Destinasi

10 Tempat Wisata di Indonesia yang Disebut “Bali Baru”

Siapa pun tahu bahwa Indonesia memiliki banyak tempat wisata indah. Jadi, ketika liburan tentu aja kamu nggak harus selalu ke Bali. Di tahun 2016 ini, ada 10 tempat wisata di Indonesia yang menjadi prioritas pemerintah dalam rangka memajukan pariwisata Indonesia. Pemerintah sengaja menyebut 10 tempat wisata sebagai “Bali baru” soalnya destinasi wisata tersebut mampu mendatangkan 4 juta turis asing dalam setahun dan menyaingi popularitas Bali. Makanya, kali ini pegipegi ingin membahas tempat-tempat wisata tersebut.

1. Danau Toba (Sumatera Utara)

Danau Toba memiliki ketinggian hampir 1 km di atas permukaan laut dan dikelilingi deretan gunung berapi. Di sana juga banyak pohon pinus dan enau yang tumbuh dengan indah, sehingga pemandangannya makin terlihat cantik. Di sebelah utara, kamu masih bisa menjumpai berbagai aneka satwa, seperti orangutan, beberapa jenis monyet, dan lutung. Di bagian selatan, kamu bisa menemui beberapa jenis monyet, tapir, ingkir, dan lingur. Danau Toba dianggap sebagai pemisah ekologi satwa di sisi utara dan selatan.

Kamu bisa menikmati keindahan Danau Toba melalui Menara Tele yang berada di lereng bukit. Pemandangannya makin indah ketika pagi hari. Kadang, kabut tebal menyelimuti Danau Toba. Jika nggak ada kabut, lekukan Danau Toba terlihat lebih indah. Penampilannya seperti sebuah laut di tengah-tengah daratan. Udaranya pun terasa sejuk, sehingga cocok dijadikan sebagai tempat untuk melepaskan rasa penat.

2. Belitung (Bangka Belitung)

Awalnya, nggak ada yang tahu soal keindahan Belitung karena letaknya memang tersembunyi. Namun, tempat wisata yang satu ini jadi populer berkat film Laskar Pelangi. Jika berkunjung ke Belitung, kamu wajib menjelajah pantai-pantai indah di sana, seperti Pantai Tanjung Tinggi yang tenang, berpasir putih, air lautnya jernih, dan banyak warung seafood. Ada juga Pantai Tanjung Kelayang yang terdiri dari dua bagian. Sebelah barat dipenuhi gugusan batu granit dan sebelah timur banyak hamparan pasir putih.

Pulau Lengkuas juga nggak boleh dilewatkan karena di sana ada mercusuar yang menjulang tinggi. Mercusuarnya sudah berdiri sejak tahun 1882. Lewat mercusuar, kamu bisa menikmati pemandangan keindahan pantai-pantai. Dan masih banyak wisata alam menarik lainnya di Belitung, seperti Bukit Berahu, Pantai Punai, Pulau Pasir, Danau Kaolin, dan lain-lain.

3. Tanjung Lesung (Banten)

Jika kamu berdomisili di Jakarta dan nggak pengin liburan terlalu jauh, kamu bisa mampir ke Tanjung Lesung di Banten. Banyak hal yang bisa kamu lakukan di sana, yaitu snorkeling, diving, menikmati water sport, seperti kano, jet ski, banana boat, dan lain-lain. Atau sekadar berenang di sana juga boleh karena air lautnya sangat jernih. Buat yang hobi memancing, kamu juga bisa memancing di sekitar dermaga.

Uniknya, di Tanjung Lesung kamu juga bisa berkenalan dengan seni bela diri debus dari Banten yang bikin bulu kuduk merinding. Setelah seharian capek bermain di pantai, kamu bisa mengisi perut dengan aneka hidangan seafood yang dijajahkan di pinggir pantai. Dan yang nggak boleh ketinggalan adalah menikmati indahnya sunset di Tanjung Lesung!

