Tips

5 trik aman jadi backpacker perempuan

inhabitat.com
www.gapyear.com

www.gapyear.com

Siapa bilang cuma pria yang hobi backpacker, karena nggak sedikit perempuan yang juga tertarik, tuh. Memang, sih, pada umumnya backpacker perempuan dirasa lebih rawan mengalami tindak kejahatan—terutama di negeri orang. So, buat kamu para perempuan yang tertarik jadi backpacker harus esktra waspada saat bepergian ke daerah yang asing—apalagi jika sendirian. Supaya traveling berjalan lancar dan nyaman, ada beberapa hal yang wajib kamu perhatikan, nih. Simak trik ala PegiPegi berikut ini, ya!

1. Persiapan sebelum berangkat
Sebenarnya menyiapkan itinerary adalah hal wajib yang harus dilakukan sebelum traveling dalam kondisi apapun. Namun begitu, hal ini dirasa lebih penting saat kamu adalah perempuan yang memutuskan untuk backpacker. Sebelum berangkat, pastikan kamu sudah membuat daftar tempat yang ingin dikunjungi, usahakan tiap lokasi searah agar nggak menghabiskan waktu.
Jika sudah menyiapkan itinerary, maka kamu tinggal mengikuti jadwal tanpa perlu kebingungan ketika berada di luar hotel. Ingat, orang yang terlihat clueless dan kebingungan akan memancing kedatangan orang yang berniat jahat dan menipu, lho. Jangan lupa, cari tahu seperti apa kondisi kota atau negara yang dituju, terutama peraturan seperti batas jam malam, dan hal yang harus diwaspadai ketika di tempat umum.

2. Dokumen perjalanan
Pastikan semua dokumen disimpan di tempat aman dan jangan sampai hilang atau tertinggal. Sebelum berangkat, back-up semuanya dalam bentuk soft copy dan simpan dalam flashdisk untuk mengantisipasi jika dokumenmu hilang. Walau tas punggung menjadi hal yang wajib sebagai backpacker, kamu tetap perlu membawa tas kecil yang bisa diselempang untuk menyimpan semua keperluan kamu seperti dokumen, dompet, dan ponsel. Tas ini juga berguna saat jalan-jalan, sehingga tas punggung bisa ditinggal di penginapan. Mau lebih praktis dan aman, pakai tas pinggang yang nggak membatasi gerak-gerikmu.

3. Transportasi
Urusan transportasi juga nggak kalah penting buat backpacker perempuan. Jika naik kendaraan umum, pastikan kamu sudah mencari tahu nomor dan rute tiap kendaraan agar nggak tersesat. Sementara jika naik taksi, pilih yang terdaftar secara resmi—bukan taksi gelap—dan catat nomor serta nama sopir. Selama di perjalanan, wajib waspada dari tangan jahil dan jaga jarak aman dengan orang yang dirasa mencurigakan. Jika kebetulan bertemu sesama backpacker perempuan, nggak ada salahnya berkenalan sehingga bisa jadi teman ngobrol selama perjalanan.

4. Penginapan aman
Sebelum memesan penginapan, pastikan kamu sudah melihat foto dan cari tahu komentar orang-orang yang pernah menginap di hotel ini—mulai dari kebersihan, kenyamanan, pelayanan, lingkungan sekitar, dan lokasi yang strategis. Jika berencana menginap di kamar sistem dorm, pastikan setiap tamu mendapatkan safety box untuk menyimpan barang pribadi dan usahakan memilih kamar dorm yang diisi hanya oleh perempuan. Jangan lupa untuk meminta rekomendasi sesama travelers supaya lebih meyakinkan.

5. Pakaian
Yang namanya perempuan, jadi backpacker pun bukan berarti nggak bisa tampil gaya, dong. Walau begitu, tahan sedikit keinginan kamu untuk memakai pakaian yang terlalu mencolok, misalnya dari segi bahan, warna, dan potongan yang minim. Pilih pakaian yang nyaman dan tetap terlihat menarik, misalnya atasan berlengan dengan potongan leher yang nggak terlalu rendah, dan celana yang tidak terlalu ketat dan pendek—bisa pilih kulot.
Hindari mulut dan tangan usil dengan memakai pakaian yang sopan, makeup tipis, tak perlu banyak aksesori dan perhiasan. Ingat, salah kostum bikin kamu rugi dan justru dianggap nggak menghormati adat dan budaya setempat, lho. Misalnya, mengunjungi kuil, candi, atau pura yang mengharuskan pengunjung tampil sopan. Bersyukurlah jika kamu datang dengan tank top dan celana pendek tapi masih bisa diakali karena ada peminjaman atau penyewaan kain sarung. Kalau nggak ada, kamu terpaksa pulang, tuh.

(Visited 678 times, 1 visits today)

Comments

To Top