Tips

5 Fakta tentang India yang Perlu Kamu Tahu dari Sinetron Uttaran

Pastinya, kamu sudah pernah dengar soal sinetron Uttaran yang berasal dari India kan? Itu tuh, sinetron yang bercerita soal persahabatan Ichcha (Tinna Dutta) yang bersahabat dengan Tapasya (Rashami Desai) dari kecil hingga dewasa. Mereka tumbuh bersama karena Ichacha berasal dari keluarga kurang mampu dan diasuh oleh orangtua Tapasya. Namun, persahabatan itu sempat mengalami konflik karena mereka mencintai cowok yang sama, yaitu Veer (Nandish Sandhu). Tentunya, juga menimbulkan konflik antar keluarga. Apalagi, keluarga Tapasya sudah menjodohkan Tapasya dengan Veer.

Walaupun kamu belum pernah nonton Uttaran sama sekali, setidaknya kamu pernah mendengar soal sinetron ini dari meme yang beredar di Path dan media sosial lainnya. Tahu nggak sih, kalau kamu bisa mengenal India dari nonton sinetron Uttaran. Simak fakta-faktanya, yuk!

1. Ternyata, orang India memang romantis

Setelah Ichcha dewasa, makin banyak dialog dan adegan romantis bersama Veer di sinetron Uttaran. Misal, saat Veer membantu Ichcha saat ia kesulitan menggapai benda tinggi. Atau ketika Veer dengan sigap menopang Ichcha yang nyaris terjatuh akibat terpeleset. Apalagi saat hujan turun, dengan bermodal tatapan mata dan gestur tubuh aja, kamu bisa langsung melihat chemistry di antara keduanya.

Pada kenyataannya, India termasuk salah satu negara romantis di dunia. Soalnya, 90% orang India suka menunjukkan kedekatan dan keintiman dengan pasangan masing-masing. Contohnya lewat bangunan Taj Mahal yang merupakan simbol romantisme. Bangunan itu dibangun sebagai bukti cinta seorang raja kepada istrinya. Kalau di film atau sinetron, romantisme di India digambarkan dengan tarian, nyanyian, atau gesture-gesture super romantis.

^FACAA7F7401004EC0545C6187F8CA6E36DDAD62DCC14EF5858^pimgpsh_fullsize_distr

iphemant on http://depositphotos.com/

2. Orang India memang kreatif di dunia hiburan

Setiap kali orang menonton Uttaran, mereka langsung merasa gemas dengan ceritanya. Apalagi ketika terjadi kesalahpahaman yang kerap terjadi antara Veer dan keluarga besar Thakur (orangtua Tapasya). Keramahan Veer sering kali disalahartikan oleh keluarga Tapasya yang mengira bahwa Veer jatuh hati pada Tapasya. Dan nenek Tapasya yang dari awal memang sudah membenci Ichcha dan ibunya, selalu berusaha mencari kesalahan Ichcha. Karena, nenek Tapasya tahu betul, Veer dan Ichcha saling mencintai dan ia nggak setuju akan hubungan itu.

Penonton selalu menanti-nantikan momen, di mana keluarga besar Thakur segera tahu bahwa Ichcha-lah yang jadi pujaan hati Veer. Akibatnya, penonton selalu dibuat penasaran dengan kelanjutan Uttaran setiap kali menonton sinetron yang lagi hits itu.

Sekali nonton pasti jadi penasaran sama kelanjutannya. Akhirnya keterusan, deh.

Selalu betah nonton ini soalnya pemainnya cakep-cakep. 

Kira-kira seperti itu deh, komentar orang-orang yang sudah menonton Uttaran. Hal ini membuktikan bahwa orang India sangat kreatif di dunia hiburan. Film-film berkualitas di Indonesia, seperti “Habibie & Ainun”, “Ayat-Ayat Cinta”, “Di Bawah Lindungan Ka’bah”, dan lain-lain adalah produksi MD Entertainment yang dikelola oleh Manoj Punjabi yang berasal dari India.

