Berita

5 Fakta Seru Liliyana Natsir, si Penyabet Medali Emas yang Cuma Lulus SD!

Setelah membahas fakta seru Tontowi Ahmad, pastinya nggak lengkap jika pegipegi nggak bahas soal Liliyana Natsir, pasangan Tontowi saat menyabet medali emas di cabang olahraga bulutangkis ganda campuran Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Pasalnya, Liliyana bukan cewek sembarangan di dunia bulutangkis. Ia sudah sering menyabet gelar juara di bidangnya. Yuk, kenalan langsung dengan si kelahiran 9 September 1985 ini lewat lima fakta seru berikut.

1. Cewek yang tomboy banget!

liliyana natsir

bola.liputan6.com

Dari penampilannya aja, kita pasti sudah bisa menebak bahwa Liliyana adalah cewek tomboy dan nggak suka dandan. Terbukti dari isi pakaiannya yang nggak ada rok sama sekali, Isi lemarinya paling seputar kaus dan celana. Liliyana juga suka banget pakai parfum Calvin Klein yang biasanya dipakai cowok.

Meskipun tomboy banget, tapi kalau lagi bareng mamanya, Liliyana suka banget bermanja-manja. Dan seperti cewek pada umumnya, ia sangat perhitungan ketika belanja. Nggak heran jika sehabis tanding bulutangkis di berbagai negara, Liliyana lebih suka belanja di tempat yang murah meriah dan bisa ditawar.

2. Kenapa dipanggil Butet?

butet

travel.tribunnews.com

Pastinya kamu sudah tahu bahwa Liliyana akrab dengan sapaan Butet, panggilan adik untuk orang Medan. Padahal, ia bukan dari Medan, melainkan dari Manado. Lalu, kenapa ia dipanggil Butet?

“Jadi dulu, waktu pertama kali saya masuk klub, ada teman saya ngajak kenalan dan dia nanya ‘Namanya siapa?’, terus saya bilang ‘Liliyana’. Dia bilang ‘Wah, kepanjangan. Mendingan, mulai sekarang gue manggil lo butet aja, ya. Karena di Medan, Butet itu nama panggilan sayang untuk adik.’ Karena saya bungsu, jadi saya mau. Semenjak itu, teman-teman panggil saya Butet,” jelasnya.

3. Nggak tertarik dengan pendidikan sekolah

benno natsir

http://www.pbdjarum.org/

Beda dengan Tontowi Ahmad yang sama sekali nggak tertarik dengan bulutangkis ketika kecil, Liliyana malah sudah passionate dengan bulutangkis dari kecil. Makanya, ia memilih untuk berhenti sekolah dan nggak melanjutkan pendidikan ke SMP. Hal itu juga diakui oleh sang ayah, Benno Natsir.

“Liliyana hanya lulus SD. Dulu dia sekolah di SD Eben Heazer 2 Manado. Tekadnya untuk menekuni olahraga dibandingkan sekolah atau pendidikan. Saya bilang sama Liliyana, bahwa dia bisa sekolah sambil main bulutangkis, tapi dia nggak mau. Dia hanya ingin latihan dan ikut kejuaraan bulutangkis aja,” ujar sang ayah yang hobi main basket. Sementara ibu Liliyana gemar main bulutangkis.

Ketika di Manado, Liliyana sempat berlatih di klub PB Pisok milik Spego Goni. Kemudian ketika di Jakarta, ia masuk klub Bimantara Tangkas dan sekarang di PB Djarum Jakarta. Dengan pencapaian Liliyana seperti sekarang, tentu aja sang ayah bangga. Karena, dari dulu Liliyana hanya punya fokus di bulutangkis. Bahkan, ia nggak punya waktu untuk bermain seperti anak-anak pada umumnya. Dan ketika remaja, ia nggak punya waktu untuk pacaran.

4. Pebulutangkis yang mudah beradaptasi dengan pasangan barunya

butet2

http://badmintonindonesia.org/

Liliyana merupakan pebulutangkis Indonesia spesialis ganda. Bukan cuma dengan Tontowi Ahmad ia pernah bekerjasama. Tapi, di ganda campuran, Butet pernah berpasangan dengan Nova Widianto, Devin Lahardi Fitriawan, Muhammad Rijal, Markis Kido, Sukma Wijaya, dan Rian Sukmawan. Sedangkan di ganda putri, ia pernah berpasangan dengan Rintan Apriliana, Pia Zebadiah Bernadet, Eny Erlangga, Shendy Puspa Irawati, Meliana Jauhari, Nitya Krishinda Maheswari, Vita Marissa, Greysia Polii, dan Natalia Christina Polukan.

Liliyana lebih banyak meraih prestasi saat ia berpasangan dengan Nova Widianto dan Tontowi Ahmad. Di sektor ganda putri, ia hanya memeroleh dua gelar super series saat berpasangan dengan Vita Marissa. Liliyana merupakan pebulutangkis yang cepat beradaptasi dengan pasangan barunya. Berpasangan dengan Muhammad Rijal, ia mampu menjadi runner up kejuaraan Japan Open Super Series 2012. Bersama Nitya Krishinda Maheswari, ia mampu memberikan perlawan sengit kepada ganda putri nomor satu dunia Yu Yang dan Wang Xiaoli asal China saat kejuaraan beregu Sudirman Cup 2013.

5. Tengah mempersiapkan masa pensiun

liliiyana natsir

style.tribunnews.com

Sebelum tanding di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Liliyana sempat berjanji bahwa ia bakal gantung raket jika berhasil menyabet medali emas. “Soal gantung raket, tiap atlet pasti berpkir ke sana terutama atlet seusia saya. Sekarang saya mau fokus ke Olimpiade dan masih ada kontrak dengan Victor sampai tahun 2017. Sudah kepikiran sih untuk berhenti main, tapi kita kan nggak tahu ke depannya keadaan bakal seperti apa. Jadi, saya sudah mempersiapkan masa pensiun saya dari sekarang,” tutur Liliyana sebelum tanding di Olimpiade.

Hal yang dilakukan Liliyana untuk mempersiapkan pensiun adalah dengan membuka bisnis. Sejak awal tahun 2016, Liliyana sudah membuka gerai bisnis pijat refleksi yang diberi nama Nine Family Reflexology di Gading Serpong, Tangerang. Liliyana tertarik dengan bisnis tersebut karena memang hobi pijat dan ia tahu banget, pijatan seperti apa yang enak dan bisa bikin tubuh segar. Supaya kualitas pijat di sana tetap terjaga, Liliyana pun terjun langsung ketika memilih terapis. Di Nine Family Reflexology, Liliyana menawarkan berbagai jenis pijat, seperti Refleksi, Thai Massage, Shiatsu, dan sebagainya.

^86633390C87633299B6B6705793BB48020F34ED78483F4B017^pimgpsh_fullsize_distr

Pastinya travelers terinspirasi dengan prestasi yang sudah diukir oleh Liliyana Natsir, dong? Kamu juga bisa membawa nama Indonesia dengan traveling ke seluruh Indonesia dan bercerita kepada semua orang tentang indahnya Indonesia. Supaya bujet traveling kamu lebih murah, yuk, pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah lewat pegipegi.com.

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

 

 

(Visited 2,134 times, 1 visits today)

Comments

To Top