•   Jam Layanan
  •    0804 1400 777
  •    cs@pegipegi.com

Cari Tiket Kereta Api ke Tulungagung

Kota Asal Populer
Jakarta
Gambir
Jakarta Kota
Jatinegara
Manggarai
Pasar Senen
Tanah Abang
Tanjung Priuk
Solo
Purwosari
Solobalapan
Solojebres
Bandung
Bandung
Cicalengka
Cikadongdong
Cimahi
Gedebage
Haurpugur
Kiaracondong
Padalarang
Rancaekek
Rendeh
Semarang
Semarang Poncol
Semarang Tawang
Surabaya
Surabaya Gubeng
Surabaya Pasar Turi
Wonokromo
Sukabumi
Sukabumi
Cibadak
Cicurug
Cicreungas
Cisaat
Gandasoli
Karang Tengah
Parungkuda
Yogyakarta
Yogyakarta
Brambanan
Lempuyangan
Sentolo
Wates
Malang
Malang
Blimbing
Kepanjen
Lawang
Malang Kota Lama
Sumberpucung
Kota Tujuan Populer
Jakarta
Gambir
Jakarta Kota
Jatinegara
Manggarai
Pasar Senen
Tanah Abang
Tanjung Priuk
Solo
Purwosari
Solobalapan
Solojebres
Bandung
Bandung
Cicalengka
Cikadongdong
Cimahi
Gedebage
Haurpugur
Kiaracondong
Padalarang
Rancaekek
Rendeh
Semarang
Semarang Poncol
Semarang Tawang
Surabaya
Surabaya Gubeng
Surabaya Pasar Turi
Wonokromo
Sukabumi
Sukabumi
Cibadak
Cicurug
Cicreungas
Cisaat
Gandasoli
Karang Tengah
Parungkuda
Yogyakarta
Yogyakarta
Brambanan
Lempuyangan
Sentolo
Wates
Malang
Malang
Blimbing
Kepanjen
Lawang
Malang Kota Lama
Sumberpucung
* Bayi tidak memperoleh kursi
Kelas

Tiket Kereta Api ke Tulungagung dari Kota-kota Populer

St. Pasar Senen (Jakarta) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 84.000
St. Gambir (Jakarta) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 520.000
St. Pasar Senen (Jakarta) - St. Ngunut (Tulungagung)
mulai dari Rp 109.000
St. Yogyakarta (Yogyakarta) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 150.000
St. Lempuyangan (Yogyakarta) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 80.000
St. Solobalapan (Solo) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 115.000
St. Solojebres (Solo) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 80.000
St. Purwosari (Solo) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 80.000
St. Kiaracondong (Bandung) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 84.000
St. Bandung (Bandung) - St. Tulungagung (Tulungagung)
mulai dari Rp 250.000

Wisata Naik Kereta Api ke Tulungagung

Tulungagung merupakan kabupaten di Jawa Timur yang terkenal sebagai penghasil marmer. Tulungagung berbatasan dengan Kabupaten Kediri di Utara, Samudra Hindia di Selatan, Kabupaten Trenggalek di Barat, dan Kabupaten Blitar di Timur. Selain menghasilkan marmer, Tulungagung juga memiliki beberapa pusat bisnis dan industri, seperti pembuatan perkakas tentara dan kerupuk rambak, pengolahan susu sapi perah, serta pabrik teh. Tulungagung terkenal dengan beberapa tempat wisata alam. Lokasinya yang berbatasan dengan Samudra Hindia memberi Tulungagung beberapa pantai wisata. Pantai Popoh merupakan yang paling terkenal, namun ada juga Pantai Sidem, Sine, Molang, Brumbun, Klatak, dan Kedung Tumpang. Tulungagung juga memiliki beberapa candi, seperti Candi Cungkup, Dadi, Gayatri, Mirigambar, dan Penampihan. Tulungagung sendiri memiliki dua stasiun kereta, yaitu Stasiun Tulungagung (TA) dan Stasiun Ngunut (NT). Keduanya termasuk dalam Daerah Operasi Perkeretaapian VII Madiun. Stasiun Tulungagung melayani kereta kelas Campuran, Eksekutif, Ekonomi AC, dan Lokal. Kereta yang melewati stasiun ini, antara lain Gajayana, Malabar, dan Majapahit. Stasiun Ngunut melayani rute ke Malang, Jakarta, dan Blitar. Kereta yang melewatinya, antara lain Matarmaja, Dhoho, dan Singasari.

