Kuliner

3 Perbedaan Mencolok Gelato dengan Es Krim

“Eh, siang-siang gini enaknya icip es krim gelato, yuk!”

Sebagai dessert masa kini, gelato banyak digandrungi para pecinta dessert jaman NOW. Nyaris tiap mall di kota besar punya kedai gelato yang menawarkan banyak ragam rasa.

Sayangnya, masih banyak yang menganggap gelato itu adalah es krim pada umumnya. Padahal, dessert asal Italia ini punya perbedaan yang sangat signifikan. Nggak cuma dari bentuk, tetapi juga teksturnya.

Nah, biar makin paham konsep dari gelato sendiri, Pegipegi punya 3 perbedaan mencolok antara gelato dengan es krim pada umumnya. Mari disimak.

Kandungan Lemak

Kebanyakan es krim yang beredar di Indonesia mengusung konsep American ice cream di mana menggunakan lebih banyak butterfat atau lemak dalam susu dan krim. Persentasenya minimal 10 persen dari total berat es krim. Sedangkan, gelato hanya menggunakan 3,5 persen butterfat untuk menciptakan rasa yang lebih intens.

Aliran Udara

Gelato menggunakan lebih sedikit butterfat dalam sajiannya. Ini yang menyebabkan kandungan udara yang terserap di dalam adonan lebih kecil ketimbang es krim biasa. Dampaknya, nggak cuma rasa yang lebih pekat, tetapi juga gelato terasa lebih ringan dan lembut teksturnya di lidah.

Suhu Penyajian

Hampir semua es krim menggunakan suhu penyajian yang lebih rendah, antara minus 10 hingga derajat Fahrenheit. Temperatur rendah berfungsi agar kandungan udara nggak cepat terlepas. Nah, gelato menggunakan suhu penyajian yang lebih hangat, 7-12 derajat Fahrenheit karena kandungan udaranya nggak terlalu banyak.

Mau coba berburu gelato? Sekalian liburan! Supaya bujet liburan kamu tetap terjangkau, yuk, pesan tiket pesawattiket kereta api, dan hotel murah di Pegipegi.

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

Foto: Shutterstock

Agar transaksi kamu lebih murah dan mudah, jangan lupa instal aplikasi Pegipegi lewat Google Play atau App Store, ya!

google-play

apps-store

Comments

To Top