•   Jam Layanan
  •    0804 1400 777
  •    cs@pegipegi.com

Cari Tiket Pesawat dari Ambon ke Lampung

Kota Populer
Jakarta
Bali / Denpasar
Surabaya
Jogja
Medan
Bandung
Padang
Semarang
Lombok
Solo
Malang
Jambi
Kupang
Ambon
Sumatera
Batam
Pekanbaru
Palembang
Banda Aceh
Pangkal Pinang
Lampung
Bengkulu
Kalimantan
Balikpapan
Pontianak
Tarakan
Palangkaraya
Banjarmasin
Sampit
Pangkalan Bun
Sulawesi
Makassar
Manado
Palu
Kendari
Gorontalo
Luwuk
Baubau
Kota Populer
Jakarta
Bali / Denpasar
Surabaya
Jogja
Medan
Bandung
Padang
Semarang
Lombok
Solo
Malang
Jambi
Kupang
Ambon
Sumatera
Batam
Pekanbaru
Palembang
Banda Aceh
Pangkal Pinang
Lampung
Bengkulu
Kalimantan
Balikpapan
Pontianak
Tarakan
Palangkaraya
Banjarmasin
Sampit
Pangkalan Bun
Sulawesi
Makassar
Manado
Palu
Kendari
Gorontalo
Luwuk
Baubau
Cari Tiket

Kalender Promo - Tiket Pesawat dari Ambon ke Lampung

Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
25
Lihat
26
Lihat
27
Lihat
28
Lihat
29
Lihat
30
Lihat
1
Lihat
2
Lihat
3
Lihat
4
Lihat
5
Lihat
6
Lihat
7
Lihat
8
Lihat
9
Lihat
10
Lihat
11
Lihat
12
Lihat
13
Lihat
14
Lihat
15
Lihat
16
Lihat
17
Lihat
18
Lihat
19
Lihat
20
RP 4144
Lihat
21
RP 2546
Lihat
22
RP 2359
Lihat
23
Lihat
24
Lihat
25
Lihat
26
Lihat
27
RP 4144
Lihat
28
Lihat
29
RP 2117
Lihat
30
Lihat
31
RP 4080
Lihat
1
RP 2238
Lihat
2
Lihat
3
Lihat
4
Lihat
5
Lihat
Informasi Penerbangan Pattimura Airport (AMQ) ke Radin Inten II Airport (TKG)
Flight Tax
Pajak Bandara
Rp. 0
Flight Time
Waktu Penerbangan
13 Jam 30 Menit
Different Time
Perbedaan Waktu
2 jam
lebih lambat
Bandara Ambon - Pattimura Airport (AMQ : Ambon )

Lokasi Bandara Ambon (AMQ)

Bandara Internasional Pattimura terletak di Jalan Doktor Leimena, Laha, Kota Ambon. Bandara ini berjarak sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota melalui Jembatan Merah Putih yang populer.

Transportasi Bandara Ambon (AMQ)

Untuk menuju Bandara Internasional Pattimura, Anda bisa menaiki bus Damri dengan rute Lapangan Merdeka-Bandara Pattimura. Dengan tarif sekitar Rp35.000*, waktu tempuh dari Lapangan Merdeka menuju bandara berselang sekitar 45 menit berkendara. Selain bus, Anda juga bisa memanfaatkan taksi sebagai pilihan efisien untuk menuju atau keluar bandara.

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu

Terminal Bandara Ambon (AMQ)

Bandara Internasional Pattimura membagi terminalnya menjadi dua, yakni terminal domestik dan terminal internasional. Terminal domestik memiliki dua gate dan dapat menampung lebih dari 400.000 penumpang setiap tahunnya. Maskapai yang beroperasi di terminal ini meliputi Batik Air, Garuda Indonesia, Lion Air, NAM Air, Citilink, Sriwijaya Air, Wings Air, Trigana Air Service, Susi Air, dan Aviastar.
Sementara ini, terminal internasional di Bandara Internasional Pattimura masih dalam tahap pengembangan dan digunakan untuk melayani beberapa jadwal penerbangan domestik. Sebagian besar penerbangan internasional dari bandara ini harus transit melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta terlebih dahulu.
Beberapa kafe dan restoran juga disediakan untuk melengkapi waktu menunggu Anda. Di antaranya adalah Excelso, Roti O’, Bakso Malang Cak Eko, dan beberapa tempat makan yang menyajikan hidangan lokal. Berbagai toko oleh-oleh lokal dan minimarket juga hadir di Bandara Internasional Pattimura.

Pajak Bandara Ambon (AMQ)

Mulai 15 Maret 2015, penumpang tidak perlu lagi membayar pajak bandara saat check-in karena pajak bandara sudah termasuk ke dalam harga tiket pesawat yang dibeli.

Informasi Umum

Bandara Internasional Pattimura telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda dengan nama Lapangan Terbang Laha Ambon. Di tahun 1942 tepatnya pada masa Perang Dunia II, lapangan terbang tersebut sempat dikuasai oleh Jepang. Setelah kemerdekaan atau pada tahun 1975, bandara ini telah sepenuhnya dikelola oleh Departemen Perhubungan sebagai lapangan terbang sipil.
Nama Bandara Internasional Pattimura sendiri berasal dari nama seorang pahlawan nasional yang berasal dari Ambon, Thomas Matulessy atau yang lebih dikenal dengan nama Pattimura. Kini, berbagai fasilitas modern bisa mudah Anda temukan di Bandara Internasional Pattimura, mulai dari akses WiFi, lounge, pelayanan imigrasi, berbagai restoran, hingga toko oleh-oleh.
Bandara ini memiliki luas sekitar 195 hektar dan secara keseluruhan dapat menampung lebih dari 700.000 penumpang. Beberapa rute keberangkatan yang paling banyak dilayani oleh Bandara Internasional Pattimura adalah menuju Jakarta, Makassar, dan Surabaya. Sedangkan Kota Yogyakarta, Namlea, dan Sorong menjadi rute kedatangan yang paling sering dilayani oleh bandara ini.

