Destinasi

6 Fakta Jakarta International Velodrome yang Harus Kamu Tahu

Ramawangun, Jakarta juga punya velodrome canggih untuk Asian Games 2018 yang digunakan untuk arena balap sepeda. Kali ini, Pegipegi ingin mengajak kamu untuk berkenalan dengan Jakarta International Velodrome.

1. Menghabiskan lebih dari Rp 650 miliar

Jakarta International Velodrome (JIV) menghabiskan biaya lebih dari Rp 650 miliar. Dari harga yang fantastis itu, nggak heran kalau JIV merupakan venue yang paling menonjol di Asian Games 2018 baik secara kualitas maupun desain. Fasilitas yang disiapkan mulai dari penunjang difabel, keamanan, AC, hingga berbagai keperluan untuk atlit.

2. Pekerja diambil dari Jerman

Untuk pekerjanya memang dikerjakan oleh belasan tenaga asli Jerman yang diimpor langsung untuk datang ke Jakarta, termasuk kayu siberia yang digunakan sebagai bahan lintasan track sepeda. Kenapa sih pekerja harus diambil dari Jerman?

Soalnya, ada beberapa fasilitas spesifik yang diwajibkan Federasi Sepeda Dunia (UCI) yang di negara kita nggak pernah mengerjakannya. Selain itu, standar kemiringannya juga khusus. Di satu bagian harus 42 derajat dan bagian lainnya 21 sampai 22 derajat. Di Indonesia belum ada yang paham tentang hal ini.

3. Didesain oleh Ralph Schuermann

Beliau adalah arsitek terkenal yang juga merancang velodrome untuk Olimpiade 2006 di Turin, Italia dan Asian Games 2010 di Guangzhou, China. Ralph Schuermann juga mengecek langsung tes lintasan JIV apakah sudah sesuai prosedur atau belum. Bahkan, sisa ampas tidak boleh ada satu pun, karena bisa membahayakan atlit.

4. Dibangun sejak tahun 2016

JIV sudah dibangun sejak tahun 2016 dan selesai pada tahun 2018 tepat di ajang Asian Games. Pembangunan JIV ditargetkan selesai dalam waktu 23 bulan. Namun, memang harus dilakukan tes secara berkala agar bangunannya siap.

5. Eco stadium ramah lingkungan

Penggunaan kayu Siberia yang didatangkan langsung dari Jerman dinilai sudah ramah bagi lingkungan. Kayu Siberia didatangkan ke Jakarta melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. PT Jakpro selaku penanggungjawab velodrome mengimpor 12 kontainer kayu berbagai ukuran. Selain ramah lingkungan, kayu Siberia juga cocok untuk lintasan balap, karena lebih aman bagi pembalap jika terjadi kecelakaan.

6. Stadion terbaik di Asia

JIV dinyatakan terbaik se-Asia berdasarkan sertifikat yang diterbitkan asosiasi sepeda internasional atau Union Cycliste Internationale (UCI). Bukan hanya itu, tapi sirkuit atau trek untuk sepeda BMX di Rawamangun juga adalah yang terbaik di dunia. Sirkuit itu dibuat oleh Tom Ritchey, pembuat sirkuit BMX terbaik di dunia.

Pengin cari hotel dekat JIV? Cek di Pegipegi, ya!

5 Hotel Strategis Dekat Jakarta International Velodrome di Bawah Rp 400 Ribu

Foto Ilustrasi: Shutterstock

Agar transaksi lebih mudah dan murah, yuk, instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store!

google-play

apps-store

Comments

To Top