Stasiun Kereta Antar Kota di Tulungagung

Terletak di ketinggian +85 meter, Stasiun Tulungagung adalah stasiun utama (kelas I) yang berlokasi di rute antara Stasiun Kediri dan Blitar. Perusahaan kereta api Hindia Belanda bernama Staatsspoorwegen membangun Stasiun Tulungagung dalam dua tahap, yang selesai pada tahun 1883 dan 1884. Pada tahun 1970-an, Stasiun Tulungagung merupakan fasilitas umum besar dengan beragam prasarana pendukung kegiatan transportasi dan bongkar muat. Stasiun Tulungagung memiliki tiga jalur dan dua peron. Stasiun ini melayani kereta tujuan Jakarta, baik kelas Eksekutif maupun tambahan seperti Gajayana. Stasiun ini juga melayani kereta kelas Campuran seperti Malabar, Malioboro Ekspres, dan Brantas, semua dengan tujuan akhir Kota Malang (lewat Blitar). Kereta Majapahit dan Singosari masing-masing melewati stasiun ini untuk tujuan akhir Kota Malang serta Blitar. Untuk rute lokal, Stasiun Tulungagung melayani Kereta Dhoho tujuan Kertosono dan Blitar.
Lokasi Stasiun Tulungagung
Terletak di ketinggian +85 meter, Stasiun Tulungagung adalah stasiun utama (kelas I) yang berlokasi di rute antara Stasiun Kedir
Lokasi Populer di Sekitar Stasiun Tulungagung
Stasiun Ngunut merupakan stasiun kecil (Kelas III) yang berlokasi di Kecamatan Ngunut. Tidak seperti Stasiun Tulungagung, Stasiun Ngunut memiliki atap berbentuk limasan. Stasiun ini berlokasi di ketinggian +104 meter, serta memiliki tiga jalur. Stasiun Ngunut melayani Kereta Gajayana (rute tambahan) dengan tujuan akhir Malang. Kereta Ekonomi AC Plus Singasari melewati Ngunut dengan tujuan akhir Jakarta, sedangkan kereta Ekonomi Matarmaja bertujuan akhir di Jakarta dan Malang.
Stasiun Ngunut juga merupakan stasiun penyusulan dan persilangan untuk kereta Dhoho, Gajayana, dan Singasari. Stasiun ini biasanya menjadi pemberhentian bagi penumpang yang hendak menuju Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Jakarta. Ngunut melayani sistem pembelian tiket secara online.
Lokasi Stasiun Ngunut
Stasiun Ngunut merupakan stasiun kecil (Kelas III) yang berlokasi di Kecamatan Ngunut. Tidak seperti Stasiun Tulungagung, Stasiu
Lokasi Populer di Sekitar Stasiun Ngunut

Ulasan Perjalanan Kereta Api ke Tulungagung

Berencana bepergian dengan kereta api? Temukan ulasan pengalaman perjalanan ke Tulungagung di sini!

Ulasan ini bisa Anda jadikan salah satu referensi terbaik untuk mendukung perjalanan Anda.


Simak ulasan terbaru dari pelanggan pegipegi.com.

Asyik abis
Kereta Ekonomi dari SK ke Tulungagung
4.3
Asyik perjalananya ,sampai ditujuan juga tepat waktu.. Aku 1mnggu sekali bolak balik Solo naik kereta Brantas , so make me happy:) Thx
Dewi Novita 23-1-2019
Pengalaman pertama naik Brantas
Kereta Ekonomi dari PSE ke Tulungagung
4.8
Biasanya saya naik Majapahit, ternyata dengan Brantas menyenangkan juga. Secara keseluruhan sudah bagus, sedikit perbaikan di ketepatan waktu sampai tujuan dan bangku tempat duduk kurang nyaman.
Eva Yuananto Fausi 20-12-2018
perjalanan menggunakan kereta sekarang jauh lebih aman dan nyaman..
Kereta Eksekutif dari SLO ke Tulungagung
3.9
mulai dari stasiun yang bersih, bebas dari pedagang asongan, pengemis, ruang tunggu yang nyaman.. kereta bersih, pelayanan baik.. semoga Indonesia semakin maju dalam bidang transportasi massal..
Arfiana Puspaningtyas 07-11-2018
Nyaman
Kereta Ekonomi dari KAC ke Tulungagung
5.0
Senang harga murah
Ahmad Reyhan 19-10-2018
Perjalanan yang cukup nyaman
Kereta Ekonomi dari JTB ke Tulungagung
3.7
Perjalanan nya cukup nyaman. Terlambat di bbrp stasiun namun tetap ontime di tempat tujuan. Ontime selalu KAI.
Luthfatul Amaliana 31-8-2018