Nggak heran kalau orang India yang tinggal di Indonesia, biasanya mereka dikira anak pembuat sinetron. Padahal, nggak semua orang India di Indonesia punya bisnis sinetron.

manoj punjabi

www.depoktimes.net

3. Orang India bikin sinetron memang super niat

Bisa dibilang tren sinetron India saat ini lebih heboh dari sinetron Indonesia. Padahal rating Uttaran masih di bawah sinetron Anak Jalanan. Tapi, ada kemungkinan, Uttaran bisa menyalip rating Anak Jalanan. Bicara soal kehebohan, tentu aja Uttaran heboh di mana-mana, terutama di media sosial. Hal ini tentu nggak lepas dari kerja keras aktor dan para kru film yang memproduksi sinetron dengan sangat niat!

Di India, Uttaran sudah pernah ditayangkan sejak 1 Desember 2008 sampai 16 Januari 2015. Sedangkan, di Indonesia, sinetron ini baru ditayangkan sejak 21 September 2015 kemarin. Berarti, perjalanan kamu buat nonton Uttaran masih panjang banget! Bukan cuma episodenya yang panjang, tapi juga durasinya. Awalnya, Uttaran tayang setiap hari pukul 14.00 – 18.00 WIB (4 jam). Kalau sekarang sih lebih manusiawi, yaitu dari pukul 15.00 – 18.00 WIB (3 jam).

meme uttaran

 

meme uttaran2

4. Cewek India memang bangga menggunakan pakaian tradisional

Meskipun sinetron Uttaran menggambarkan zaman modern, tapi aktor-aktor cewek di sana masih bangga menggunakan pakaian tradisional India, seperti sari. Mereka tetap menggunakan pakaian tradisional, mulai dari aktivitas di pagi hari hingga tidur di malam hari. Dan itu dilakukan bukan karena aturan atau paksaan.

Di India, kamu nggak akan bisa membedakan, mana wanita kantoran atau ibu rumah tangga. Karena, gaya busananya sama. Yang membuat penampilan mereka lebih berbeda adalah ketika festival atau acara pernikahan. Biasanya, ketika acara penting, warna pakaian mereka lebih ngejreng, warna-warni, dan penuh dengan renda yang glamor.

uttaran

www.india-forums.com

5. Orang India di Pasar Baru memanfaatkan Uttaran untuk jualan kain sari

Orang India agak mirip seperti orang Tionghoa. Mereka suka melihat peluang bisnis dan sangat memanfaatkan hal itu. Selain dikenal sebagai pebisnis sinetron, orang India di Indonesia juga dikenal sebagai pengusaha kain, terutama di Pasar Baru, Jakarta. Sejak sinetron Uttaran laris, kain sari India di Pasar Baru juga ikut laris penjualannya. Kira-kira, penjualannya naik 10%. Dalam sehari, pedagang di sana bisa menjual kain sari 15 – 40 meter. Padahal, sebelumnya mereka dalam sehari hanya menjual sekitar 20 meter. Para pembelinya bukan hanya orang India, tapi juga orang Indonesia atau Tionghoa. Mereka membeli kain sari untuk dijadikan penghias atau pelengkap pakaian.

pasar baru

eryantierdah.blogspot.com

^86633390C87633299B6B6705793BB48020F34ED78483F4B017^pimgpsh_fullsize_distr

Kalau kamu pengin berburu kain sari di Pasar Baru, Jakarta, tapi kamu berada di luar Jakarta, kamu bisa lho pesan tiket pesawat murah ke Jakarta lewat pegipegi.com. Dan jangan lupa buat pesan hotel murah di Jakarta juga, ya!

cari tiket pesawat murah  cari hotel murah di jakarta

(Visited 6,670 times, 1 visits today)

Comments

To Top