudah ditetapkan. Mereka ‘kreatif’ mencari jalur alternatif, yang sebenarnya justru malah bikin tersesat dan memperpanjang waktu tempuh. Ujung-ujungnya, malah merepotkan tim satgas yang harus mencari, kan. Belum lagi risiko merusak jalur hijau yang memang nggak diperuntukkan sebagai rute pendakian.

www.imperialfalcontours.com

www.imperialfalcontours.com

4. Buang sampah sembarangan
Hari gini masih saja buang sampah sembarangan? Please, bawa pulang semua yang kamu bawa kembali ke tempat asalmu. Mulai dari tisu bekas, sampah kemasan makanan, wadah sampo dan sabun, sampai puntung rokok—apalagi yang masih menyala, it’s a big no no! Ingat, satu-satunya yang boleh ditinggalkan travelers saat meninggalkan gunung adalah jejak kaki, lho.

5. Tidak memelihara sumber air yang ada
Melihat air terjun atau sungai yang ada di depan tempat tenda, bukan berarti kamu bisa semena-mena, travelers. Sumber air yang bersih, bisa jadi dimanfaatkan penduduk lokal untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Jangan sampai kita mengotorinya dengan membuang sisa sampo atau sabun sembarangan. Jika hasrat ingin BAK atau BAB muncul, lakukan di tanah yang sudah digali cukup dalam, lalu kubur kembali dengan sisa tanah. Jangan lakukan di sungai yang bersih, ya!

crazygallery.info.leechlink.net

crazygallery.info.leechlink.net

6. Api unggun
Ketika kamu meninggalkan area perkemahan dan nggak memastikan api unggun benar-benar padam, hal ini bisa menyulut api yang lebih besar, terutama di musim kemarau. Apalagi ketika api menyulut daun dan ranting di sekitar api unggun, teksturnya yang kering membuat api lebih cepat membesar.

7. Vandalisme
Travelers Indonesia pernah jadi sorotan dunia karena melakukan vandalisme, dengan mencoret-coret Gunung Fuji yang dianggap sakral oleh penduduk setempat. Nggak perlu jauh-jauh ke Jepang, hal memalukan ini sudah sering terjadi di negeri kita sendiri. Lihat saja puncak Mahameru yang penuh coretan tangan usil, mulai dari pohon, dinding tebing, sampai batuannya. Belum lagi mencabut bunga dan membawanya pulang sebagai kenang-kenangan—padahal cepat layu dan dibuang. Kalau ingin membawa pulang kenang-kenangan, kan, bisa dengan cara berfoto. Ingat, kalau bukan kita yang memelihara, siapa lagi, travelers?

www.kaskus.co.id

www.kaskus.co.id

Bagaimana, apakah kamu siap menjadi travelers yang bertanggung jawab? Ingat, travelers yang baik akan menunjukkan cintanya pada lingkungan dengan turut menjaga kelestariannya. Nggak sabar mendaki gunung dalam waktu dekat? Buruan atur perjalanan kamu dengan pegipegi, ya!

(Visited 676 times, 1 visits today)

Comments

To Top