Berita

6 Fakta Seru Film Catatan Dodol Calon Dokter (Cado-cado)!

cado-cado

Baru-baru ini, CGV Blitz Megaplex menayangkan film berjudul Catatan Dodol Calon Dokter (Cado-cado). Film bergenre drama dan komedi ini menceritakan tentang perjuangan Ferdiriva Hamzah (Adipati Dolken), seorang dokter muda yang baru lulus kuliah kedokteran dan harus menjalani masa ko-ass (ko-asistensi) agar bisa menjadi dokter. Perjalanan yang yang dialami Ferdiriva pun seru, mulai dari hal lucu, romantis, dan menegangkan! Bukan hanya wajib nonton film yang diangkat dari kisah nyata ini, tapi kamu juga wajib tahu tujuh fakta seru film Cado-cado, travelers!

1. Kerjasama dengan produsen film Korea

Cado-cado yang diproduksi oleh Radikal Films bekerjsama dengan CJ Entertainment, produsen film Korea yang sudah membuat banyak film kece. Sung Joo Moon, perwakilan CJ Entertainment mengaku senang bisa bekerjasama dengan rumah produksi film Indonesia. Soalnya, Indonesia punya banyak orang bertalenta dan pasarnya juga besar. Apalagi, Cado-cado punya pesan moral yang powerful, yaitu tentang cinta, persahabatan, dan mimpi.

Ardiansyah Solaiman, produser film Cado-cado juga sudah melakukan persiapan matang sebelum melakukan syuting. Selain bekerjasama dengan tim konsultan medis, mereka juga melakukan kolaborasi dengan market research strategist sejak awal produksi. Sehingga, film ini masih memiliki semangat yang sama dengan novel aslinya. Mereka juga percaya film Cado-cado bisa meraih kesuksesan seperti novelnya.

2. Adipati jadi lebih sehat karena nggak boleh merokok

adipati-dolken

foto oleh: Bintang.com

Sebagian besar proses syuting dilakukan di rumah sakit sungguhan selama sebulan, tepatnya di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Karena, mereka ingin menampilkan suasana medis secara detail. Tentu aja, para aktor dan kru harus tetap mengutamakan kepentingan pasien selama syuting. Jadi, jika ada pasien yang butuh pertolongan segera, mereka harus break syuting dulu.

Selain itu, Adipati juga harus menahan diri agar tidak merokok selama syuting. Dari situ, Adipati mendapatkan hikmah, yaitu tubuhnya jadi lebih sehat. Bukan hanya Adipati yang senang, tapi Tika Bravani, pemeran Evi juga mengaku senang dengan suasana syuting. Soalnya, nggak ada yang merokok selama syuting, sehingga ia terbebas dari asap rokok.

3. Cita-cita Tika Bravani jadi dokter akhirnya kesampaian!

tika-bravani

foto oleh: bintang.com

Mendapatkan peran sebagai calon dokter muda di film Cado-cado membuat Tika Bravani antusias. Soalnya, selain berakting, ia juga mendapatkan banyak ilmu soal ilmu medis. Apalagi, tidak banyak film Indonesia yang mengangkat seputar dunia medis. Dulunya, Tika sempat punya cita-cita menjadi dokter, tapi ia malah mengambil jurusan Akuntansi.

Makanya, lewat peran sebagai Evi, ia jadi bisa tahu seperti apa rasanya jika menjadi dokter! Akting yang dilakukan tentunya nggak boleh sembarangan. Ketika workshop, mereka diajarkan gimana caranya menyuntik dan pasang infus dengan benar. Bahkan, juga belajar memegang gunting jahit dengan benar. Selama syuting, mereka benar-benar didampingi dua dokter.

4. Aurelie Moeremans dicemburui pacar?

aurelie-moeremans

foto oleh: bintang.com

Karena film Cado-cado mengangkat drama, tentu aja ada kisah percintaan di dalamnya. Ada satu adegan di mana Vena (Aurelie Moeremans) harus mencium Ferdiriva. Untungnya sih, sang pacar, Marcello Tahitoe nggak cemburu. Karena, adegan tersebut dilakukan untuk tujuan syuting. Karakter asli Aurelie sangat berbeda dengan Vena yang agresif. Sehari-harinya, si cantik ini nggak agresif sama sekali. Malahan cenderung kalem.

5. Gala Premiere bertepatan dengan Hari Dokter Nasional

Gala premier Cado-cado diadakan pada 24 Oktober 2016 kemarin soalnya biar bertempatan dengan Hari Dokter Nasional. Tidak heran jika di gala premiere yang diadakan di CGV Blitz Megaplex, Grand Indonesia tersebut dihadiri banyak dokter Tanah Air. Sedangkan, filmnya sudah diputar pada 27 Oktober 2016. Para pemain Cado-cado merasa puas dengan antusias penonton, apalagi ketika gala premiere berlangsung banyak dokter yang hadir.

6. Bakal tayang juga di Festival Film Internasional Tokyo (TIFF)

Tidak hanya tayang di Indonesia, tapi Cado-cado juga ditayangkan di Festival Film Internasional Tokyo (TIFF) tanggal 25 Oktober hingga 3 November 2016. Tentunya, sebagai orang Indonesia, kita patut berbangga akan prestasi tersebut. Nah, sudah pasti film Cado-cado berkualitas dan layak untuk ditonton, kan?

86633390c87633299b6b6705793bb48020f34ed78483f4b017pimgpsh_fullsize_distr

Kalau nonton Cado-cado, jangan lupa ajak teman-teman kamu yang juga menggemari novelnya! Setelah itu, jangan lupa rencanakan traveling kalian selanjutnya dengan pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah lewat pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Jangan lupa untuk mendaftarkan diri sebagai member CGV Blitz Megaplex, ya, travelers! Soalnya, kamu bisa mendapatkan diskon hingga Rp 130 ribu! Keterangan lengkapnya, bisa dibaca di sini.

Kamu juga bisa instal aplikasi pegipegi di Google Play atau App Store agar bisa mendapatkan banyak diskon menarik dari pegipegi!

google-play

apps-store

(Visited 477 times, 1 visits today)

Comments

Mariska Tracy

Mariska Tracy

Mariska adalah penulis yang cinta lingkungan. Destinasi traveling favorit Mariska adalah Islandia, karena Islandia adalah negara terhijau di dunia.
Mariska Tracy
To Top