Tips

5 Alasan untuk Tidak Melakukan Sahur on The Road (SOTR)

Salah satu kegiatan di bulan Ramadhan yang sebaiknya dilaksanakan adalah sahur. Kebanyakan travelers yang berjiwa muda bisa jadi masih suka melakukan sahur on the road (SOTR). Meskipun seru dan asyik, karena bisa sekalian sahur dengan teman dan keluarga di jalan, namun kegiatan tersebut sudah dilarang oleh Djarot Saiful Hidayat, Gubernur DKI Jakarta. Pegipegi pun setuju dengan kebijakan tersebut, karena melihat lima alasan ini.

1. Mengganggu lalu lintas

Selama ini, sahur on the road kerap dilakukan dengan naik motor beramai-ramai. Knalpot motor dibolongi sehingga suara sangat kencang. Bahkan, beberapa di antaranya sebenarnya nggak sahur, tapi cuma ingin ikut konvoi. Hal tersebut jelas mengganggu lalu lintas dan tidak ada faedahnya. Parahnya lagi, mereka juga banyak yang nggak membawa SIM atau STNK. Sungguh mengganggu lalu lintas dan pengguna jalan lainnya.

2. Rawan kecelakaan dan pencurian motor

Banyak juga pengguna motor yang tidak menggunakan motor saat sahur on the road. Banyak juga yang naik mobil box ramai-ramai. Hal tersebut jelas membahayakan diri sendiri apabila terjadi kecelakaan. Meskipun sudah menggunakan helm pun, risiko kecelakaan juga masih bisa terjadi. Soalnya lalu lintasnya sangat padat. Selain itu, risiko pencurian motor juga bisa terjadi saat sahur on the road. 

3. Mengganggu kenyamanan warga yang sedang tidur

Tidak semua orang melakukan ibadah puasa. Banyak juga yang sedang tidur di rumah. Biasanya, aksi sahur on the road dilakukan dengan tidak tertib, bahkan sambil berteriak. Hal itu bisa menganggu kenyamanan warga lain yang sedang tidur.

4. Meninggalkan banyak coretan dan sampah

Sering lihat kan banyak coretan di tembok bertuliskan ‘SOTR’? Nah, itu adalah coretan dari para pelaku sahur on the road. Selain meninggalkan banyak coretan, sahur on the road juga kerap menyisakan banyak sampah.

5. Sedang marak aksi bacok oleh gangster

Akhir-akhir ini, Jakarta sedang dilanda aksi kejahatan berupa bacok yang dilakukan oleh para gangster. Mereka bukan ingin merampok atau mengambil barang berharga yang kita punya, melainkan hanya ingin melukai korban. Yang menjadi korban bacok adalah pengendara motor dan biasanya terjadi di malam hari hingga subuh. Jangan sampai kegiatan sahur on the road dimanfaatkan oleh gangster untuk melakukan aksi bacok!

Pemerintah pun menganjurkan agar masyarakat mengganti kegiatan sahur on the road dengan sahur on the mosque. Sebagai anak muda kreatif, pastinya kamu punya banyak kegiatan yang lebih bermanfaat dibandingkan sahur on the road, dong! Gimana kalau kamu merencanakan liburan bersama teman dan keluarga untuk keliling Indonesia agar lebih mengenal negara sendiri? Yuk, rencanakan traveling kamu dengan pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto utama: https://www.merdeka.com

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

 

 

(Visited 238 times, 1 visits today)

Comments

To Top