Destinasi

5 hal yang harus kamu tahu saat mengunjungi Pulau Kubur

Jangan keburu merasa seram apalagi membayangkan tempat yang angker ketika mendengar nama Pulau Kubur. Terletak di Teluk Lampung, pulau yang satu ini justru malah asyik dijadikan tempat untuk refreshing melepas penat. Memang, sih, nama ini muncul konon karena dulunya pulau ini dipakai untuk menabur abu jenazah. Tapi saat ini kondisi pulaunya justru tampil cantik, aman dan bersih—jauh dari kesan angker. Nah, buat kamu yang berencana mengunjungi Pulau Kubur, PegiPegi punya lima hal penting yang wajib kamu ketahui sebelum ke sana. Yuk, simak lebih lanjut!

1. Akses menuju Pulau Kubur

Untuk menuju pulau yang satu ini ada beberapa cara yang bisa kamu pilih. Pertama, naik perahu dari Pulau Pasaran dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Bisa juga berangkat dari pantai Puri Gading yang lokasinya dekat dengan Pulau Kubur sekitar 10 menit saja. Semakin banyak orang yang ikut dalam sekali perjalanan, biaya menyewa perahu jadi lebih murah.

tourism.indonesianvoices.com

tourism.indonesianvoices.com

2. Siapkan stamina

Seperti traveling pada umumnya, pastikan fisik kamu dalam kondisi prima, ya! Walau perjalanan menuju Pulau Kubur nggak memakan waktu terlalu lama, kondisi fisik yang nggak prima akan ‘menyiksa’ kamu, tuh. Nggak lucu, kan, kalau tiba-tiba kamu merasa mual, sakit kepala, bahkan muntah saat terombang-ambing di tengah laut. FYI, Pulau Kubur bentuknya unik, di satu sisi ada bukit karang dan di sisi lainnya berupa pantai. Rugi, kan, sampai Pulau Kubur malah duduk lemas karena mabuk laut? Padahal jika naik ke atas bukit karang, kamu bisa melihat eloknya Kota Bandar Lampung dari kejauhan.

3. Bawa peralatan pancing

Nggak hanya tampak unik secara kasat mata, kamu juga akan menemukan hal mengagumkan ketika mengetahui seperti apa dasar lautnya. Ternyata Pulau Kubur memiliki permukaan yang melebar, tapi mengecil di dasarnya. Nah, bentuknya yang mengerucut ini menyebabkan ikan-ikan senang berkumpul di dasar laut. Tentunya ini jadi surga buat kamu yang hobi memancing, kan. Hindari memancing dari pinggir pantai karena kail akan tersangkut di karang. Mintalah untuk diantar perahu agar lebih ke tengah, ya!

4. Datang sore hari

Seperti yang kamu tahu, sinar matahari mulai bersahabat ketika sore menjelang. Selain itu, air laut juga mulai surut dan ombaknya pun bersahabat. Bonus berikutnya, tunggu sampai momen matahari terbenam datang. Semburat oranye di langit yang biru, bikin kamu betah menatapnya berlama-lama, deh.

tourism.indonesianvoices.com

tourism.indonesianvoices.com

5. Bawa pulang sampahmu

Jangankan petugas kebersihan, travelers, penduduk sekitar saja ngga ada yang tinggal di Pulau Kubur. Maklum, luas Pulau Kubur hanya lima hektar. Jika kamu berencana menghabiskan waktu seharian di Pulau Kubur, bawalah semua keperluanmu seperti camilan, air minum, dan makan siang. Jangan lupa bawa plastik kosong sebagai wadah semua sampah kamu dan rombongan, untuk selanjutnya dibuang di penginapan. Sebagai travelers yang bertanggung jawab, nggak cuma senang-senang tapi juga peduli dengan kebersihan. Pantang, deh, buang sampah sembarangan di sekitar pantai, apalagi di tengah laut.

Bagaimana, makin tertarik untuk mengubur stres di Pulau Kubur, kan? Yuk, segera atur perjalanan kamu dan pesan tiket serta booking hotel di Pegipegi! Dijamin cuma Pegipegi yang berani kasih harga paling murah, deh.

(Visited 1,077 times, 1 visits today)

Comments

To Top