Destinasi

6 Destinasi wajib di Pulau Moyo, surganya petualang

Sudah pernah dengar tentang Pulau Moyo? Pulau yang terletak tiga kilometer di lepas pantai utara Sumbawa ini dikenal sebagai salah satu surga di Nusa Tenggara. Pulau ini memang memiliki alam yang indah, liar dan asri, dengan garis pantai berbatu dan padang rumput yang menjadi rumah bagi berbagai jenis satwa liar.

Pesona Pulau Moyo tidak hanya di darat saja; bawah lautnya pun sangat indah. Moyo dikelilingi oleh terumbu karang alami yang sangat mengundang pecinta snorkeling. Berenang dengan hiu putih, menyelam di dekat ikan pari, menemukan segerombolan ikan tropis, adalah sebagian pengalaman tak terlupakan di pulau tropis ini.

Jika kamu adalah seorang traveler yang haus akan petualangan, Pulau Moyo layak kamu masukkan dalam traveling list-mu. Pastikan juga kamu tidak melewatkan beberapa destinasi wajib di Moyo, seperti yang direkomendasikan Pegipegi ini:

1) Pantai Tanjung Pasir

tanjung pasir

Pantai Tanjung Pasir adalah primadonanya Pulau Moyo, karena memiliki pesona bawah laut yang luar biasa. Tidak heran jika popularitasnya meluas hingga mancanegara. Begitu sampai di Tanjung Pasir, kamu akan disambut dengan hamparan pasir putih dan lautan biru yang menjadi pemandangan utama di pantai ini. Selain itu, gugusan bukit juga menambah eksotisme pantai berair tenang ini.

Diving dan snorkeling menjadi aktivitas utama Pantai Tanjung Pasir. Terumbu karang dan biota laut yang menghuninya masih alami dan terjaga, jauh dari sentuhan tangan manusia. Selain itu, kamu juga bisa bersantai dan berjalan-jalan menikmati keindahan suasana pantai. Hiruplah aroma kebebasan di udara!

2) Air Terjun Mata Jitu

mata jitu

Tersembunyi di balik Hutan Pulau Moyo, gemercik air sayup-sayup terdengar dalam kesunyian alam. Itulah Air Terjun Mata Jitu, air terjun alami yang keindahannya bisa memukau siapa saja yang mampir ke tempat ini. Bahkan mendiang Putri Diana dari Inggris pernah berkunjung untuk menikmati alamnya. Pepohonan hijau, udara segar dan panorama alam yang indah memang menjadi daya tarik Mata Jitu, yang air terjunnya diperkirakan telah terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu.

Air terjun Mata Jitu juga memiliki warna yang unik; perpaduan antara hijau tua dan muda memanggilmu untuk berenang di air yang segar. Namun sayangnya, pengunjung tidak diperkenankan berenang disini. Hal ini memang telah menjadi kesepakatan antara pihak Amanwana Resort dengan penduduk di Moyo. Jangan kecewa, hiburlah dirimu dengan membasuh tangan dan basuhlah wajah dengan air terjun ini. Rasanya tetap segar kok!

Oh ya, mengapa air terjun ini disebut “Mata Jitu”? Ternyata ada sebabnya lho. Air Terjun Mata Jitu memiliki empat undak dan tujuh kolam. Oleh penduduk setempat, “mata jitu” diartikan sebagai mata air yang jatuhnya tepat mengenai kolam di bawahnya.Jika kamu ingin datang ke lokasi ini, bersiaplah dengan kondisi jalan yang berbatu, penuh tanjakan, dan berdebu. Memasuki hutan, kamu harus turun dari kendaraan dan berjalan kaki sekitar 10 menit menuju Mata Jitu.

3) Pantai Ai Manis

pantai ai manis

Sesuai namanya, Pantai Ai Manis akan membuat liburan kamu terasa manis. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih dan laut biru yang sangat menawan. Selain istimewa karena keindahan panorama pantainya, Ai Manis merupakan titik snorkeling dan diving favorit karena kekayaan bawah laut berupa terumbu karang dan biota laut beraneka warna dan jenis. Ikan-ikan tropis, anemon, berbagai jenis udang dan kepiting yang selama ini hanya bisa kamu saksikan di acara NatGeo Wild akhirnya bisa dijumpai disini. Jika beruntung, kamu bisa bertemu dengan hiu terumbu yang kecil.