4. Kepulauan Seribu (DKI Jakarta)

kepulauan seribu

Foto dari rri.co.id

Selain Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu tentunya bisa dimanfaatkan oleh warga Jakarta untuk weekend getaway! Namanya memang seribu, tapi sebenarnya pulau di sana nggak sampai seribu. Hanya sekitar 110 pulau besar dan pulau kecil yang membentang dari Pulau Anyer sampai pulau di Laut Jawa, seperti Pulau Sepa, Pulau Putri, dan Pulau Hantu.

Penampakan Kepulauan Seribu seperti taman bermain yang terdiri dari pantai dan air. Di sana juga ditawarkan berbagai jenis hiburan, seperti bermain pasir putih, jet ski, naik perahu, snorkeling, dan scuba diving. Kepulauan Seribu juga memiliki peninggalan Belanda yang bisa kamu manfaatkan untuk belajar sejarah, yaitu Taman Arkeologi Pulau Onrust. Ada juga cagar alam yang digunakan untuk melestarikan penyu sisik dan melindungi hutan bakau.

5. Candi Borobudur (Jawa Tengah)

Candi Borobudur adalah candi umat Buddha yang terletak di Desa Borobudur, Kabupaten Magelang. Candi Borobudur berasal dari dua kata, yaitu “bara” dan “budur”. Bara berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti kompleks candi atau biara. Sementara, budur berasal dari kata beduhur yang artinya di atas. Jadi, Borobudur berarti biara di atas bukit. Ada yang juga bilang bahwa Borobudur berarti gunung yang berteras-teras.

Setiap tahun, umat Buddha memperingati Waisak di Candi Borobudur. Waisak merupakan peringatan hari kelahiran, kematian, dan saat Sidharta Gautama memperoleh kebijaksanaan tertinggi dengan menjadi Buddha Shakyamuni. Ketiga momen tersebut disebut Trisuci Waisak. Ketika malam Waisak, umat Buddha berkumpul mengelilingi Borobudur. Saat itu, Borobudur dipercayai sebagai tempat berkumpulnya kekuatan supranatural. Katanya, Buddha akan terlihat di puncak gunung bagian selatan.

6. Gunung Bromo (Jawa Timur)

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan jadi destinasi wisata terlaris di Jawa Timur. Ketinggian gunung ini adalah 2.392 meter di atas permukaan laut dan memiliki bentuk yang bertautan di antara lembah dan ngarai, juga dikelilingi kaldera atau lautan pasir seluar 5.300 ha. Meskipun Gunung Bromo nggak sebesar gunung berapi lain, tapi keindahannya mampu menarik perhatian para wisatawan.

Dari puncak ketinggian 2.780 meter, kamu bisa melihat indahnya matahari terbit. Banyak juga yang mengabadikan momen ini. Ketika matahari terbit, pengunjung juga bisa melihat bagian depan Gunung Semeru yang mengeluarkan asap. Masyarakat di Gunung Bromo rutin merayakan festival Yadnya Kasada setiap setahun sekali dengan memberikan persembahan, seperti uang, ayam, dan sayuran untuk dipersembahkan kepada dewa dan dibuang ke dalam kawah. Hal ini melambangkan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa.

7. Mandalika Lombok (Nusa Tenggara Barat)

Salah satu pantai cantik di Lombok Tengah adalah Pantai Seger. Di salah satu bagian Pantai Seger, ada Monumen Mandalika yang berhubungan dengan suku asli Lombok, yaitu Suku Sasak. Mandalika diambil dari nama seorang putri kerajaan Suku Sasak, yaitu Putri Mandalika. Kisahnya terjadi di abad ke-16, di mana Kerajaan Tanjung Biru diperintahkan oleh Raja Tonang Beru dan Ratu Seranting. Dari pernikahan mereka, lahirlah Putri Mandalika yang tumbuh dengan cantik, sehingga banyak pangeran yang pengin menikahinya.