Tips Bepergian

Agar perjalanan Anda melalui Bandara Internasional Pattimura berjalan lancar, Anda disarankan memperhatikan tips di bawah ini:

  1. Untuk menghindari risiko tertinggal pesawat, pastikan Anda telah tiba di bandara maksimal 90 menit sebelum jam penerbangan domestik atau maksimal 120 menit sebelum jam penerbangan internasional. Selain itu, Anda juga bisa menghemat waktu dengan menginap di hotel dekat Bandara Internasional Pattimura.
  2. Sebelum terbang, pastikan Anda telah melakukan check-in di loket yang sesuai dengan nomor penerbangan. Anda juga bisa melakukan web/online check-in untuk menghindari antrean. Jangan lupa, simpan baik-baik boarding pass Anda hingga sampai ke tujuan.
  3. Selalu waspada dan awasi barang bawaan Anda. Lindungi juga bagasi Anda dengan gembok tambahan atau manfaatkan fasilitas wrapping yang tersedia di bandara. Ingat, jangan menyimpan benda berharga seperti uang atau perhiasan di dalam bagasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rute Tujuan dari Ambon

Bandar Lampung - Radin Inten II Airport (TKG : Bandar Lampung )

Lokasi Bandara Bandar Lampung (TKG)

Bandara Radin Inten II terletak di Jalan Raya Branti di Branti, Natar, 24km barat laut dari Bandar Lampung di Kabupaten Lampung Selatan.

Transportasi Bandara Bandar Lampung (TKG)

Bandara Radin Inten II menyediakan beberapa jenis transportasi ke pusat kota Bandar Lampung, yaitu mulai dari bus resmi Perum Damri, angkutan kota, hingga taksi resmi bandara dan taksi biasa yang berupa mobil Avanza atau Innova dengan kisaran tarif 100.000 untuk ke pusat kota.

Terminal Bandara Bandar Lampung (TKG)

Saat ini, Bandara Radin Inten II tengah direnovasi dalam perpanjangan landasan pacu yang sebelumnya 2500 x 45 meter, menjadi 3500 x 60 meter. Bandara ini hanya memiliki 1 terminal dan Apron sederhana yang dapat menampung 3-5 pesawat Boeing 737. Frekuensi penerbangan reguler di Bandara Radin Inten II saat ini mencapai sembilan flights per hari, dengan jumlah penumpang yang diangkut sekitar 800-900 orang. Di bandara ini juga terdapat beberapa sales counter beberapa maskapai, serta terdapat waving gallery di bagian atas terminal keberangkatan.

Pajak Bandara Bandar Lampung (TKG)

Anda akan dikenakan biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar Rp 25.000 (rute domestik).

Informasi Umum

Bandara Radin Inten II Lampung sebelumnya bernama Pelabuhan Udara Branti yang merupakan peninggalan Pemerintahan Jepang yang dibangun pada tahun 1943. Nama Bandara Radin Inten sendiri berasal dari nama seorang tokoh pahlawan nasional RI, yakni Radin Inten II. Di bandara ini terdapat 8 sampai 9 penerbangan setiap hari yang dilayani oleh 4 maskapai, yakni Sriwijaya Air yang memiliki penerbangan menuju Jakarta dan Surabaya, maskapai Garuda Indonesia yang memiliki 3 penerbangan dalam sehari menuju Jakarta, Lion Air yang melayani tujuan Jakarta, Surabaya, dan Batam, serta maskapai Sky Aviation yang melayani penerbangan menuju Batam. Saat ini Bandara Radin Inten II hanya melayani penerbangan domestik, namun saat ini bandara tersebut sedang di renovasi terkait Lampung yang saat ini menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun asing, dan ingin menjadi salah satu bandara embarkasi para jama'ah haji.

Tips Bepergian

Pastikan kenyaman perjalanan Anda melalui Bandara Radin Inten II dengan melakukan hal-hal berikut:

1. Tiba di bandara minimal 1 (satu) jam sebelum keberangkatan. Jika melakukan perjalanan ke luar negeri, maka setidaknya 3 (tiga) jam sebelum keberangkatan harus berada di bandara. Hal ini wajib dilakukan untuk menghindari resiko ketinggalan pesawat.

2. Informasi mengenai keberangkatan hanya melalui teks berjalan. Untuk itu, perhatikan baik-baik setiap informasi melalui teks berjalan agar terhindar dari keterlambatan masuk pesawat.

3. Jangan malu bertanya kepada petugas resmi jika wisatawan mengalami kebingungan di bandara. Kerena perubahan mungkin saja terjadi pada penerbangan Anda, misalnya perubahan jadwal ataupun gate keberangkatan.

4. Perjalanan Anda akan nyaman jika semua tertib aturan, begitu juga saat di bandara. Pastikan Anda mematuhi atau mengikuti peraturan yang berlaku, agar perjalanan Anda menjadi lancar.