Tempat-tempat Wisata Populer di Tulungagung

Dari berbagai pantai di Tulungagung, Pantai Popoh merupakan yang paling terkenal. Pantai ini tertutup bebatuan dan formasi tebing karang. Ombaknya juga besar sehingga berbahaya untuk berenang. Meski demikian, pantai ini tetap menyimpan pesona keindahan tersendiri. Tangga batu yang dinaungi pepohonan menjadi jalan menuju daerah pinggir pantai.
Pantai Popoh merupakan tempat berlabuh para nelayan. Anda bisa makan di salah satu kedai hidangan laut yang berlokasi dekat pantai. Bahan-bahannya diperoleh langsung dari perahu nelayan, sehingga masih segar. Pantai Popoh buka selama 24 jam dan tiket masuknya sekitar Rp5.000*.
Lokasi Pantai Popoh
Pantai Popoh berlokasi di Jalan Raya Pantai Prigi, Watulimo, Desa Besole, Besuki, sekitar 30 kilometer dari pusat Tulungagung.
Cara Menuju Pantai Popoh
Anda bisa menyewa mobil untuk menuju ke Pantai Popoh. Perjalanan dari Stasiun Tulungagung ke Pantai Popoh berdurasi sekitar satu jam.
Kampung Susu Dinasty tadinya merupakan pusat UKM bidang peternakan, sebelum dikembangkan menjadi tempat wisata keluarga berkonsep edukasi. Di tempat ini, Anda dapat belajar tentang berbagai hal terkait sapi perah dan produksi susu. Pengunjung akan diajak melihat sapi di deretan kandang yang bersih, belajar memberi makan, dan bahkan memerah susu.
Selain sapi perah, pengunjung juga bisa melihat hewan lain seperti kambing, kelinci, dan kuda. Kampung Dinasty memiliki area untuk menunggang kuda dengan didampingi staf. Ada juga fasilitas gazebo serbaguna serta tempat bermain anak. Kolaborasi tempat belajar dan bermain membuat tempat ini populer sebagai tujuan perjalanan wisata sekolah.
Kampung Susu Dinasty juga memiliki berbagai titik berfoto, seperti gerbang warna-warni, sepeda kuno, dan taman payung. Anda juga bisa menikmati susu segar di kedainya. Pengunjung juga dapat membeli oleh-oleh berupa produk UKM seperti susu segar di dalam botol dan yogurt. Harga tiket masuknya sebesar Rp15.000*.

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu
Lokasi Kampung Susu Dinasty
Tempat wisata ini berlokasi di Jalan Raya Gondang, Bakalan, Sidem.
Cara Menuju Kampung Susu Dinasty
Kampung Susu Dinasty berjarak sekitar 22 kilometer dari Stasiun Tulungagung. Anda bisa menggunakan mobil sewaan dalam perjalanan berdurasi sekitar 40 menit untuk mencapainya.
Nyawangan Park merupakan kawasan wisata di area hutan pinus daerah Nyawangan. Taman wisata ini dikelilingi pepohonan serta bunga-bunga berwarna cerah, cocok untuk bersantai. Ada beberapa titik yang dibuat khusus untuk berfoto, seperti taman bunga, taman berbentuk hati, serta gardu pandang berbentuk unik yang mengarah ke hutan pinus.
Biaya masuk Nyawangan Park masih gratis, namun ada biaya parkir sebesar Rp10.000* untuk mobil dan Rp3.000* untuk sepeda motor. Nyawangan Park tidak jauh dari beberapa tempat wisata lain, seperti Candi Asmoro dan Kedung Dawuhan (kolam alami tersembunyi).

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu
Lokasi Nyawangan Park
Nyawangan Park berada di Dusun Klegen, Kecamatan Sendang. Rute menuju taman ini sudah diaspal, sehingga memudahkan perjalanan.
Cara Menuju Nyawangan Park
Nyawangan Park berlokasi sekitar 30 kilometer dari Stasiun Tulungagung. Anda sebaiknya menyewa mobil atau motor untuk menuju taman ini, karena tidak ada angkutan kota yang melewatinya. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam dengan melewati perempatan Desa Karangrejo ke arah kiri (sebelum Jembatan Ngujang).

*Harga dapat berubah sewaktu-waktu
icon android
pepe

Download app pegipegi.com dan
dapatkan DISKON EKSKLUSIF

Aplikasi pegipegi.com dapat ditemukan di: