Destinasi

5 Wisata Alam di Filipina yang Harus Dikunjungi

Kemarin Miss Filipina, Pia Alonzo Wurtzbach berhasil menyabet gelar Miss Universe 2015. Selain baru aja mencatat sejarah di dunia beauty pageant, Filipina juga punya banyak wisata alam yang wajib travelers kunjungi, lho. Di mana aja, nih?

Pulau Boracay

Boracay adalah pulau terkenal di Filipina yang terletak 315 km dari Manila (ibu kota Filipina). Pulau Boracay sering dijuluki sebagai Raja Ampat-nya Filipina. Bisa dibilang Boracay ditemukan tahun 1970-an. Ketika itu, Boracay dianggap sebangai rahasia tersembunyi negara Filipina. Karena pulaunya sangat indah, pulau ini jadi tujuan wisata paling populer di Filipina. Bukan hanya warga lokal aja yang kagum, tapi juga turis luar negeri.

Sejak didatangi oleh banyak turis, pulau ini memang sudah nggak alami lagi, tapi pantai di sana masih terlihat indah dan dipelihara intensif oleh pemerintah setempat. Pengunjung yang ke sana pun harus taat pada peraturan yang ada, yaitu nggak boleh merokok dan mengotori pantai. Banyak water sports yang bisa kamu lakukan di sana seperti scuba diving, hiking, mendaki, selancar angin, naik layang-layang, snorkeling, bahkan gokarts. Di sana juga banyak makanan dari berbagai negara seperti Jepang, Korea, Jerman, Denmark, Swiss, Indonesia, dan Tiongkok dengan harga terjangkau. Selain itu, ada juga club dan hiburan malam lainnya.

Pulau-Boracay-Flilipina

www.duniabackpacker.net

The Chocolate Hills

The Chocolate Hills adalah gundukan tanah berselimutkan rumput yang menjulang tinggi dan indah. Apalagi jika dilihat pada sore hari saat musim kemarau. Rumputnya akan berubah jadi cokelat dan terkena hamparan sinar matahari sore. Makanya bukit ini disebut bukit cokelat (The Chocolate Hill). Tapi, sampai saat ini belum diketahui kenapa rumputnya bisa berubah jadi cokelat. Bahkan, ahli geologi sekalipun belum bisa memecahkan hal ini.

Di balik keindahannya, ada cerita menarik di balik keberadaan The Chocolate Hills. Beberapa orang, terutama masyarakat lokal percaya bahwa bukit tersebut mempunyai mitos supranatural. The Chocolate Hills dipercaya sebagai hasil karya alien yang akhirnya ditinggalkan. Di sisi lain, ada penjelasan ilmiah yang mengatakan bahwa bukit itu terbentuk dari hasil letusan gunung berapi.

chocolatehills

www.kazgeo.kz

Gunung Pinatubo

Gunung ini pernah mencatat sejarah karena pernah meletus di tahun 1991. Gara-gara bencana alam itu, banyak banget yang meninggal dunia dan bikin lahan pertanian rusak, juga gagal panen. Erupsi tersebut merupakan letusan terbesar kedua di sepanjang abad 20 dan memiliki Volcanic Explosivity Index (VEI) skala 6. Sebelum meletus, gunung yang terletak di Pulau Luzon, Filipina ini menampakkan aktivitas prekursor spontan dan cukup ekstrim. Sebelum letusan tahun 1991 terjadi, Gunung Pinatubo sudah mengalami enam periode aktivitas dengan letusan besar di masa lalu (kurang lebih 35 ribu tahun sebelumnya).

Tapi, gunung ini tetaplah menjadi obyek wisata yang laris di Filipina. Rasa takut bakal sirna ketika kamu mendaki lalu melihat keindahan danau yang berada di tengah-tengah kawah. Apalagi saat kamu minum air yang segar di sekitar danau. Tantangan yang harus dihadapi ketika mendaki gunung ini adalah harus membawa makanan sendiri karena di sekitar sana jarang sekali ada penjual makanan.

Mount_Pinatubo_20081229_01

www.wikimedia.org

Banaue Rice Terraces

Sawah terasering yang berumur sekitar 2000 tahun ini bisa disebut sebagai sawah tertua di dunia. Banaue Rice Terraces terletak di lereng gunung Ifugao dan memiliki irigasi yang bagus. Jadi, warga setempat suka memanfaatkan sawah ini untuk bercocok tanam. Selain sudah berjasa untuk pertanian, sawah ini juga sangat berjasa di bidang pariwisata. Banyak sekali turis yang nggak melewatkan wisata alam ini jika berkunjung ke Filipina.

Bentuk sawah ini unik karena menjulang tinggi lebih dari 1000 meter, tampak eksotik dengan liuk dan lekuk pematang yang mengikuti kontur yang nggak beraturan, tapi rapih. Orang-orang yang sudah berkunjung ke sana menjulukinya ‘tanah langit’. Dengan kemiringan melebihi 50% di beberapa bagian, jejeran undakan sawah nan hijau itu tampak seperti tangga raksasa yang dipahat secara istimewa. Tak heran jika tempat wisata ini sudah dianggap sebagai “keajaiban dunia kedelapan”.

Banaue_Rice_Terrace_Close_Up_(2)

www.wikimedia.org

Puerto Princesa Underground River

Wisata sungai ini terpilih sebagai New 7 Wonder of Nature dan UNESCO World Heritage, lho. Sungai bawah tanah ini mengalir sekitar sepanjang 8 km melalui goa yang berada di bawah rangkaian pegunungan bernama St. Paul Underground River Cave dan bermuara langsung di Laut Cina Selatan. Bagian terendah dari sungai ini dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Di sepanjang aliran sungai bawah tanahnya ada taman nasional. Di taman itu terdapat lebih dari 800 spesies tanaman, 195 spesies burung, 30 mamalia, 19 reptil, dan 8 spesies kelelawar.

Untuk dapat menikmati semua sensasi mendebarkan saat mengarungi Puerto Princesa Underground River, kamu bisa menempuh perjalanan dari jalur Jakarta – Manila – Puerto Princesa. Dari kota Puerto Princesa, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan mobil menuju Sabang selama 2 jam. Dari dermaga Sabang, perjalanan menuju sungai bawah tanah akan dilanjutkan menggunakan perahu sekitar 15 menit. Setelah tiba di dermaga, kamu akan berjalan kaki melewati hutan selama 5 menit hingga tiba di laguna berair hijau jernih. Lalu, perjalanan dilanjutkan menggunakan sampan tanpa mesin ke Puerto Princes Underground River!

www,donnaamisdavis.com

www,donnaamisdavis.com

Keren-keren, ya, wisata alam di Filipina! Setelah baca artikel ini, pasti kamu jadi pengin banget mampir ke Filipina, deh!

(Visited 1,254 times, 6 visits today)

Comments

To Top