Persaingan yang terjadi di antara pangeran, membuat Putri Mandalika memutuskan untuk menyelesaikan masalah dengan cara melemparkan dirinya ke laut, sehingga nggak ada pangeran yang bisa memilikinya. Ketika jasad sang putri dicari, yang ada malah seekor cacing. Masyarakat sekitar percaya bahwa cacing tersebut merupakan jelmaan Putri Mandalika.

8. Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur)

Pulau Komodo berada di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores, tepatnya di sebelah timur pulau Sumbawa dan terpisah oleh Selat Sape. Pulau Komodo adalah pulau kecil yang menempati bagian utama Taman Nasional Komodo. Taman Nasional Komodo bukan hanya di Pulau Komodo, tapi juga mencakup pulau lain seperti Rinca dan Padar yang termasuk dalam pulau utama habitat asli komodo.

Selain itu juga masih banyak pulau – pulau  kecil lain yang masuk ke dalam Taman Nasional Komodo. Luas Taman Nasional Komodo adalah 2.321 km persegi, meliputi wilayah daratan sekaligus lautan dan udara. Dari namanya, kamu pasti tahu bahwa pulau ini adalah tempat komodo hidup. Pulau Komodo memang merupakan habitat asli komodo.

9. Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara)

wakatobi

Foto dari tekooo.com

Taman Nasional Wakatobi adalah salah satu taman nasional terbesar di Indonesia dengan area seluas 1,39 juta ha dan menyimpan keanekaragaman hayati laut. Kedalaman air di Taman Nasional Wakatobi bervariasi. Bagian terdalam mencapai 1 km di bawah permukaan air laut. Taman Nasional Wakatobi memiliki empat pulau besar, yaitu Kaledupa, Tomia, Wangi-wangi, dan Binongko.

Taman Nasional Wakatobi cocok sekali bagi kamu yang suka diving. Serunya lagi, kamu juga bisa berenang bersama hiu paus yang badannya jauh lebih besar dari badanmu! Di sana terkenal akan aneka terumbu karang cantik, juga ikan-ikan kecil warna-warni. Secara ekologis, terumbu karang memegang peranan penting sebagai habitat komunitas ikan karang yang menjadi target tangkapan nelayan.

10. Pulau Morotai (Maluku Utara)

morotai

Foto dari onetwogo.co.id

Pulau Morotai merupakan salah satu pulau paling utara di Indonesia dan merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara. Keindahan Pulau Morotai dengan segudang sejarah dari Perang Dunia II membuatnya dijuluki sebagai “Mutiara di Bibir Pasifik”. Di Perang Dunia II, Pulau Morotai pernah dimanfaatkan Jepang, kemudian direbut Amerika Serikat pada September 1944.

Pulau dengan luas sekitar 1.800 km persegi ini memiliki beberapa pantai dengan pemandangan luar biasa dan keindahan bawah lautnya konon menyimpan misteri. Sebagian besar Pulau Morotai berupa hutan yang memproduksi kayu dan damar. Pulau Morotai letaknya juga sangat strategis, yaitu sebagai jalur perdagangan di timur Indonesia dan memiliki kekayaan alam, seperti biji besi, emas, dan lain-lain.

^B0B71D579AFCC5785F46F09B7689DD33D6B9AED99EFEAF873E^pimgpsh_thumbnail_win_distr

Ayo, rencanakan traveling kamu selanjutnya dengan mengunjungi 10 tempat wisata dengan julukan Bali baru tersebut! Untuk mendapatkan bujet lebih murah, yuk, pesan tiket pesawat, tiket kereta api, dan hotel murah lewat pegipegi.com!

pesan tiket pesawat murah  pesan tiket kereta api murah  cari hotel murah

 

(Visited 2,138 times, 1 visits today)

Comments

To Top