Destinasi

4 Mitos Pantai Parangtritis, Tempat Cinta dan Kawan-Kawan Selfie di AADC 2

Film AADC 2 (Ada Apa dengan Cinta 2) memang lagi jadi buah bibir banget. Apalagi, jumlah penontonnya sudah mencapai angka 3 juta! Pantai di Yogyakarta yang jadi tempat syuting AADC 2 adalah Pantai Parangtritis. Sudah lihat kan adegan Cinta dan kawan-kawannya selfie di Pantai Parangtritis? Selain memiliki keindahan, pantai yang terletak di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul ini juga memiliki mitos yang cukup banyak. Apa aja mitosnya, nih?

1. Gerbang Kerajaan Kanjeng Ratu Kidul

Kepercayaan mistis yang paling kuat di sekitar wilayah pantai Parangtritis adalah adanya sebuah kerajaan laut yang dipimpin oleh Kanjeng Ratu Kidul. Katanya, Kanjeng Ratu Kidul, yang sering disebut Nyi Roro Kidul adalah salah satu penguasa gaib yang mengitari Kesultanan Yogyakarta. Karena itu, para Sultan harus tetap menjalin komunikasi dengan penguasa laut selatan. Juga harus meminta restu Nyi Roro Kidul setiap kali melaksanakan kegiatan agar berjalan dengan aman dan tenteram.

nyi roro kidul
www.nyairorokidul.com

2. Tradisi labuhan yang unik

Di pantai Parangtritis juga sering dilakukan upacara pemberian sesaji atau yang disebut dengan labuhan. Tradisi ini mulai dilakukan sejak jaman Sultan Hamengkubuwono I dan masih berlangsung hingga saat ini. Menurut tradisi Keraton Kesultanan Yogyakarta, upacara labuhan dilakukan secara resmi dalam acara penobatan Sultan, peringatan hari Ulang Tahun Penobatan Sultan yang disebut “Tingalan Panjenengan”, “Tingalan Dalem Panjenengan”,atau “Tingalan Jumenengan”. Juga peringatan hari “Windon”, yaitu hari ulang tahun penobatan Sultan setiap delapan tahun sekali.

Selain rangkaian peristiwa di atas, upacara labuhan juga diselenggarakan untuk memenuhi hajat tertentu dari Sri Sultan, misalnya saat Sri Sultan menikahkan putera-puterinya. Dengan tradisi ini, diharapkan agar kesejahteraan Sultan dan masyarakat di sekitar kesultanan tetap terjamin.

labuhan

achmadadib.blogspot.com

3. Nggak boleh pakai baju warna hijau

Sudah sering dengar kan soal larangan memakai baju hijau jika berkunjung ke Pantai Parangtritis? Soalnya, Ratu Pantai Selatan sangat menyukai warna hijau. Dalam beberapa lukisan yang dibuat, sang ratu juga digambarkan sedang mengenakan pakaian warna hijau. Jika ada yang memakai baju hijau (terutama cowok), ratu akan merekrutnya sebagai pegawai. Kamu berani nggak? Hihihi…

4. Nggak boleh mandi atau berenang

Besarnya ombak di Pantai Parangtritis seringkali membawa korban. Meskipun pemerintah telah melarang wisatawan untuk mandi atau berenang di pantai, tetap aja masih ada yang melanggar. Kalau pun nggak mandi atau berenang, mereka bermain air terlalu jauh dari bibir pantai.

Anehnya, semua korban yang tenggelam sulit ditemukan pada hari yang sama, meskipun sudah dicari di seluruh lokasi sekitarnya. Tapi, setelah dua atau tiga hari kemudian, jasad orang tersebut akan ditemukan mengambang dengan sendirinya di lokasi yang nggak jauh dari tempat ia menghilang. Katanya sih, si korban “diambil oleh Kanjeng Ratu Kidul dan jasadnya disandera sementara.

pantai parangtritis

citizen6.liputan6.com

^86633390C87633299B6B6705793BB48020F34ED78483F4B017^pimgpsh_fullsize_distr

Meskipun banyak mitos, tapi Pantai Parangtritis merupakan pantai yang wajib untuk dikunjungi! Apalagi jika kamu ingin merasakan jalan-jalan di Yogyakarta ala Cinta, Karmen, Milly, dan Maura di AADC 2. Untuk menuju ke sana, tentu aja kamu harus transit di Yogyakarta dulu. Setelah itu, kamu bisa menuju Pantai Parangtritis dengan berkendara dan menempuh jarak 25 km. Supaya liburan kamu makin murah meriah, jangan lupa pesan tiket pesawat atau tiket kereta api murah ke Yogyakarta lewat pegipegi.com, ya! Jangan lupa juga buat pesan hotel murah di Yogyakarta!

pesan tiket pesawat murah ke yogyakarta  pesan tiket kereta api murah ke yogyakarta  cari hotel murah di yogyakarta

(Visited 1,826 times, 1 visits today)

Comments

To Top