Tidak hanya taman laut, kawasan ini juga memiliki hutan tropis. Kamu bisa mencoba menjelajah hutannya, menikmati suasana alam tropis yang masih liar. Pepohonan rindang dengan udara yang sangat bersih adalah kelebihan Ai Manis yang barangkali tidak pernah kamu dapatkan di daerah perkotaan. Selain keindahan alam, flora dan fauna yang jarang kamu lihat akan menjadi pemandangan yang sering ditemui. Kamu bisa melihat rusa, sapi luar, babi hutan, burung koakkao, kakatua dan burung gosong yang dilindungi. Tak jauh dari Ai Manis terdapat gua yang didiami ratusan kelelawar.

Pantai Ai Manis letaknya tidak jauh dari Tanjung Pasir. Dari Tanjung Pasir, kamu bisa mencapainya dengan menggunakan kapal motor nelayan dengan waktu tempuh selama 20 menit. Alternatif lain adalah melalui Ai Bira atau Pantai Kencana.

4) Pantai Takat Sagele

Takat Sagele

Keunikan lain dimiliki oleh Pantai Takat Sagele. Area pantainya berupa berupa gundukan karang di lepas pantai Dusun Labuan Aji. Pantai ini memang terbentuk dari gundukan terumbu karang, koral mati dan pasir. Menurut beberapa traveler, Pantai Takat Sagele ini merupakan tempat paling indah dan romantis untuk menikmati matahari tenggelam.Duduk di pulau karang, memandang ke ufuk barat menyaksikan matahari kembali ke peraduan adalah saat-saat yang sangat istimewa.

Pemandangan bawah lautnya juga sangat mempesona. Terumbu karang, anemon, dan ikan laut berbagai warna meliuk-liuk dengan gembira. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk snorkeling disini ya! Oh ya, pantai ini bisa dicapai dalam waktu 20 menit dari Labuan Aji.

5) Air Terjun Diwu Mbai

Diwu Mbai

Walaupun tidak seterkenal Mata Jitu, namun Air Terjun Diwu Mbai juga menawarkan sesuatu yang menarik untuk dilihat. Selain itu, di telaganya yang jernih, kamu bisa berendam dan berenang dengan bebas. Mau coba bergelantungan dan berayun pada akar sebelum menceburkan diri? Boleh juga kok. Di sana mungkin kamu akan bertemu anak-anak kampung yang berenang dengan cara demikian; seperti Tarzan. Air terjun Diwu Mbai memang dikelilingi oleh pepohonan rindang yang berusia tua, hingga akar-akarnya menjuntai di atas air. Sunggu pemandangan yang menyenangkan untuk dilihat.

6) Gua Liang Petang di Desa Batu Tering

gua liang petang

Desa Tradisional Batu Terig memiliki keunikan berupa sisa peninggalan budaya megalitik dari zaman prasejarah. Setelah bertemu dengan kepala desa dan meminta izin kepadanya, kamu bisa berkeliling di desa ini. Desa Batu Tering menyimpan sisa-sisa kekuasan kerajaan di zaman dahulu dan beberapa ukiran relief kuno. Di desa ini, kamu bisa melihat Sarkofagus atau kuburan batu. Terdiri atas empat buah batu yang disusun sedemikian rupa, keunikannya tidak saja pada bentuknya, tapi juga sejarahnya.

Selain Sarkofagus, ada situs menarik lain yang wajib kamu lihat, yaitu Gua Liang Petang. Selain menyimpan pesona, gua ini juga sarat misteri. Di dalam gua, kamu akan menemukan batu-batu berbentuk manusia. Itulah batu mayat yang konon merupakan fosil manusia yang telah membatu. Tidak hanya itu, di lokasi ini juga pernah ditemukan benda-benda antik berupa bale-bale, tembikar, keramik bahkan alat tenun yang telah membatu.

 

Makin terinspirasi mengunjungi Pulau Moyo? Cek dulu yuk penginapan yang ada di Sumbawa, hanya di Pegipegi

 

 

(Visited 785 times, 1 visits today)

Comments

To Top