Destinasi

6 Wisata Anti Mainstream di Kalimantan Buat Liburan Seru

Kalimantan nggak cuma Kepulauan Derawan atau Danau Labuan, kok! Ada banyak sekali spot wisata anti mainstream yang bisa kamu nikmati di pulau terbesar ketiga di dunia.

Mulai dari bukit dengan panorama mengagumkan hingga gua khas zaman prasejarah bisa kamu kunjungi. Selain itu, ada juga kawasan hutan wisata dengan sungai yang cocok buat bermain rafting, lho.

Nah, sebagai referensi kamu liburan, Pegipegi punya beberapa rekomendasi tempat wisata anti mainstream di Kalimantan buat liburan. Simak di bawah ini, yuk!

Bukit Lebak Naga

Terletak di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Bukit Lebak Naga menawarkan panorama alam yang mengagumkan. Dibalut dengan padang rumput yang cukup tebal, kamu bisa menyusuri bukit yang asri ini sambil berfoto-foto. Meski nggak terlalu tinggi, Bukit Lebak Naga menawarkan spot foto dengan lanskap pemandangan yang luas. Angin bukit yang berhembus bakal memberikan atmosfer damai tersendiri kala berada di atas puncak. Nah, ada yang menarik dari penamaan bukit yang satu ini. Kata Naga ternyata berasal dari kendaraan yang ditumpangi orang jaman dulu yang mirip naga untuk menaikki bukit ini. Jadi, dari situ, warga sekitar menamakan bukit ini dengan Lebak Naga.

Rumah Jomblo

Hadir sebagai wisata anti mainstream di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rumah Jomblo punya kisah yang unik. Berdiri di atas tanah Gunung Kupang yang terkikis, katanya, rumah jomblo “berpenghuni” dan nggak ada orang yang berani mengganggunya. Jika sampai ada yang merobohkan rumah ini, orang tersebut akan jatuh sakit. Terlepas dari rumor tersebut, Rumah Jomblo nggak pernah sepi pengunjung. Untuk naik ke atas Gunung Kupang, kamu bisa menaiki tangga yang tersedia. Tangga tersebut aman untuk dinaiki asal hati-hati. Kalau hanya sekadar selfie atau foto-foto dengan background rumah jomblo dan tidak merusak rumah, biasanya aman-aman aja.

Loksado

Kamu termasuk penggemar wista anti mainstream sekaligus menegangkan? Loksado bisa jadi pilihan yang tepat. Hanya empat jam dari Banjarmasin, Loksado menawarkan sungai yang dikelilingi hutan belantara. Nah, sungai di Loksado cocok banget buat kamu bermain bamboo rafting. afting ini lebih dikenal dengan sebutan Balanting Paring atau bamboo rafting, di mana setiap rakit bambu hanya berisi maksimal 3 penumpang, dengan seorang pemandu yang sudah berpengalaman. Rafting ini biasanya dilakukan di sungai Amandit. Waktu yang di tempuh sebuah bamboo rafting bisa mencapai 2 – 3 jam. Bukan hanya menguji andrenalin, saat bamboo rafting akan ditemui pemandangan alam yang luar biasa. Selain itu juga ditengah perjalanan, akan terlihat kegiatan suku Dayak Meratus. Bamboo rafting akan berakhir disebuah Desa bernama Tanuhi.

Danau Kakaban

Danau Kakaban terletak di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timun. Yang bikin menarik, proses terbentuknya Danau Kakaban tepatnya dimulai sejak zaman prasejarah, yaitu ketika air laut yang masuk ke Pulau Kakaban karena pasang naik tak bisa keluar, terperangkap dan tercampur dengan air hujan dan air tanah. Proses selama ribuan tahun ini menjadikan Danau Kakaban sebagai salah satu ekosistem unik dan hanya dua tempat saja di dunia ini yang memiliki keunikan ini, travelers, yaitu Danau Kakaban dan Danau Ubur-ubur Palau di Kepulauan Micronesia. Danau Kakaban adalah satu-satunya tempat dimana kamu akan bisa menjumpai ubur-ubur yang berjalan dengan bagian kaki yang berada di atas, dan beraneka ragam hewan air yang memancarkan cahaya jika hari mulai gelap.

Goa Beloyot

Goa Beloyot di Berau menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pariwisata Kalimantan Timur. Berstatus sebagai goa purbakala, Beloyot menyajikan banyak lukisan tangan manusia yang sarat akan sejarah. Menariknya, goa yang satu ini sulit untuk dicapai. Medan yang berat serta halang-rintang berupa hutan belantara yang lebat. Namun, kamu bisa tetap menjangkau Goa Beloyot, kok. Letak dari Goa Beloyot sendiri nggak terlalu jauh dari kota Berau, Kalimantan Timur. Tetapi, untuk menggapainya, kamu harus menjelajah hutan tropis basah di kawasan Kampung Marabu. Meski sangat sulit, petulangan ke Goa Beloyot bakal jadi pengalaman sekaligus momen menggali ilmu yang menarik, lho. Apalagi faktanya goa ini sudah berusia lebih dari 4.000 tahun. Sekali kamu masuk ke dalam, kesan magis dapat tertangkap jelas di tiap dinding goa tersebut. Kamu serasa diajak kembali ke zaman purbakala di mana yang sangat dekat dengan alam.

Bukit Matang Kaladan

Terletak di kawasan Riam Kanan, Banjarbaru, Bukit Matang Kaladan adalah atraksi wisata alam yang menyuguhkan kompleks perbukitan hijau. Yang menarik, perbukitan ini mengelilingi danau di tengahnya, konsep serupa yang ditawarkan oleh Pulau Wayag di Raja Ampat. Danau yang dimaksud adalah bendungan Riam yang membendung delapan sungai dari Pegunungan Meratus. Bendungan ini juga sangat vital karena menjadi sumber energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air di wilayah Banjarmasin. Panorama barisan bukit hijau bersambut dengan atmosfer sejuk yang ditawarkan oleh wilayah Banjarbaru. Sesekali, siulan burung menyatu serasi dengan hembusan angin sedang yang bikin kamu betah berlama-lama di sini.

Selain Kalimantan, Pegipegi juga punya rekomendasi wisata anti mainstream di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi

 

Wah, lagi #ButuhPegipegi? Tenang! Biar liburan makin mudah, jangan lupa pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah pesan tiket kereta api murah cari hotel murah

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top